Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukrim » Mutasi Kajari Karo: Danke Rajagukguk Dinonaktifkan Sementara, Kejagung Tunggu Hasil Pemeriksaan

Mutasi Kajari Karo: Danke Rajagukguk Dinonaktifkan Sementara, Kejagung Tunggu Hasil Pemeriksaan

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
  • visibility 354
  • comment 6 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (Kabaristana.com) || Mutasi Kajari Karo menarik perhatian publik setelah Kejaksaan Agung memindahkan Danke Rajagukguk dari jabatan strategisnya. Kejagung kini menempatkan Danke pada posisi fungsional untuk sementara waktu.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Anang Supriatna, menjelaskan bahwa Kejagung mengambil langkah ini sebagai bagian dari mekanisme internal. Ia menegaskan bahwa lembaga kerap melakukan mutasi dalam situasi tertentu. Ia juga mengaitkan keputusan ini dengan proses pemeriksaan yang masih berjalan.

Dalam perkembangan kasus, Kejagung menangani polemik yang muncul dari perkara videografer Amsal Sitepu. Kasus ini memicu perhatian luas dari masyarakat. Karena itu, mutasi Kajari Karo menjadi langkah cepat untuk menjaga kepercayaan publik.

Selanjutnya, Kejagung menunjuk Edmond Novvery Purba sebagai Kajari Karo yang baru. Edmond sebelumnya memimpin Kejari Nias Selatan. Dengan penunjukan ini, Kejagung memastikan pelayanan hukum di Karo tetap berjalan tanpa hambatan.

Kejagung juga memeriksa sejumlah pejabat terkait kasus tersebut. Tim pemeriksa memanggil Danke Rajagukguk, Kepala Seksi Pidana Khusus, serta jaksa penuntut umum yang menangani perkara. Tim melakukan pemeriksaan untuk memastikan setiap proses berjalan sesuai aturan.

Dalam proses ini, Kejagung mengedepankan prinsip kehati-hatian. Institusi tersebut tetap menjunjung asas praduga tak bersalah. Setiap pihak tetap memiliki hak yang sama di mata hukum.

Lebih lanjut, mutasi Kajari Karo menunjukkan komitmen Kejagung dalam menjaga integritas lembaga. Kejagung juga ingin memastikan setiap jaksa bekerja secara profesional dan transparan.

Ke depan, Kejagung akan menentukan langkah lanjutan setelah menerima hasil pemeriksaan. Publik sebaiknya menunggu hasil resmi agar tidak menimbulkan spekulasi. Dengan pendekatan ini, Kejagung berupaya menjaga kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum di Indonesia.

  • Penulis: Rahman
  • Editor: Nur Wayda

Komentar (6)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kekerasan Seksual IAI saat aksi mahasiswa di Kementerian Agama RI

    Kemenag RI Jamin Pendidikan Korban Dugaan Kekerasan Seksual di IAI Rawa Aopa

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 272
    • 2Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com – Aliansi Lembaga Mahasiswa Pemerhati Kekerasan Seksual dan Pendidikan menggelar aksi unjuk rasa di kantor Kementerian Agama Republik Indonesia. Mereka menuntut langkah tegas atas dugaan kegagalan yayasan dan pihak kampus dalam melindungi korban kekerasan seksual di Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa, Konawe Selatan. Aksi ini mendapat perhatian dari Direktorat Jenderal Pendidikan Islam […]

  • penipuan siber lintas negara yang beroperasi di Asia Tenggara

    Jaga-jaga Diserobot AS, China Kini Gencar Tangkap Bos Scam Kamboja dan Myanmar

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 358
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) — China memperketat pemberantasan penipuan siber lintas negara. Aparat China menangkap sejumlah tokoh utama jaringan scam yang beroperasi di Kamboja dan Myanmar. Langkah ini muncul di tengah meningkatnya kekhawatiran Beijing terhadap potensi campur tangan Amerika Serikat dalam isu kejahatan siber di Asia Tenggara. Otoritas China melaporkan operasi penindakan telah berjalan sejak tahun lalu. […]

  • TNI gugur di UNIFIL Lebanon dalam misi perdamaian di Lebanon selatan

    Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Indonesia Tuntut Investigasi Transparan atas Serangan UNIFIL

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 156
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) || Pemerintah Indonesia mengecam keras serangan yang menewaskan satu prajurit TNI dalam misi perdamaian UNIFIL di Lebanon selatan. Indonesia juga mendesak penyelidikan yang menyeluruh dan transparan atas insiden tersebut. Kementerian Luar Negeri RI menyebut tembakan artileri mengenai area tugas Kontingen Garuda di Adchit Al Qusayr pada Minggu (29/3/2026). Serangan itu menewaskan satu prajurit […]

  • Kasus pemerasan THR Cilacap terungkap dalam OTT KPK

    KPK Ungkap Dugaan Pemerasan THR oleh Bupati Cilacap, Praktik Disebut Sudah Terjadi Sejak Lebaran 2025

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 280
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dugaan praktik pemerasan terkait pengumpulan tunjangan hari raya (THR) yang melibatkan Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman. Praktik tersebut diduga sudah berlangsung sejak Lebaran 2025. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu menjelaskan bahwa temuan tersebut muncul setelah tim KPK melakukan operasi tangkap tangan pada 13 Maret […]

  • Wakil Ketua Komisi III DPR memimpin rapat pendidikan Polri berbasis HAM di DPR RI

    Komisi III DPR Tekankan Pendidikan Polri Berbasis HAM untuk Wujudkan Polisi Profesional

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 197
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) || Komisi III DPR RI menegaskan pentingnya pendidikan kepolisian yang menghormati nilai Hak Asasi Manusia (HAM). Wakil Ketua Komisi III, Dede Indra Permana, menyatakan kurikulum Polri harus membentuk aparat profesional dan berintegritas. Dede menilai Lemdiklat Polri memegang peran kunci dalam membentuk kualitas SDM Polri. Karena itu, Polri perlu memulai transformasi menuju konsep Presisi […]

  • Hubungan Indonesia India saat Presiden Prabowo Subianto bertemu PM Narendra Modi di Istana Merdeka

    Menteri P2MI ingin kedekatan RI-India buka peluang kerja baru

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Mukhtarudin, menilai hubungan yang semakin erat antara Indonesia dan India dapat membuka peluang kerja baru bagi masyarakat Indonesia. Menurutnya, kerja sama kedua negara juga berpotensi memperkuat pelindungan pekerja migran Indonesia di luar negeri. Mukhtarudin menyampaikan pernyataan tersebut setelah Presiden RI Prabowo Subianto memberikan Bintang Republik Indonesia […]

expand_less