Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Harapan Mama Papua Saat Gibran Blusukan di Biak Numfor

Harapan Mama Papua Saat Gibran Blusukan di Biak Numfor

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
  • visibility 565
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (kabaristana.com) | Sejumlah mama-mama pedagang ikan di Papua menyampaikan harapan mereka saat Wakil Presiden (Wapres) RI Gibran Rakabuming Raka meninjau Pasar Ikan Fandoi, Kabupaten Biak Numfor, Papua, Selasa (13/1/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Wapres Gibran mengecek langsung kondisi pasar dan berinteraksi dengan para pedagang. Ia turut membeli sejumlah hasil laut yang mama-mama Papua jajakan, di antaranya ikan sako dan ikan julung-julung.

Salah seorang pedagang, Flora Aibekob (54), mengaku merasa senang dan bangga karena dapat bertemu langsung dengan Wakil Presiden. Ia menyebut momen tersebut sebagai pengalaman pertamanya bertatap muka dengan pejabat negara setingkat wakil presiden.

“Senang, bangga, gembira, semangat,” ujar Flora di Pasar Fandoi.

Karena keterbatasan waktu, Flora tidak sempat menyampaikan aspirasi secara langsung. Meski demikian, ia tetap menyimpan harapan besar terhadap pembangunan Papua, khususnya terkait penciptaan lapangan kerja bagi generasi muda.

Menurut Flora, banyak anak muda di Papua telah menyelesaikan pendidikan tinggi, namun belum memperoleh pekerjaan. Dari empat anaknya yang telah lulus kuliah, saat ini hanya satu orang yang bekerja.

“Harus Papua dibangun supaya anak-anak tidak menganggur. Banyak yang sudah kuliah, selesai kuliah, tapi masih tinggal di rumah,” ucapnya.

Selain persoalan lapangan kerja, Flora juga berharap aktivitas perdagangan di Pasar Ikan Fandoi terus membaik. Ia menjelaskan bahwa harga ikan sempat turun tajam pada tahun lalu karena pasokan ikan dari kapal-kapal laut meningkat.

“Harganya sempat jatuh di bawah standar, tapi sekarang mulai kembali normal,” katanya.

Kunjungan Wapres Gibran ke Pasar Ikan Fandoi menjadi bagian dari agenda kerja di Papua. Setelah meninggalkan Biak Numfor, Wapres dijadwalkan melanjutkan kunjungan ke Wamena untuk meninjau kegiatan lainnya dan bertemu masyarakat setempat.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Iran tuntut AS kompensasi ditunjukkan melalui ilustrasi bendera Iran dan Amerika Serikat

    Iran Desak AS Bayar Kompensasi dan Angkat Pasukan dari Teluk Persia

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 196
    • 1Komentar

    TEHERAN, (Kabaristana.com) | Iran menuntut Amerika Serikat membayar kompensasi atas kerusakan akibat serangan militer serta menarik seluruh pasukannya dari kawasan Teluk Persia sebagai syarat utama untuk menghentikan konflik yang terus meningkat. Anggota Dewan Penentu Kebijakan Iran, Mohsen Rezaei, menyampaikan tuntutan tersebut dalam wawancara dengan stasiun televisi Iran SNN pada Sabtu. Ia menegaskan Iran hanya akan […]

  • skuad Thomas Indonesia tiba di Indonesia usai turnamen internasional

    Regenerasi PBSI Dipercepat, Pemain Muda Masuk Skuad Thomas & Uber Cup 2026

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) || Pengurus Besar Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) mempercepat regenerasi dengan memasukkan sejumlah pemain muda ke dalam skuad Thomas & Uber Cup 2026. Langkah ini sekaligus menunjukkan keseriusan Indonesia menjaga daya saing di level dunia. Fokus pada Kesiapan Tim Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Eng Hian, menegaskan bahwa tim pelatih memprioritaskan […]

  • Smelter Manyar Freeport Ditargetkan Kembali Berproduksi September 2026

    Smelter Manyar Freeport Ditargetkan Kembali Berproduksi September 2026

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) — PT Freeport Indonesia (PTFI) menargetkan Smelter Manyar di Gresik, Jawa Timur, kembali berproduksi pada September 2026. PTFI akan kembali memproduksi katoda tembaga setelah menghentikan operasional smelter akibat gangguan pasokan konsentrat dari tambang Grasberg. Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Tony Wenas mengatakan, pasokan konsentrat tembaga dari Papua kini mulai masuk ke Smelter Manyar. […]

  • serangan sekolah Iran di Minab Hormozgan yang menewaskan ratusan anak

    Tragedi Minab: Serangan Rudal Hantam Sekolah Dasar di Iran, Ratusan Anak Tewas dan Dunia Berduka

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 273
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Serangan udara menghantam Sekolah Dasar Shajareh Tayyebeh di Kota Minab, Provinsi Hormozgan, Iran selatan, pada 28 Februari 2026. Tragedi tersebut menewaskan ratusan anak sekolah dasar dan memicu gelombang duka serta kemarahan publik. Komunitas internasional pun mendesak penyelidikan menyeluruh untuk mengungkap penyebab peristiwa itu. Serangan Terjadi Saat Jam Belajar Kegiatan belajar mengajar sedang […]

  • Kecelakaan jip wisata Bromo di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru

    Kecelakaan Jip Wisata Bromo Tewaskan Dua Orang di Pasuruan

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com)– Kecelakaan tunggal yang melibatkan jip wisata di jalur menuju Gunung Bromo, Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Jumat, menewaskan dua orang dan melukai tiga penumpang lainnya. Korban meninggal terdiri atas sopir jip berinisial MS, warga Kabupaten Malang, serta wisatawan berinisial YWA. Kecelakaan terjadi saat kendaraan melintasi jalur Penanjakan-Lautan Pasir yang menjadi […]

  • Tim Basarnas melakukan operasi SAR pesawat ATR

    Operasi SAR Kecelakaan Pesawat ATR Resmi Dihentikan

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 424
    • 0Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com — Penghentian operasi pencarian dan evakuasi kecelakaan pesawat ATR 42-500 memunculkan ketidakpastian bagi keluarga korban. Hingga hari ketujuh pencarian, tim belum menemukan sepuluh penumpang, sehingga negara menutup fase darurat tanpa kepastian nasib seluruh korban. Keputusan ini menarik perhatian publik karena menyangkut tanggung jawab negara dalam menjamin keselamatan transportasi udara serta hak keluarga korban […]

expand_less