Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Alfan Koriama Kritik Jalan Provinsi, di Desa Pongkowulu yang Tak Kunjung Diperbaiki Selama 36 Tahun

Alfan Koriama Kritik Jalan Provinsi, di Desa Pongkowulu yang Tak Kunjung Diperbaiki Selama 36 Tahun

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
  • visibility 113
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Buton utara, (kabaristana.com) – Kondisi jalan provinsi yang melintasi Desa Pongkowulu, Kecamatan Kambowa, Kabupaten Buton Utara, kembali menjadi sorotan setelah warga melakukan aksi pemblokiran jalan sejak 4 Juni 2026. Aksi tersebut merupakan bentuk protes atas lambannya perhatian pemerintah terhadap infrastruktur jalan yang hingga kini belum mendapat perbaikan berarti meski telah rusak selama kurang lebih 36 tahun.

Salah satu putra daerah kambowa, Alfan Koriama, mengkritik keras minimnya perhatian pemerintah terhadap kondisi jalan yang menjadi akses utama masyarakat. Menurutnya, selama puluhan tahun warga hanya menerima janji tanpa realisasi pembangunan yang nyata.

“Sudah sekitar 36 tahun masyarakat menunggu perbaikan jalan ini. Statusnya jalan provinsi, tetapi kondisinya masih memprihatinkan. Banyak pergantian pemimpin, namun persoalan ini belum juga terselesaikan,” ujar Afvan Koriama.

Ia menilai kondisi tersebut menunjukkan belum meratanya pembangunan infrastruktur di wilayah Buton Utara, khususnya Kecamatan Kambowa. Padahal, jalan tersebut memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan mobilitas masyarakat.

Menurut Afvan, kerusakan jalan yang berlangsung selama puluhan tahun tidak seharusnya terjadi pada ruas jalan yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi. Ia mempertanyakan komitmen pemerintah dalam mewujudkan pemerataan pembangunan hingga ke wilayah pelosok.

“Bagaimana masyarakat bisa merasakan pembangunan jika akses dasar seperti jalan masih terabaikan selama puluhan tahun? Ini bukan persoalan baru, melainkan persoalan yang terus diwariskan tanpa solusi yang jelas,” katanya.

Aksi pemblokiran yang dilakukan warga, lanjut Alfan, merupakan bentuk kekecewaan yang telah lama terpendam. Masyarakat berharap pemerintah tidak lagi sekadar datang untuk mendengar keluhan, tetapi segera menghadirkan langkah konkret melalui perbaikan jalan yang selama ini menjadi kebutuhan mendasar warga.

Ia juga meminta Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara segera turun langsung melihat kondisi di lapangan dan memberikan kepastian terkait program peningkatan jalan di Desa Pongkowulu.

“Yang dibutuhkan masyarakat hari ini adalah tindakan nyata. Jangan sampai jalan ini terus menjadi simbol ketimpangan pembangunan dan ketidakadilan bagi masyarakat yang telah menunggu selama 36 tahun,” tegasnya.

Hingga saat ini, warga masih menunggu respons  dari pemerintah terkait tuntutan mereka. Masyarakat berharap kritik yang disampaikan melalui aksi tersebut dapat menjadi perhatian serius agar persoalan jalan rusak yang telah berlangsung puluhan tahun segera mendapatkan penyelesaian.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • resolusi DK PBB Hormuz jalur minyak dunia di Selat Hormuz

    Veto Membayangi: Rusia, China, dan Prancis Ganjal Resolusi DK PBB soal Selat Hormuz

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 139
    • 1Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) || Upaya Dewan Keamanan PBB untuk membuka Selat Hormuz kini menghadapi hambatan serius. Namun, Rusia, China, dan Prancis menolak klausul penggunaan kekuatan militer dalam draf resolusi. Menurut The New York Times, sumber diplomatik menjelaskan isi draf tersebut. Draf itu memberi kewenangan kepada negara anggota untuk menjamin kebebasan pelayaran. Dengan demikian, negara anggota dapat […]

  • jemaah umrah Indonesia kembali ke Tanah Air melalui Bandara Jeddah

    Ketegangan Timur Tengah Meningkat, 14.796 Jemaah Umrah Indonesia Sudah Kembali ke Tanah Air

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 197
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Pemerintah mencatat sebanyak 14.796 jemaah umrah Indonesia telah kembali ke Tanah Air di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah. Kementerian Agama memantau langsung proses kepulangan jemaah melalui koordinasi dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah serta Satgas di Bandara Internasional King Abdulaziz. Juru Bicara Kementerian Agama, Ichsan Marsha, menjelaskan bahwa laporan pengawasan […]

  • kapal induk Indonesia Indo-Pasifik dalam strategi keamanan maritim

    Menjawab Tantangan Indo-Pasifik dengan Kapal Induk

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 247
    • 0Komentar

                  Menjawab Tantangan Indo-Pasifik dengan Kapal Induk                     Oleh: Dr. Waode Nurmuahemin, M.Ed Indonesia kini berada di persimpangan strategis kawasan Indo-Pasifik. Rivalitas kekuatan besar dan meningkatnya ketegangan di Laut Cina Selatan mendorong wacana kehadiran kapal induk dalam armada TNI Angkatan […]

  • kasus vanessa bhayangkari di Mabes Polri Jakarta

    GASKAN: OMA PHENA DAN TIM HUKUM BUKA SUARA DI PODCAST, VANESSA DIKIRIMINALISASI, DILIMPAHKAN TANPA SURAT & TANDA TANGAN

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 177
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) || Jumat, 10 April 2026 Gerakan Suara Keadilan Netizen (GASKAN) bersama keluarga dan tim hukum akhirnya menyampaikan pernyataan terbuka terkait kasus yang menimpa Vanessa, mantan anggota Bhayangkari. Ibunda Vanessa, Oma Tri Phena (65), hadir bersama kuasa hukum dalam sejumlah wawancara podcast. Mereka mengungkap berbagai kejanggalan yang muncul selama proses hukum berlangsung. Kasus ini […]

  • Aktivis Global Sumud menyiapkan kapal misi kemanusiaan menuju Gaza di Pelabuhan Syros Yunani

    Israel Deportasi Aktivis Global Sumud Usai Misi Kemanusiaan Menuju Gaza

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com)– Israel memulangkan dua aktivis kemanusiaan dari gerakan pro-Palestina Global Sumud Flotilla setelah menahan mereka dalam operasi pencegatan di Laut Mediterania. Kasus tersebut kembali memicu perhatian internasional terhadap misi bantuan kemanusiaan menuju Jalur Gaza. Dua aktivis Global Sumud yang dipulangkan itu adalah Saif Abu Keshek berkewarganegaraan Spanyol-Swedia dan Thiago Avila asal Brasil. Otoritas Israel […]

  • Bupati Kubu Raya Sujiwo memimpin rapat dispensasi solar subsidi Kubu Raya bersama jajaran pemerintah daerah untuk membahas kelangkaan BBM bagi nelayan dan angkutan sungai.

    Solar Subsidi Kubu Raya Ganggu Aktivitas Angkutan Sungai

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com)– Kelangkaan solar subsidi di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, mulai mengganggu aktivitas transportasi sungai di Kecamatan Rasau Jaya. Sejumlah pengusaha angkutan air menghentikan operasional karena sulit memperoleh BBM subsidi dengan harga terjangkau. Pemerintah Kabupaten Kubu Raya langsung mengambil langkah cepat untuk mengatasi persoalan tersebut. Bupati Kubu Raya, Sujiwo, memimpin rapat koordinasi bersama DPRD, […]

expand_less