Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukrim » Mutasi Kajari Karo: Danke Rajagukguk Dinonaktifkan Sementara, Kejagung Tunggu Hasil Pemeriksaan

Mutasi Kajari Karo: Danke Rajagukguk Dinonaktifkan Sementara, Kejagung Tunggu Hasil Pemeriksaan

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
  • visibility 236
  • comment 6 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (Kabaristana.com) || Mutasi Kajari Karo menarik perhatian publik setelah Kejaksaan Agung memindahkan Danke Rajagukguk dari jabatan strategisnya. Kejagung kini menempatkan Danke pada posisi fungsional untuk sementara waktu.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Anang Supriatna, menjelaskan bahwa Kejagung mengambil langkah ini sebagai bagian dari mekanisme internal. Ia menegaskan bahwa lembaga kerap melakukan mutasi dalam situasi tertentu. Ia juga mengaitkan keputusan ini dengan proses pemeriksaan yang masih berjalan.

Dalam perkembangan kasus, Kejagung menangani polemik yang muncul dari perkara videografer Amsal Sitepu. Kasus ini memicu perhatian luas dari masyarakat. Karena itu, mutasi Kajari Karo menjadi langkah cepat untuk menjaga kepercayaan publik.

Selanjutnya, Kejagung menunjuk Edmond Novvery Purba sebagai Kajari Karo yang baru. Edmond sebelumnya memimpin Kejari Nias Selatan. Dengan penunjukan ini, Kejagung memastikan pelayanan hukum di Karo tetap berjalan tanpa hambatan.

Kejagung juga memeriksa sejumlah pejabat terkait kasus tersebut. Tim pemeriksa memanggil Danke Rajagukguk, Kepala Seksi Pidana Khusus, serta jaksa penuntut umum yang menangani perkara. Tim melakukan pemeriksaan untuk memastikan setiap proses berjalan sesuai aturan.

Dalam proses ini, Kejagung mengedepankan prinsip kehati-hatian. Institusi tersebut tetap menjunjung asas praduga tak bersalah. Setiap pihak tetap memiliki hak yang sama di mata hukum.

Lebih lanjut, mutasi Kajari Karo menunjukkan komitmen Kejagung dalam menjaga integritas lembaga. Kejagung juga ingin memastikan setiap jaksa bekerja secara profesional dan transparan.

Ke depan, Kejagung akan menentukan langkah lanjutan setelah menerima hasil pemeriksaan. Publik sebaiknya menunggu hasil resmi agar tidak menimbulkan spekulasi. Dengan pendekatan ini, Kejagung berupaya menjaga kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum di Indonesia.

  • Penulis: Rahman
  • Editor: Nur Wayda

Komentar (6)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Panggung Gembira Gradatim santri Pesantren Al-Husna

    Tasyakkuran Kelulusan, Pesantren Al-Husna Hadirkan Panggung Gembira Gradatim Generation 2026

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 84
    • 0Komentar

    (kabaristana.com) – Panggung Gembira Gradatim Generation menjadi momen syukur atas kelulusan santri Pondok Pesantren Al-Husna tahun 2026. Kegiatan berlangsung di kompleks pesantren di Jalan Pelajar, Desa Marindal I, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang. Acara ini mengapresiasi santri kelas 6 TMI angkatan ke-29 dan alumni ke-3 Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Al-Husna. Selain itu, pesantren memanfaatkan kegiatan […]

  • Adies Kadir Hakim MK saat pelantikan di Istana Negara Jakarta

    Adies Kadir Hakim MK Disorot Publik Sejak Dilantik Presiden

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Jakarta, kabaristana.com | Adies Kadir Hakim MK menarik perhatian publik setelah Presiden Prabowo Subianto melantiknya sebagai Hakim Konstitusi. DPR mengubah keputusan dalam waktu singkat, sehingga publik mempertanyakan transparansi dan independensi Mahkamah Konstitusi. Isu ini penting karena Mahkamah Konstitusi berperan sebagai pengawal konstitusi. Lembaga ini mengadili sengketa pemilu, menguji undang-undang, dan menyelesaikan konflik kewenangan antar-lembaga negara. […]

  • tambang pasir ilegal Konaweeha di Sungai Konaweeha

    Soal Tambang Pasir Ilegal Di Sungai Konaweeha, Ampuh Sultra Desak APH Periksa Kepala BWS Wilayah IV Kendari.

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Konawe, (Kabaristana.com) – Kasus tambang pasir ilegal di Sungai Konaweeha, Desa Tuoy, Kecamatan Unaaha, Kabupaten Konawe, memasuki babak baru. Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (Ampuh) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak aparat penegak hukum memeriksa Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Wilayah IV Kendari. Ampuh Sultra menilai Sungai Konaweeha berada di bawah pengawasan BWS IV Kendari. Karena itu, lembaga […]

  • Teuku Markam emas Monas pada lidah api Monumen Nasional Jakarta

    Tokoh di Balik Emas Monas: Jejak Sunyi Teuku Markam yang Terpinggirkan Sejarah

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 197
    • 0Komentar

    JAKARTA,kabaristana.com | Monumen Nasional berdiri megah sebagai ikon kebanggaan Indonesia di jantung Jakarta. Lidah api berlapis emas murni yang menjulang di puncaknya melambangkan semangat perjuangan dan kemerdekaan bangsa. Namun, di balik kilau emas itu, sejarah menyimpan kisah sunyi seorang pengusaha nasionalis yang jasanya nyaris terhapus dari ingatan publik: Teuku Markam. Penyumbang Terbesar Emas Monas Pada […]

  • apel perwira dalam rangka mutasi Polda Metro Jaya

    Kapolda Metro Jaya Lakukan Mutasi dan Rotasi Jabatan Kasat Reskrim serta Kapolsek

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 270
    • 0Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com |  Kepolisian kembali merombak jajaran pejabat di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Mutasi ini berdampak langsung pada pelayanan publik dan penanganan kejahatan di Jakarta dan sekitarnya, wilayah dengan tingkat mobilitas dan kriminalitas yang tinggi. Perubahan pejabat kepolisian kerap menjadi perhatian warga karena berhubungan dengan kecepatan penanganan perkara, stabilitas keamanan, dan respons aparat terhadap […]

  • Kerusakan Hutan Akibat Tambang Nikel di Indonesia Timur

    Hutan di Indonesia Timur Rusak Akibat Tambang Nikel

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 239
    • 0Komentar

    Setiap kali tambang nikel dibuka, sepotong hutan di Indonesia Timur menghilang dari peta, sementara narasi pembangunan terus menutupi biaya lingkungan yang jarang benar-benar dihitung. Jakarta, kabaristana.com | Kerusakan hutan akibat tambang nikel di Indonesia Timur semakin nyata seiring meningkatnya aktivitas pertambangan dalam beberapa tahun terakhir. Pembukaan lahan berskala besar untuk mengejar produksi nikel telah mengubah […]

expand_less