JAKARTA, (Kabaristana.com) | Indonesia akan tampil dengan 17 wakil pada Kejuaraan Bulu Tangkis Asia (BAC) 2026. Turnamen ini berlangsung di Ningbo, China, pada 7–12 April 2026. Komposisi pemain menunjukkan kekuatan yang cukup merata di semua sektor.
Badminton Asia merilis daftar peserta dan menempatkan Indonesia sebagai salah satu tim dengan kekuatan besar di sektor ganda. Sektor ini menjadi penyumbang wakil terbanyak dibanding sektor lainnya.
Komposisi Pemain di Semua Sektor
Indonesia mengandalkan Jonatan Christie dan Alwi Farhan di tunggal putra. Keduanya langsung tampil di babak utama. Sementara itu, Moh Zaki Ubaidillah harus memulai dari babak kualifikasi.
Pada tunggal putri, Putri Kusuma Wardani juga langsung masuk babak utama. Thalita Ramadhani Wiryawan harus berjuang lebih dulu di fase kualifikasi.
Panitia menetapkan 40 pemain tunggal. Sebanyak 28 pemain langsung masuk babak utama. Sisanya harus melewati kualifikasi. Dari fase ini, hanya empat pemain yang lolos ke babak utama di setiap sektor.
Kekuatan Utama di Sektor Ganda
Indonesia menaruh harapan besar pada sektor ganda putra. Empat pasangan siap bersaing di level Asia. Mereka adalah Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, serta Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi.
Kombinasi pemain senior dan muda memberi keuntungan tersendiri. Mereka memiliki pengalaman sekaligus energi baru untuk menghadapi lawan kuat dari China, Jepang, dan Korea Selatan.
Di ganda putri, Indonesia juga menurunkan empat pasangan. Mereka adalah Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, Amalia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti, Rachel Allesya Rose/Febi Setianingrum, serta Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine.
Performa sektor ini terus meningkat dalam beberapa turnamen terakhir. Pasangan muda mulai menunjukkan perkembangan yang stabil.
Ganda Campuran dan Perubahan Skuad
Indonesia juga mengirim empat pasangan di nomor ganda campuran. Sektor ini tetap menjadi salah satu tumpuan prestasi.
Namun, beberapa pasangan batal tampil. Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana serta Siti Sarah Azzahra/Az Zahra Ditya Ramadhani memutuskan mundur sejak 16 Maret 2026.
Peluang Indonesia di Turnamen
Indonesia memiliki peluang cukup besar di turnamen ini. Sektor ganda masih menjadi andalan utama untuk meraih gelar.
Meski begitu, persaingan di Asia sangat ketat. Banyak pemain top dunia ikut ambil bagian. Karena itu, setiap wakil harus tampil konsisten dan fokus sejak awal pertandingan.
Jika mampu menjaga performa dan strategi, Indonesia berpeluang membawa pulang hasil positif dari Kejuaraan Asia 2026.
Sumber : Badminton Asia
Saat ini belum ada komentar