KPK Dalami Skema Cukai Rokok, Pengusaha Rokhmawan Diperiksa dalam Kasus Bea Cukai
- account_circle Rahman
- calendar_month Senin, 13 Apr 2026
- visibility 143
- comment 3 komentar
- print Cetak

Foto : Ilustrasi_ gedung kpk & Bea cukai
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA, (kabaristana.com) || KPK periksa pengusaha rokok Rokhmawan untuk mengusut dugaan korupsi di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan. Langkah ini menunjukkan upaya serius dalam menelusuri praktik ilegal pada pengurusan cukai rokok.
Komisi Pemberantasan Korupsi melalui juru bicara Budi Prasetyo menyatakan bahwa penyidik fokus pada mekanisme pengajuan dan pembayaran cukai oleh perusahaan rokok. Tim penyidik menggali informasi langsung dari pelaku usaha untuk memahami proses yang berjalan di lapangan.
Fokus Pemeriksaan Mekanisme Cukai
Penyidik mendalami alur administrasi cukai untuk menemukan potensi penyimpangan. Dalam proses ini, KPK periksa pengusaha rokok guna mengidentifikasi hubungan antara pihak swasta dan oknum pejabat Bea Cukai.
Tim juga menelusuri kemungkinan adanya kesepakatan tidak resmi yang mempermudah proses tertentu. Langkah ini membantu penyidik memetakan pola praktik yang merugikan negara.
Awal Kasus dari Operasi Tangkap Tangan
Kasus ini bermula dari operasi tangkap tangan pada 4 Februari 2026. Tim KPK mengamankan sejumlah pejabat Bea Cukai dan pihak swasta dalam operasi tersebut.
Setelah itu, penyidik menetapkan beberapa tersangka dari unsur pejabat dan perusahaan jasa impor. Para tersangka diduga menerima imbalan untuk meloloskan barang impor yang tidak sesuai aturan.
Temuan Uang Miliaran Rupiah
Penyidik menemukan uang Rp5,19 miliar dalam lima koper di Tangerang Selatan. Temuan ini menguatkan dugaan adanya aliran dana ilegal dalam praktik kepabeanan dan cukai.
Tim KPK terus menelusuri asal-usul uang tersebut serta pihak yang terlibat dalam distribusinya.
Pengembangan Kasus Terus Berjalan
Dalam tahap lanjutan, KPK periksa pengusaha rokok sebagai bagian dari strategi mengungkap jaringan yang lebih luas. Penyidik juga memeriksa dokumen dan transaksi untuk memperkuat bukti.
KPK menegaskan komitmennya untuk menuntaskan kasus ini secara transparan. Upaya ini sekaligus mendorong perbaikan sistem pengawasan di sektor cukai agar lebih akuntabel.
- Penulis: Rahman
- Editor: Nur Wayda

https://shorturl.fm/J88vW
14 April 2026 5:40 amhttps://shorturl.fm/FlixQ
13 April 2026 9:01 pmhttps://shorturl.fm/0LiNQ
13 April 2026 2:59 pm