JAKARTA, (Kabaristana.com) || Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan pasokan energi nasional tetap aman selama periode Ramadhan dan Idul Fitri (RAFI) 1447 H/2026. Pemerintah menjaga stabilitas energi meski kondisi geopolitik global tidak menentu.
Inspektur Jenderal Kementerian ESDM, Yudhiawan, menegaskan bahwa seluruh rangkaian Posko Nasional ESDM berjalan lancar, aman, dan terkendali tanpa gangguan berarti.
Pemerintah Turun Langsung Awasi Distribusi
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia bersama jajaran melakukan pemantauan langsung ke berbagai daerah. Mereka memastikan ketersediaan BBM, LPG, gas bumi, dan listrik tetap terjaga selama masa mudik dan Lebaran.
Ketua Posko Nasional ESDM RAFI 2026, Erika Retnowati, menyebut sinergi antarinstansi menjadi kunci keberhasilan pengamanan energi tahun ini. Ia juga mengapresiasi peran masyarakat dalam menjaga kondisi tetap kondusif.
Konsumsi BBM dan LPG Meningkat
Pemerintah mencatat ketahanan stok BBM nasional berada di atas 20 hari. Konsumsi gasoline meningkat sekitar 15 persen seiring tingginya mobilitas masyarakat. Sebaliknya, penggunaan gasoil menurun, sementara avtur naik 7,2 persen karena peningkatan penerbangan.
Di sektor LPG, agen dan pangkalan aktif melayani masyarakat, termasuk layanan siaga 24 jam di wilayah dengan permintaan tinggi. Ketahanan stok LPG mencapai rata-rata 11,6 hari, dengan penyaluran naik 6,5 persen dibandingkan kondisi normal.
Listrik dan Gas Bumi Tetap Andal
Pemerintah menjaga pasokan listrik tetap stabil selama periode Lebaran. Sebanyak 17 sistem kelistrikan beroperasi normal tanpa gangguan atau defisit daya.
Selain itu, distribusi gas bumi berjalan lancar tanpa kendala. Kondisi ini memastikan kebutuhan energi industri dan rumah tangga tetap terpenuhi.
Aktivitas Geologi Tidak Ganggu Energi
Beberapa kejadian geologi seperti gempa bumi dan pergerakan tanah sempat terjadi selama periode RAFI. Namun, kondisi tersebut tidak mengganggu distribusi energi nasional.
Pemerintah mencatat tidak ada gunung api berstatus awas. Saat ini, Gunung Merapi dan Gunung Semeru berada pada status siaga, namun tetap dalam pemantauan intensif.
Sinergi Jadi Kunci Ketahanan Energi
Pemerintah menilai kolaborasi antara lembaga, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi faktor utama dalam menjaga ketahanan energi selama Lebaran.
Ke depan, ESDM berkomitmen mempertahankan stabilitas ini untuk menghadapi tantangan energi global yang semakin dinamis.
Saat ini belum ada komentar