Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Kementerian Ramai-ramai Minta Tambahan Anggaran Buat Tahun Depan

Kementerian Ramai-ramai Minta Tambahan Anggaran Buat Tahun Depan

  • account_circle Rahman
  • calendar_month 9 jam yang lalu
  • visibility 23
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (kabaristana.com) – Sejumlah menteri dalam Kabinet Merah Putih pemerintahan Presiden Prabowo Subianto mengajukan tambahan anggaran untuk Tahun Anggaran 2027. Usulan itu muncul dalam rapat kerja bersama DPR RI terkait Pembicaraan Pendahuluan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) 2027.

Kementerian Pertahanan mencatat usulan tambahan anggaran terbesar, yakni mencapai Rp195 triliun. Selain itu, sejumlah kementerian lain juga meminta tambahan dana untuk menjalankan program prioritas nasional.

Kemenperin Perkuat Hilirisasi dan IKM

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp1,59 triliun dari pagu indikatif 2027 sebesar Rp2,04 triliun. Jika DPR menyetujui usulan tersebut, total anggaran Kementerian Perindustrian mencapai Rp3,6 triliun.

Kementerian Perindustrian akan memakai tambahan anggaran itu untuk restrukturisasi mesin industri, penguatan industri kecil dan menengah (IKM), hilirisasi sumber daya alam, pendidikan vokasi, serta pengembangan sistem informasi industri.

“Kami mengusulkan kebutuhan tambahan anggaran sebesar Rp1,59 triliun untuk memperkuat pelaksanaan program-program prioritas yang berdampak langsung bagi peningkatan produktivitas, daya saing, program hilirisasi, penguatan industri kecil menengah, pengembangan sumber daya manusia industri, serta transformasi industri nasional,” kata Agus dalam rapat kerja dengan Komisi VII DPR RI.

Kementan Fokus pada Kedaulatan Pangan

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman meminta tambahan anggaran sebesar Rp22,43 triliun dari pagu indikatif Rp23,23 triliun.

Kementerian Pertanian akan mengarahkan tambahan anggaran tersebut untuk memenuhi target Program Kerja Prioritas Nasional (PKPN), terutama pada klaster kedaulatan pangan. Program itu mencakup pengembangan komoditas strategis seperti gabah, jagung, kedelai, kelapa sawit, tebu, kopi, kelapa, kakao, pala, lada, susu, telur, dan daging.

Selain memimpin Kementerian Pertanian, Amran juga mengusulkan tambahan anggaran bagi Badan Pangan Nasional (Bapanas) sebesar Rp17,73 triliun. Bapanas membutuhkan tambahan dana itu untuk mendukung target pembangunan pangan nasional dan menjalankan berbagai program pemerintah di sektor pangan.

Kemenkop dan KKP Dorong Program Prioritas

Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengajukan tambahan anggaran sebesar Rp1,34 triliun dari pagu indikatif Rp542,88 miliar.

Kementerian Koperasi berencana menggunakan dana tersebut untuk mempercepat operasionalisasi lebih dari 80 ribu Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) serta memperkuat pengembangan koperasi secara nasional.

Sementara itu, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono meminta tambahan anggaran sebesar Rp30 triliun dari pagu indikatif Rp15,63 triliun.

Kementerian Kelautan dan Perikanan akan memanfaatkan tambahan anggaran itu untuk membangun Kampung Nelayan Merah Putih, merevitalisasi tambak, dan memberdayakan masyarakat pesisir.

Menurut Trenggono, tambahan anggaran tersebut juga mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat kelautan dan perikanan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Kemendag Masih Bahas Pagu Indikatif

Menteri Perdagangan Budi Santoso menyatakan pembahasan pagu indikatif tahun 2027 masih berlangsung. Karena itu, Kementerian Perdagangan belum memastikan adanya tambahan anggaran.

Menurut Budi, pemerintah dan DPR masih membahas rincian anggaran di tingkat komisi sehingga belum ada keputusan final terkait besaran anggaran 2027.

