Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Gubernur BI Ungkap Tiga Respons Kebijakan di Presidensi G20 AS 2026

Gubernur BI Ungkap Tiga Respons Kebijakan di Presidensi G20 AS 2026

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
  • visibility 331
  • comment 2 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (Kabaristana.com) – Gubernur Perry Warjiyo menegaskan tiga respons kebijakan utama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi global sekaligus mengatasi ketidakseimbangan (global imbalances). Ia menyampaikan hal ini dalam forum G20 Finance Ministers and Central Bank Governors Meeting di bawah Presidensi Amerika Serikat 2026.

Secara keseluruhan, langkah ini menjadi penting karena dinamika ekonomi global terus berubah dan menghadirkan risiko baru.

Stabilitas Jadi Fondasi Utama

Pertama, Perry menempatkan stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan sebagai prioritas utama. Dengan demikian, stabilitas tersebut dapat menopang pertumbuhan ekonomi dalam jangka panjang.

Selain itu, ia menilai bahwa tanpa stabilitas, kebijakan lain akan sulit berjalan efektif. Oleh karena itu, setiap negara perlu menjaga keseimbangan ekonomi secara konsisten.

Reformasi Struktural Perkuat Daya Saing

Kedua, Perry mendorong reformasi struktural untuk meningkatkan produktivitas. Melalui langkah ini, negara dapat memperkuat daya saing di tengah persaingan global.

Di sisi lain, reformasi juga membantu memperbaiki efisiensi sektor ekonomi. Akibatnya, pertumbuhan ekonomi menjadi lebih berkelanjutan.

Perdagangan Terbuka Dorong Investasi

Ketiga, Perry mengajak negara-negara menerapkan kebijakan perdagangan terbuka. Dengan kata lain, keterbukaan pasar akan memperluas peluang ekspor.

Selain itu, kebijakan ini juga menarik arus investasi asing. Pada akhirnya, aktivitas ekonomi dapat tumbuh lebih cepat.

Neraca Finansial Jadi Sorotan

Lebih lanjut, Perry menegaskan bahwa analis tidak boleh hanya fokus pada neraca transaksi berjalan (current account). Namun demikian, mereka juga perlu memperhatikan neraca finansial (financial account).

Hal ini penting karena sektor keuangan kini menyimpan risiko yang lebih besar. Oleh sebab itu, pendekatan analisis harus menjadi lebih luas dan menyeluruh.

Tema Besar Presidensi G20 AS 2026

Sementara itu, Presidensi G20 tahun 2026 yang dipimpin Amerika Serikat mengusung tema:

“Growth through Deregulation, Energy Abundance, and Innovation”

Dalam konteks ini, negara anggota berupaya menyederhanakan regulasi untuk mempercepat investasi. Selain itu, mereka juga memperkuat pasokan energi agar tetap terjangkau dan aman.

Tidak hanya itu, presidensi ini juga menekankan percepatan inovasi, termasuk pengembangan kecerdasan buatan (AI) dan teknologi baru.

BI Aktif di Forum BRICS

Di samping G20, Bank Indonesia turut berpartisipasi dalam forum BRICS di bawah Presidensi India 2026.

Dalam forum tersebut, negara anggota memperkuat kerja sama “South-South”. Lebih lanjut, mereka menghadapi tantangan seperti fragmentasi geopolitik dan keterbatasan pembiayaan.

Sebagai langkah konkret, mereka membentuk Task Force on Growth and Development (TFGD). Dengan adanya inisiatif ini, pertumbuhan ekonomi diharapkan menjadi lebih inklusif.

Penguatan Kerja Sama Strategis

Ke depan, bank sentral negara BRICS memperluas kerja sama di berbagai sektor. Antara lain, sistem pembayaran digital, kecerdasan buatan, keamanan siber, serta financial technology (fintech).

Selain itu, mereka juga memperkuat jaring pengaman keuangan internasional. Dengan demikian, stabilitas ekonomi global dapat lebih terjaga.

Pertemuan Bilateral dengan Federal Reserve

Di sela agenda internasional, Perry bertemu dengan Michael S. Barr dari Federal Reserve.

Dalam pertemuan tersebut, keduanya membahas perkembangan ekonomi global. Selain itu, mereka juga menyoroti ketahanan energi dan digitalisasi sistem pembayaran.

Kolaborasi Jadi Kunci

Sebagai penutup, negara-negara G20 dan BRICS terus memperkuat kerja sama internasional. Oleh karena itu, kolaborasi menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi dunia.

