Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Teknologi » Indonesia Dinilai Berpeluang Masuk Peta Global Pengembangan AI

Indonesia Dinilai Berpeluang Masuk Peta Global Pengembangan AI

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
  • visibility 282
  • comment 1 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, kabaristana.com | Ketertinggalan dalam penguasaan kecerdasan buatan masih membayangi banyak negara berkembang, termasuk Indonesia. Di tengah pesatnya pemanfaatan AI, muncul risiko Indonesia hanya menjadi pasar teknologi asing tanpa peran strategis.

Kondisi ini berdampak langsung pada daya saing ekonomi nasional. Tanpa penguasaan teknologi inti, ketergantungan pada produk luar akan terus meningkat.

Persaingan Global AI Belum Final

Persaingan global di sektor kecerdasan buatan belum mencapai titik akhir. Hingga beberapa tahun ke depan, industri AI masih berkembang dan terbuka bagi banyak negara.

Perusahaan teknologi global Zoho Corporation menilai fase ini sebagai momentum penting. Negara berkembang dinilai masih memiliki ruang untuk masuk dalam rantai pengembangan AI dunia.

Zoho Nilai Indonesia Punya Modal Awal

CEO Zoho Corporation, Shailesh Kumar Davey, menyatakan persaingan AI global masih berlangsung dinamis hingga setidaknya 2026. Menurutnya, dominasi negara maju belum sepenuhnya terkunci.

Davey menilai Indonesia memiliki sejumlah keunggulan. Bonus demografi dan pertumbuhan ekonomi digital menjadi modal awal yang kuat. Talenta muda yang melimpah juga membuka peluang adopsi teknologi lebih luas.

Ekosistem Jadi Faktor Penentu

Davey menekankan pentingnya kesiapan ekosistem nasional. Pemerintah perlu memperkuat kualitas sumber daya manusia, infrastruktur digital, dan kebijakan inovasi.

Tanpa dukungan kebijakan yang konsisten, peluang tersebut sulit berkembang. Industri dan dunia pendidikan juga perlu berperan aktif dalam riset dan pengembangan AI.

Risiko Jika Hanya Jadi Pengguna

Sejumlah pengamat menilai Indonesia berisiko tertinggal jika hanya fokus pada penggunaan AI. Minimnya investasi riset dan lemahnya kolaborasi masih menjadi kendala utama.

Ketergantungan pada teknologi asing dapat menghambat kemandirian digital. Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat memperlebar kesenjangan teknologi nasional.

AI Berpotensi Dorong Ekonomi dan Layanan Publik

Jika dikelola dengan tepat, AI dapat membuka lapangan kerja baru. Teknologi ini juga berpeluang meningkatkan efisiensi layanan publik dan produktivitas industri.

Kolaborasi antara pemerintah, industri, dan kampus menjadi kunci. Dengan strategi yang tepat, Indonesia dapat naik kelas dari pengguna menjadi bagian pengembang AI global.

Komentar (1)

  • Daftar di Binance

    I don’t think the title of your article matches the content lol. Just kidding, mainly because I had some doubts after reading the article.

    Balas11 Maret 2026 5:20 am

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aksi demonstrasi dugaan SPPD fiktif Ternate di depan Gedung KPK Jakarta dengan tuntutan pengusutan anggaran perjalanan dinas DPRD Kota Ternate Rp26,3 miliar.