Daftar Kementerian yang Ajukan Tambahan Anggaran 2027

Berikut daftar kementerian yang mengajukan tambahan anggaran Tahun Anggaran 2027:

  1. Kementerian Perindustrian: Rp1,59 triliun;
  2. Kementerian Pertanian: Rp22,43 triliun;
  3. Kementerian Koperasi: Rp1,35 triliun;
  4. Kementerian Kelautan dan Perikanan: Rp30 triliun;
  5. Kementerian UMKM: Rp1,52 triliun;
  6. Kementerian Agama: Rp27,9 triliun;
  7. Kementerian Pertahanan: Rp195 triliun;
  8. Kementerian ATR/BPN: Rp3,23 triliun;
  9. Kementerian Sosial: Rp22,49 triliun;
  10. Kementerian Dalam Negeri: Rp6,27 triliun.
  • Penulis: Rahman
  • Editor: Nur Endana
  • Sumber: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • ilustrasi kapal induk AS dan jet tempur dalam konflik Timur Tengah

    Konflik Timur Tengah Memanas, Rusia Peringatkan Potensi Eskalasi Militer ke Iran

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 144
    • 1Komentar

    Jakarta, {kabaristana.com}– konflik Timur Tengah kembali menjadi perhatian global setelah Rusia memperingatkan potensi eskalasi militer yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Situasi ini berkembang di tengah mandeknya jalur diplomasi antara Washington dan Teheran yang belum mencapai titik temu. Rusia melihat konflik Timur Tengah berpotensi memburuk seiring meningkatnya aktivitas militer di kawasan. Pemerintah di Moskow […]

  • Gedung Ushuluddin UIN Jakarta saat peletakan batu pertama oleh Menteri Agama

    Menag Nasaruddin Umar Resmikan Pembangunan Gedung Baru Fakultas Ushuluddin UIN Jakarta

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 195
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) – Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, meresmikan pembangunan gedung baru Fakultas Ushuluddin UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada Kamis. Ia memimpin langsung prosesi peletakan batu pertama. Langkah ini memperkuat peran Fakultas Ushuluddin sebagai pusat kajian Islam. Selain itu, pembangunan ini meningkatkan kualitas fasilitas akademik berbasis teknologi. Peran Historis dan Harapan Keilmuan Menag menegaskan bahwa […]

  • gerakan pangan murah kadin di pomalaa

    Ratusan Warga Serbu Gerakan Pangan Murah Kadin Sultra di Pomalaa

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 233
    • 0Komentar

    KOLAKA, (Kabaristana.com) | Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tenggara menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Sabtu (7/3/2026). Kegiatan ini langsung menarik perhatian masyarakat. Sejak pagi, ratusan warga memadati halaman Kantor Camat Pomalaa. Mereka datang untuk membeli bahan pangan dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga pasar. Selain itu, warga datang […]

  • pelantikan pemuda 21 sultra jakarta di gedung KNPI

    Pergantian Kepengurusan Pemuda 21 Resmi Dilantik di Gedung KNPI Jakarta

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Organisasi Pemuda 21 melantik pengurus baru di Gedung KNPI Jakarta, Jumat (16/5/2026). Dalam acara tersebut, Muhammad Julfan Saputra resmi menjabat Ketua Umum. Sementara itu, Alfan Koriama menjabat Wakil Ketua Umum Pemuda 21. Sejumlah tokoh pemuda, mahasiswa, dan tamu undangan menghadiri kegiatan tersebut. Selain itu, berbagai organisasi kepemudaan di Jakarta juga ikut meramaikan […]

  • Peluncuran program Universal Health Coverage UHC Kabupaten Pamekasan yang didanai melalui DBHCHT Pamekasan 2026 untuk meningkatkan layanan kesehatan masyarakat.

    DBHCHT Pamekasan 2026 Capai Rp59,4 Miliar, Prioritaskan Layanan Kesehatan dan BLT Buruh Tembakau

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) — DBHCHT Pamekasan 2026 menjadi instrumen penting Pemerintah Kabupaten Pamekasan untuk memperluas layanan kesehatan dan meningkatkan kesejahteraan buruh tembakau. Dari total anggaran Rp59,4 miliar, pemerintah mengarahkan sebagian besar dana untuk program kesehatan dan bantuan sosial. Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, mengalokasikan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2026 guna memperkuat layanan […]

  • alasan Prabowo tidak hadir Harlah NU ke-100 di Istora Senayan

    Gus Yahya Ungkap Alasan Presiden Prabowo dan Rais Aam Tak Hadir di Harlah ke-100 NU

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 307
    • 0Komentar

    Jakarta, kabaristana.com | Prabowo absen Harlah NU ke-100 yang Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) gelar di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu. Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf, memaparkan alasan Presiden Prabowo Subianto tidak menghadiri agenda tersebut. Gus Yahya menyatakan Presiden Prabowo menjalankan agenda kenegaraan lain yang bersifat mendesak. Agenda itu berkaitan langsung dengan kehadiran tamu negara […]

expand_less