Dengan kata lain, sinergi global akan menentukan arah pemulihan dan pertumbuhan ekonomi ke depan.

  • Penulis: Rahman
  • Editor: Nur Wayda

Komentar (2)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • megaproyek RDMP Balikpapan kilang minyak Pertamina

    Prabowo Dijadwalkan Resmikan Megaproyek RDMP Balikpapan

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 437
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) | Presiden Prabowo Subianto akan meresmikan megaproyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan pada Senin, 12 Januari 2026. Pemerintah menghadirkan proyek strategis nasional ini untuk memperkuat ketahanan energi Indonesia. PT Pertamina (Persero) menginvestasikan sekitar Rp123 triliun untuk mengembangkan kilang minyak mentah Balikpapan. Melalui proyek ini, Pertamina meningkatkan kapasitas pengolahan minyak sekaligus memperkuat infrastruktur […]

  • petugas memantau banjir Jalan Taman Mini

    Banjir di Pinang Ranti Jakarta Timur, Lalu Lintas Tersendat Akibat Hujan Sejak Pagi

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 422
    • 0Komentar

    Jakarta, kabaristana.com | Hujan deras yang mengguyur Jakarta sejak Senin pagi (12/1/2026) menyebabkan Jalan Taman Mini 1, Pinang Ranti, Jakarta Timur, tergenang banjir. Kondisi ini menghambat arus lalu lintas di kawasan tersebut. Genangan air menutup sebagian badan jalan. Pengendara mobil dan sepeda motor melaju perlahan dan meningkatkan kewaspadaan saat melintas. Petugas berseragam oranye berjaga di […]

  • bantuan pendidikan korban banjir Aceh Tamiang untuk siswa sekolah dasar

    Bantuan Pendidikan Korban Banjir Aceh Tamiang Disalurkan Wamenhaj

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 403
    • 0Komentar

    Jakarta, kabaristana.com | Bantuan pendidikan Aceh Tamiang menjadi kebutuhan mendesak setelah banjir dan longsor mengganggu aktivitas belajar di sejumlah sekolah dasar. Genangan air merusak ruang kelas dan memaksa siswa belajar tanpa perlengkapan memadai. Banyak anak kehilangan buku, seragam, dan alat tulis akibat bencana tersebut. Pendidikan Terdampak Langsung Pascabanjir Isu ini penting karena bencana sering memukul […]

  • GPM Jabodetabek Desak Kejagung & Kajati Sulbar Usut Tuntas Kasus Dugaan Makelar Jual Beli Titik yang Melibatkan Beberapa Oknum Ketua Yayasan

    GPM Jabodetabek Desak Kejagung & Kajati Sulbar Usut Tuntas Kasus Dugaan Makelar Jual Beli Titik yang Melibatkan Beberapa Oknum Ketua Yayasan

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Gerakan Pemantau Masyarakat (GPM) Sulawesi Barat mendesak Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat untuk mengusut dugaan praktik makelar jual beli titik SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi). GPM menduga sejumlah oknum ketua yayasan terlibat dalam praktik tersebut. Koordinator GPM Jabodetabek, Kahar Abidin, menyampaikan tuntutan itu dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (16/6/2026). Menurutnya, tim GPM […]

  • larangan gajah tunggang di lembaga konservasi Indonesia

    Larangan Gajah Tunggang Berlaku Nasional di Indonesia

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 334
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) — Larangan gajah tunggang kini berlaku secara nasional di Indonesia. Melalui kebijakan ini, pemerintah menghentikan atraksi yang mengeksploitasi gajah dan berpotensi merugikan kesejahteraan satwa dilindungi. Sebagai landasan kebijakan, Kementerian Kehutanan menerbitkan Surat Edaran Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Nomor 6 Tahun 2025 tentang Penghentian Peragaan Gajah Tunggang di Lembaga Konservasi. Direktorat […]

  • Kanada kirim pasukan ke Greenland dalam latihan militer NATO

    Kanada Pertimbangkan Kirim Pasukan ke Greenland, Dukung Denmark di Tengah Latihan NATO

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 494
    • 3Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Kanada kirim pasukan ke Greenland menjadi perhatian internasional seiring meningkatnya dinamika keamanan di kawasan Arktik. Pemerintah Kanada kini mengkaji rencana pengiriman sejumlah kecil personel militer untuk mengikuti latihan bersama negara-negara anggota NATO di wilayah Greenland. Harian The Globe and Mail melaporkan rencana tersebut dengan mengutip dua pejabat senior Kanada. Mereka menyampaikan bahwa […]

expand_less