Narkoba Tumbuh Subur, Ampuh Sultra Desak Kapolres Konut Dicopot
- account_circle Rahman
- calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
- visibility 159
- comment 0 komentar
- print Cetak

Foto: Direktur Ampuh Sultra, Hendro Nilopo
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA, (Kabaristana.com) || Peredaran narkoba di Kabupaten Konawe Utara (Konut) semakin mengkhawatirkan. Jaringan pengedar sabu-sabu diduga telah menyusupi hampir seluruh kecamatan.
Kondisi ini menarik perhatian Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (Ampuh) Sulawesi Tenggara (Sultra).
Kritik terhadap Kinerja Polres Konut
Direktur Ampuh Sultra, Hendro Nilopo, menilai Polres Konawe Utara belum mampu mengungkap aktor utama di balik peredaran narkoba.
“Polisi hanya menangkap perantara, bukan gembong besar. Lalu, ke mana bandar utamanya?” ujar Hendro, Kamis (16/4/2026).
Ia menegaskan, polisi seharusnya mengembangkan kasus dari para perantara untuk memburu bandar utama.
Penangkapan Belum Menyentuh Akar Masalah
Hendro menilai maraknya penangkapan tidak menunjukkan keberhasilan.
“Semakin sering polisi menangkap pelaku, itu berarti peredaran makin parah. Jangan anggap ini sebagai capaian,” jelasnya.
Ia menilai aparat belum menyentuh akar masalah, yaitu keberadaan bandar besar.
Desakan Evaluasi Kapolres
Ampuh Sultra mendesak Kapolda Sultra untuk mengevaluasi Kapolres Konawe Utara.
“Kami butuh Kapolres yang mampu mengungkap dan menangkap gembong besar di balik peredaran narkoba,” tegas Hendro.
Rencana Aksi Demonstrasi
Ampuh Sultra sedang menyusun aksi demonstrasi di Mapolda Sultra. Mereka melakukan konsolidasi untuk menggelar aksi besar dalam waktu dekat.
“Kami sangat kecewa dengan kinerja Polres Konut dalam memberantas narkotika,” tutupnya.
- Penulis: Rahman
- Editor: Nur Wayda
- Sumber: Direktur Ampuh Sultra



Saat ini belum ada komentar