Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Banjir Kendari Rendam Lima Kecamatan, Warga Minta Evakuasi

Banjir Kendari Rendam Lima Kecamatan, Warga Minta Evakuasi

  • account_circle Retanto
  • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
  • visibility 66
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (Kabaristana.com) – Hujan deras yang mengguyur Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, sejak Sabtu (16/5/2026) memicu banjir di sejumlah wilayah permukiman. Genangan air masuk ke rumah warga dan menghambat aktivitas masyarakat di beberapa kecamatan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kendari terus melakukan pendataan sambil membantu penanganan di lokasi terdampak. Petugas juga memantau perkembangan debit air untuk mengantisipasi banjir susulan.

Kepala BPBD Kota Kendari, Cornelius Padang, mengatakan laporan dari kelurahan masih terus masuk karena petugas lapangan fokus menangani kondisi darurat.

“Petugas masih melakukan penanganan sehingga kami menunggu laporan lengkap dari wilayah terdampak,” kata Cornelius di Kendari, Minggu.

Lima Kecamatan Terdampak Genangan

BPBD mencatat genangan meluas ke Kecamatan Mandonga, Puuwatu, Kadia, Wuawua, dan Baruga. Air menggenangi jalan serta masuk ke sejumlah rumah warga setelah curah hujan meningkat.

Di Kecamatan Puuwatu, air merendam kawasan BTN Puri Taman Kendari. Sejumlah warga terlihat berjalan menembus genangan sambil meminta bantuan evakuasi. Rekaman video kondisi tersebut juga beredar luas di media sosial.

Sementara itu, di bantaran Kali Wanggu Lepo-Lepo, Kecamatan Baruga, air sempat surut sebelum kembali naik dan menggenangi rumah warga. Lumpur sisa banjir ikut mengotori rumah dan lingkungan sekitar.

Petugas Bersihkan Lumpur dan Material

Kondisi di Kecamatan Wuawua mulai membaik setelah debit air perlahan turun. Personel Dinas Pemadam Kebakaran Kota Kendari membantu warga membersihkan lumpur dan material sisa banjir dari dalam rumah.

Pemerintah daerah meminta masyarakat tetap waspada terhadap potensi hujan lanjutan, terutama warga yang tinggal di bantaran sungai dan wilayah rendah. Hingga Minggu siang, BPBD masih mendata jumlah rumah dan warga yang terdampak.

  • Penulis: Retanto
  • Editor: Wilda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • TPPU emas ilegal Nganjuk, penyidik Bareskrim membawa barang bukti emas

    Polisi Periksa Empat Karyawan Toko Emas di Nganjuk Terkait Dugaan TPPU

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 154
    • 0Komentar

    JAWA TIMUR, Kabaristana.com| Tim Bareskrim Polri memeriksa empat karyawan sebuah toko emas di Kabupaten Nganjuk. Polisi melakukan pemeriksaan itu setelah menyelesaikan penggeledahan terkait penyidikan tindak pidana pencucian uang (TPPU) hasil penambangan emas tanpa izin. Koordinator Pasar Wage Nganjuk, Mulyadi, menyampaikan bahwa petugas meminta keterangan seluruh karyawan yang berada di dalam toko. Selain itu, polisi juga […]

  • Pembangunan Papua Berbasis Etnosains menjadi sorotan dalam konferensi Analis Papua Strategis di Jayapura yang dihadiri Wamen HAM Mugiyanto.

    Pembangunan Papua Berbasis Etnosains Dinilai Perkuat HAM dan Kearifan Lokal

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com)– Pembangunan Papua Berbasis Etnosains menjadi salah satu pendekatan yang dinilai mampu memperkuat perlindungan hak asasi manusia (HAM) sekaligus menjaga budaya masyarakat adat. Pendekatan ini juga dapat meningkatkan efektivitas program pembangunan di berbagai wilayah Papua. Wakil Menteri Hak Asasi Manusia (Wamen HAM) Mugiyanto menyampaikan pandangan tersebut saat menghadiri Konferensi Analis Papua Strategis (APS) di […]

  • Kerusakan lingkungan Torobulu akibat aktivitas PT WIN menjadi sorotan FAMHI yang mendesak pemerintah segera bertindak.

    FAMHI Mendesak Presiden RI Turun Tangan Atas Kerusakan Lingkungan di Torobulu Akibat Aktivitas PT. WIN

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) – Forum Advokasi Mahasiswa Hukum Indonesia mendesak Presiden Prabowo Subianto segera mengambil langkah tegas terkait dugaan kerusakan lingkungan di kawasan Torobulu akibat aktivitas PT Wijaya Inti Nusantara. FAMHI menyampaikan desakan itu setelah keresahan masyarakat terus meningkat. Warga menilai aktivitas perusahaan memicu kerusakan lingkungan di sekitar pemukiman. Masyarakat juga mengeluhkan debu yang mencemari lingkungan. […]

  • pers mahasiswa dalam Seminar Nasional Jurnalistik di Universitas Bina Bangsa Serang

    Peran Pers Mahasiswa dalam Menjaga Demokrasi Kampus

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 288
    • 0Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com | Ruang kebebasan berekspresi di kampus menghadapi tantangan serius di tengah menguatnya disinformasi dan tekanan terhadap independensi pers. Dalam situasi itu, pers mahasiswa memegang peran penting sebagai penopang awal demokrasi dan pengawal nalar kritis di lingkungan akademik. Isu tersebut mencuat dalam Seminar Nasional Jurnalistik bertema Peran Pers Mahasiswa dalam Demokrasi yang berlangsung di […]

  • Dugaan Skandal Lingkungan PT WIN: Izin, Diam, dan Kerusakan

    Dugaan Skandal Lingkungan PT WIN: Izin, Diam, dan Kerusakan

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 252
    • 0Komentar

    Jakarta, kabaristana.com | Skandal lingkungan PT WIN menjadi sorotan setelah warga di sekitar wilayah operasional perusahaan melaporkan pencemaran lingkungan dan kerusakan lahan. Dugaan skandal lingkungan PT WIN ini muncul karena aktivitas perusahaan tetap berjalan meski keluhan masyarakat terus disampaikan. Hingga kini, warga belum melihat langkah tegas yang menghentikan dampak tersebut. (19/01/2026). Warga menyaksikan perubahan lingkungan […]

  • narkoba Konawe Utara semakin marak di masyarakat

    Narkoba Tumbuh Subur, Ampuh Sultra Desak Kapolres Konut Dicopot

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 151
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) || Peredaran narkoba di Kabupaten Konawe Utara (Konut) semakin mengkhawatirkan. Jaringan pengedar sabu-sabu diduga telah menyusupi hampir seluruh kecamatan. Kondisi ini menarik perhatian Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (Ampuh) Sulawesi Tenggara (Sultra). Kritik terhadap Kinerja Polres Konut Direktur Ampuh Sultra, Hendro Nilopo, menilai Polres Konawe Utara belum mampu mengungkap aktor utama di balik peredaran […]

expand_less