Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Gubernur BI Ungkap Tiga Respons Kebijakan di Presidensi G20 AS 2026

Gubernur BI Ungkap Tiga Respons Kebijakan di Presidensi G20 AS 2026

  • account_circle Rahman
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 43
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (Kabaristana.com) – Gubernur Perry Warjiyo menegaskan tiga respons kebijakan utama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi global sekaligus mengatasi ketidakseimbangan (global imbalances). Ia menyampaikan hal ini dalam forum G20 Finance Ministers and Central Bank Governors Meeting di bawah Presidensi Amerika Serikat 2026.

Secara keseluruhan, langkah ini menjadi penting karena dinamika ekonomi global terus berubah dan menghadirkan risiko baru.

Stabilitas Jadi Fondasi Utama

Pertama, Perry menempatkan stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan sebagai prioritas utama. Dengan demikian, stabilitas tersebut dapat menopang pertumbuhan ekonomi dalam jangka panjang.

Selain itu, ia menilai bahwa tanpa stabilitas, kebijakan lain akan sulit berjalan efektif. Oleh karena itu, setiap negara perlu menjaga keseimbangan ekonomi secara konsisten.

Reformasi Struktural Perkuat Daya Saing

Kedua, Perry mendorong reformasi struktural untuk meningkatkan produktivitas. Melalui langkah ini, negara dapat memperkuat daya saing di tengah persaingan global.

Di sisi lain, reformasi juga membantu memperbaiki efisiensi sektor ekonomi. Akibatnya, pertumbuhan ekonomi menjadi lebih berkelanjutan.

Perdagangan Terbuka Dorong Investasi

Ketiga, Perry mengajak negara-negara menerapkan kebijakan perdagangan terbuka. Dengan kata lain, keterbukaan pasar akan memperluas peluang ekspor.

Selain itu, kebijakan ini juga menarik arus investasi asing. Pada akhirnya, aktivitas ekonomi dapat tumbuh lebih cepat.

Neraca Finansial Jadi Sorotan

Lebih lanjut, Perry menegaskan bahwa analis tidak boleh hanya fokus pada neraca transaksi berjalan (current account). Namun demikian, mereka juga perlu memperhatikan neraca finansial (financial account).

Hal ini penting karena sektor keuangan kini menyimpan risiko yang lebih besar. Oleh sebab itu, pendekatan analisis harus menjadi lebih luas dan menyeluruh.

Tema Besar Presidensi G20 AS 2026

Sementara itu, Presidensi G20 tahun 2026 yang dipimpin Amerika Serikat mengusung tema:

“Growth through Deregulation, Energy Abundance, and Innovation”

Dalam konteks ini, negara anggota berupaya menyederhanakan regulasi untuk mempercepat investasi. Selain itu, mereka juga memperkuat pasokan energi agar tetap terjangkau dan aman.

Tidak hanya itu, presidensi ini juga menekankan percepatan inovasi, termasuk pengembangan kecerdasan buatan (AI) dan teknologi baru.

BI Aktif di Forum BRICS

Di samping G20, Bank Indonesia turut berpartisipasi dalam forum BRICS di bawah Presidensi India 2026.

Dalam forum tersebut, negara anggota memperkuat kerja sama “South-South”. Lebih lanjut, mereka menghadapi tantangan seperti fragmentasi geopolitik dan keterbatasan pembiayaan.

Sebagai langkah konkret, mereka membentuk Task Force on Growth and Development (TFGD). Dengan adanya inisiatif ini, pertumbuhan ekonomi diharapkan menjadi lebih inklusif.

Penguatan Kerja Sama Strategis

Ke depan, bank sentral negara BRICS memperluas kerja sama di berbagai sektor. Antara lain, sistem pembayaran digital, kecerdasan buatan, keamanan siber, serta financial technology (fintech).

Selain itu, mereka juga memperkuat jaring pengaman keuangan internasional. Dengan demikian, stabilitas ekonomi global dapat lebih terjaga.

Pertemuan Bilateral dengan Federal Reserve

Di sela agenda internasional, Perry bertemu dengan Michael S. Barr dari Federal Reserve.

Dalam pertemuan tersebut, keduanya membahas perkembangan ekonomi global. Selain itu, mereka juga menyoroti ketahanan energi dan digitalisasi sistem pembayaran.

Kolaborasi Jadi Kunci

Sebagai penutup, negara-negara G20 dan BRICS terus memperkuat kerja sama internasional. Oleh karena itu, kolaborasi menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi dunia.

