Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Prabowo Dorong Oxford Cambridge Buka Kampus di Indonesia

Prabowo Dorong Oxford Cambridge Buka Kampus di Indonesia

  • account_circle Porondosi
  • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
  • visibility 375
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, kabaristana.com-Prabowo dorong Oxford Cambridge buka kampus di Indonesia sebagai strategi mempercepat peningkatan kualitas pendidikan tinggi nasional. Melalui kebijakan ini, pemerintah menargetkan peningkatan daya saing sumber daya manusia serta penguatan riset di dalam negeri. (20/01/2026).

Prabowo Subianto menilai kehadiran kampus kelas dunia akan membawa dampak langsung bagi mutu pendidikan nasional. Karena itu, Prabowo dorong Oxford Cambridge buka kampus di Indonesia agar mahasiswa memperoleh akses pendidikan global tanpa harus ke luar negeri.

Selain itu, kebijakan ini membuka ruang transfer ilmu pengetahuan. Dengan demikian, kolaborasi akademik dan inovasi dapat berkembang lebih cepat.

Prabowo menegaskan bahwa dorongan membuka kampus Oxford dan Cambridge di Indonesia bertujuan meningkatkan kualitas SDM. Oleh sebab itu, pemerintah ingin memperkuat ekosistem pendidikan tinggi nasional.

Pada saat yang sama, mahasiswa dapat menghemat biaya pendidikan. Akibatnya, akses pendidikan bermutu menjadi lebih merata.

Untuk itu, Prabowo mendorong model kampus cabang berbasis kemitraan. Artinya, universitas asing harus bekerja sama dengan perguruan tinggi dalam negeri.

Tidak hanya pengajaran, kerja sama juga mencakup riset bersama dan pertukaran dosen. Bahkan, kurikulum dapat disesuaikan dengan kebutuhan nasional.

Sementara itu, pemerintah menyiapkan regulasi pendukung. Misalnya, kemudahan perizinan dan kepastian hukum.

Di samping itu, pemerintah membuka peluang insentif investasi. Tujuannya menarik universitas kelas dunia berinvestasi di sektor pendidikan.

Namun demikian, pengamat mengingatkan tantangan implementasi. Meski begitu, banyak negara Asia telah membuktikan keberhasilan model serupa.

Oleh karena itu, pemerintah harus menjaga mutu dan keterjangkauan biaya. Pada akhirnya, kebijakan ini tetap harus melindungi kampus nasional.

  • Penulis: Porondosi
  • Editor: Brian putra

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus ABK SeaDragon dibahas dalam rapat Komisi III DPR bersama jaksa Batam

    Jaksa Batam Akui Kekeliruan Tangani Kasus ABK Sea Dragon saat RDP dengan DPR

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 275
    • 0Komentar

    JAKARAT, (Kabaristana.com) | Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Batam, Muhammad Arfian, mengakui kesalahan saat menangani perkara penyelundupan narkotika yang melibatkan anak buah kapal (ABK) Sea Dragon. Ia menyampaikan pengakuan itu dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPR RI di Gedung Parlemen, Jakarta, Rabu (11/3/2026). Arfian juga meminta maaf kepada publik atas penanganan perkara tersebut. […]

  • TNI bunuh kacab saat sidang tuntutan di Pengadilan Militer Jakarta

    Oditur: Tiga Terdakwa TNI Tidak Terbukti Rencanakan Pembunuhan Kacab Bank

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com0) – Oditur Militer II-07 Jakarta Mayor Chk Wasinton Marpaung menegaskan tiga terdakwa anggota TNI AD tidak merencanakan pembunuhan terhadap kepala cabang bank berinisial MIP (37). Pernyataan itu ia sampaikan usai sidang pembacaan tuntutan di Pengadilan Militer II-08 Jakarta, Senin. Wasinton menjelaskan fakta persidangan tidak menunjukkan adanya niat awal para terdakwa untuk menghabisi nyawa […]

  • Perkebunan kelapa sawit di Indonesia dengan potensi limbah sawit sebagai sumber energi terbarukan dan ekonomi hijau

    Limbah Sawit: Kunci Tersembunyi Transisi Ekonomi Hijau Indonesia

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 591
    • 0Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com | Limbah sawit Indonesia kembali menjadi sorotan setelah banjir berulang di sejumlah wilayah Sumatra memicu perdebatan publik tentang dampak lingkungan industri kelapa sawit. Pembukaan lahan skala besar yang tidak diiringi pengelolaan limbah memadai memperbesar risiko kerusakan ekosistem. Akibat kondisi tersebut, masyarakat di sekitar perkebunan menghadapi banjir, penurunan kualitas air, dan rusaknya lahan produktif. […]

  • Presiden Prabowo Subianto membuka Munas XVIII HIPMI dan menegaskan pentingnya nasionalisme ekonomi Indonesia sebagai landasan pertumbuhan ekonomi nasional.

    Prabowo Tegaskan Nasionalisme sebagai Fondasi Kemajuan Ekonomi di Munas HIPMI

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) – Nasionalisme ekonomi Indonesia kembali menjadi sorotan setelah Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya semangat kebangsaan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Menurut Prabowo, sebuah negara tidak akan mencapai kemajuan jika mengabaikan kepentingan nasional. Ia menyampaikan pernyataan tersebut saat membuka Musyawarah Nasional (Munas) XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Bandar Lampung, Rabu. Nasionalisme Ekonomi Indonesia […]

  • Wisuda Akbar Khatam Al-Qur’an Wawotobi yang digelar DPK BKPRMI Kecamatan Wawotobi

    Wisuda Khatam Al-Qur’an Se-Kecamatan Wawotobi, DPK BKPRMI Tegaskan Komitmen Dakwah dan Pendidikan Qur’ani

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 382
    • 1Komentar

    KONAWE, kabaristana.com – DPK BKPRMI Kecamatan Wawotobi menggelar Wisuda Akbar Khatam Al-Qur’an se-Kecamatan Wawotobi pada Jumat, 23 Januari 2026. Kegiatan ini berlangsung khidmat sekaligus meriah karena melibatkan banyak TPQ di wilayah tersebut. Selain itu, panitia menghadirkan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Konawe, Hasrun Taleo, S.Pd.I., M.Pd. Kemudian, Ketua Umum DPD BKPRMI Kabupaten Konawe dan Camat […]

  • Pembekuan IUP Wawonii didesak GMH Sultra melalui permintaan penghentian RKAB dan evaluasi izin tambang di Pulau Wawonii.

    GMH SULTRA–JAKARTA DESAK ESDM RI TOLAK RKAB DAN BEKUKAN IUP PT GKP, PT BKM, DAN PT WMJR

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 256
    • 0Komentar

    Kendari, (kabaristana.com) – Ketua Umum Gerakan Mahasiswa Hukum Sulawesi Tenggara (GMH Sultra–Jakarta), Abdi Aditya, mendesak Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI untuk tidak menerbitkan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) bagi perusahaan tambang di Pulau Wawonii. Ia juga meminta pemerintah membekukan Izin Usaha Pertambangan (IUP) milik PT Gema Kreasi Perdana (GKP), PT Bumi […]

expand_less