    Sentral Koalisi Anti Korupsi Maluku Utara Jakarta (SKAK-MALUT-JKT)

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Jakarta, Kabaristana.com – Dugaan penyimpangan anggaran perjalanan dinas di DPRD Kota Ternate terus menjadi sorotan publik. Pernyataan anggota DPRD Kota Ternate, Nurjaya Hi. Ibrahim, memicu perhatian terhadap dugaan praktik Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) fiktif. Sebelumnya, publik juga menyoroti kasus korupsi di DPRD Magetan. Kejaksaan Negeri Magetan menetapkan Ketua DPRD Magetan, Suratno, sebagai tersangka dugaan […]

  • spanduk Israel Gaza di RS Indonesia terlihat pada bangunan rumah sakit

    RI: Kecam Spanduk Militer Israel di RS Indonesia Gaza, Dinilai Provokatif

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 239
    • 0Komentar

    Gaza, (Kabaristana.com) Pemerintah Indonesia mengecam keras aksi militer Israel yang memasang spanduk “Rising Lion” di reruntuhan Rumah Sakit Indonesia di Gaza utara, Palestina. Indonesia menilai tindakan itu provokatif dan melanggar prinsip kemanusiaan. Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyampaikan protes resmi melalui platform X pada Rabu (22/4). Kemlu menegaskan bahwa pasukan Israel tidak boleh menggunakan fasilitas […]

  • Literasi bukan sekadar membaca: Kepala Badan Bahasa Hafidz Muksin dan Ketua Umum Adobsi Dr. Wati Istanti menunjukkan dokumen kerja sama untuk memperkuat literasi dan pendidikan Bahasa Indonesia di Semarang.

    Badan Bahasa Tegaskan Literasi Bukan Sekadar Membaca, tetapi Memahami dan Bertindak

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) – Literasi bukan sekadar membaca, tetapi juga memahami isi bacaan, berpikir kritis, dan menerapkan pemahaman dalam kehidupan sehari-hari. Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa), Hafidz Muksin, menyampaikan hal tersebut saat menghadiri Konferensi Internasional Asosiasi Dosen Bahasa dan Sastra Indonesia (Adobsi) 2026 di Kantor Balai Bahasa Jawa Tengah, Kabupaten Semarang, Rabu. Hafidz […]

  • Next-Gen Consoles and Accessories for the Ultimate Experience

    Next-Gen Consoles and Accessories for the Ultimate Experience

    • calendar_month Minggu, 7 Jan 2024
    • account_circle ptmbi
    • visibility 430
    • 0Komentar

    Batas antara dunia digital dan fisik semakin kabur. Teknologi terus berkembang dan mengubah cara manusia hidup. Karena itu, banyak inovasi gadget muncul setiap tahun. Saat ini, para pengusaha dan penggemar teknologi memiliki banyak peluang baru. Mereka dapat menciptakan solusi yang lebih cerdas dan efisien. Selain itu, berbagai perangkat pintar mulai masuk ke kehidupan sehari-hari. Dari […]

  • Penderitaan Suku Indian di Amerika: Sejarah Penindasan yang Berlanjut

    Penderitaan Suku Indian di Amerika: Sejarah Penindasan yang Berlanjut

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Porondosi
    • visibility 320
    • 0Komentar

    Jakarta, kabaristana.com– Penderitaan Indian Amerika mencerminkan sejarah panjang penindasan terhadap masyarakat adat di Amerika Serikat. Sejak masa kolonisasi Eropa, berbagai kebijakan negara secara aktif menggusur, melemahkan, dan meminggirkan suku-suku Indian dari tanah serta kehidupan mereka. Oleh karena itu, isu ini tidak bisa dipahami sebagai peristiwa masa lalu semata, melainkan sebagai persoalan struktural yang masih berdampak […]

  • Indonesia Siap Unjuk Gigi sebagai Tuan Rumah di FIFA Series 2026

    Indonesia Siap Unjuk Gigi sebagai Tuan Rumah di FIFA Series 2026

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 207
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | FIFA Series Indonesia 2026 menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk menunjukkan kapasitas sebagai tuan rumah pertandingan internasional. Turnamen ini berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada 27–30 Maret. Ketua Umum PSSI Erick Thohir menegaskan bahwa Indonesia harus memanfaatkan kepercayaan dari FIFA. Ia menyebut ajang ini sebagai kesempatan untuk menunjukkan […]

expand_less