Dengan kata lain, sinergi global akan menentukan arah pemulihan dan pertumbuhan ekonomi ke depan.

  • Penulis: Rahman
  • Editor: Nur Wayda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • ilustrasi harga minyak dunia naik akibat krisis energi global

    Harga Minyak Dunia Menguat, Negara-Negara Mulai Batasi Ekspor Energi

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 126
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Harga minyak dunia terus menguat di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Kondisi ini mendorong sejumlah negara mengambil langkah antisipatif dengan membatasi ekspor energi dan mengamankan pasokan dalam negeri. Ketegangan di kawasan tersebut meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap stabilitas pasokan energi global. Gangguan pada jalur pelayaran utama, ancaman terhadap kapal tanker, serta […]

  • Garudayaksa FC klub sepak bola milik Prabowo Subianto

    Mengenal Klub Sepak Bola Milik Presiden Prabowo Subianto Garudayaksa Fc

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 289
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) | Garudayaksa FC menjadi salah satu klub baru yang menarik perhatian dalam dunia sepak bola Indonesia. Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mendirikan klub ini untuk memperkuat pembinaan pemain muda sekaligus meningkatkan kualitas kompetisi nasional. Langkah tersebut menunjukkan komitmen untuk membangun ekosistem sepak bola yang lebih kuat. Selain itu, klub ini diharapkan mampu melahirkan talenta […]

  • Pandji Pragiwaksono tampil dalam pertunjukan stand-up yang memicu perdebatan tentang kebebasan berbicara di Indonesia

    Ketika Kebebasan Berbicara Dirampas, Kebodohan dan Kebisuan Memimpin

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 240
    • 0Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com | Kebebasan berbicara merupakan fondasi utama masyarakat demokratis. Hak ini tidak menjamin setiap ucapan selalu benar, bijak, atau menyenangkan. Namun kebebasan itulah yang menyediakan ruang bagi publik untuk menguji gagasan secara terbuka. Di ruang tersebut, manusia belajar dari kesalahan, saling membantah dengan argumen, dan memperbaiki cara berpikir. Ketika kekuasaan atau tekanan publik merampas […]

  • Pendidikan kritis di sekolah Indonesia masih lemah, terlihat dari suasana ruang kelas yang menekankan kepatuhan dan kelulusan dibandingkan kemampuan berpikir kritis siswa.

    Sekolah Rajin Meluluskan, Tapi Tak Mengajarkan Berpikir

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 337
    • 3Komentar

    Sekolah Rajin Meluluskan, Tapi Tak Mengajarkan Berpikir, Artinya: sekolah menekankan kelulusan dan kepatuhan, sementara kemampuan berpikir kritis dan mandiri kurang dibangun. Jakarta, kabaristana.com | Pendidikan kritis di sekolah Indonesia belum menjadi fondasi utama pembelajaran, karena sistem pendidikan masih lebih menekankan kelulusan dan kepatuhan dibandingkan kemampuan berpikir mandiri dan reflektif. Ruang Kelas yang Menuntut Kepatuhan Di […]

  • evakuasi warga Thailand menggunakan pesawat militer

    Thailand Siapkan Evakuasi Massal Warga dari Timur Tengah, Iran Jadi Prioritas

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 116
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Pemerintah Thailand menyiapkan evakuasi besar-besaran bagi warganya dari kawasan Timur Tengah menyusul meningkatnya konflik bersenjata di wilayah tersebut. Evakuasi akan menggunakan pesawat militer dan penerbangan charter dari sejumlah negara di kawasan. Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul mengatakan pemerintah telah berkoordinasi dengan Angkatan Udara Kerajaan Thailand. Fokus utama evakuasi diarahkan kepada warga Thailand […]

  • Haaland Antar City Bungkam Liverpool, Persaingan Papan Atas Liga Inggris Kian Ketat

    Haaland Antar City Bungkam Liverpool, Persaingan Papan Atas Liga Inggris Kian Ketat

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 155
    • 0Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com | Haaland bungkam Liverpool di Stadion Anfield pada laga krusial Liga Inggris, Minggu (8/2/2026). Kemenangan Manchester City bukan hanya menentukan hasil pertandingan, tetapi juga berdampak langsung pada persaingan papan atas dan tekanan perebutan gelar musim ini. Hasil ini membuat jarak antarklub papan atas semakin sensitif, terutama di tengah jadwal padat dan margin poin […]

expand_less