Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukrim » Narkoba Tumbuh Subur, Ampuh Sultra Desak Kapolres Konut Dicopot

Narkoba Tumbuh Subur, Ampuh Sultra Desak Kapolres Konut Dicopot

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
  • visibility 247
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (Kabaristana.com) || Peredaran narkoba di Kabupaten Konawe Utara (Konut) semakin mengkhawatirkan. Jaringan pengedar sabu-sabu diduga telah menyusupi hampir seluruh kecamatan.

Kondisi ini menarik perhatian Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (Ampuh) Sulawesi Tenggara (Sultra).

Kritik terhadap Kinerja Polres Konut

Direktur Ampuh Sultra, Hendro Nilopo, menilai Polres Konawe Utara belum mampu mengungkap aktor utama di balik peredaran narkoba.

“Polisi hanya menangkap perantara, bukan gembong besar. Lalu, ke mana bandar utamanya?” ujar Hendro, Kamis (16/4/2026).

Ia menegaskan, polisi seharusnya mengembangkan kasus dari para perantara untuk memburu bandar utama.

Penangkapan Belum Menyentuh Akar Masalah

Hendro menilai maraknya penangkapan tidak menunjukkan keberhasilan.

“Semakin sering polisi menangkap pelaku, itu berarti peredaran makin parah. Jangan anggap ini sebagai capaian,” jelasnya.

Ia menilai aparat belum menyentuh akar masalah, yaitu keberadaan bandar besar.

Desakan Evaluasi Kapolres

Ampuh Sultra mendesak Kapolda Sultra untuk mengevaluasi Kapolres Konawe Utara.

“Kami butuh Kapolres yang mampu mengungkap dan menangkap gembong besar di balik peredaran narkoba,” tegas Hendro.

Rencana Aksi Demonstrasi

Ampuh Sultra sedang menyusun aksi demonstrasi di Mapolda Sultra. Mereka melakukan konsolidasi untuk menggelar aksi besar dalam waktu dekat.

“Kami sangat kecewa dengan kinerja Polres Konut dalam memberantas narkotika,” tutupnya.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Batching plant ilegal PT Razka di Konawe disorot GAM Sultra

    Diduga Beroperasi Tanpa Izin, GAM Sultra Desak Aparat Tindak PT RSK di Konawe

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 366
    • 0Komentar

    Konawe, (kabaristana.com) – Gerakan Aktivis Mahasiswa Sulawesi Tenggara (GAM Sultra) menyoroti dugaan operasional ilegal PT Razka Sarana Konstruksi (RSK). Sorotan ini terkait pengoperasian batching plant yang diduga belum memiliki izin resmi di Kabupaten Konawe. GAM Sultra menyampaikan kritik tersebut setelah Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD Konawe. Dalam rapat itu, pihak PT Razka Sarana Konstruksi tidak […]

  • Wisuda Akbar Khatam Al-Qur’an Wawotobi yang digelar DPK BKPRMI Kecamatan Wawotobi

    Wisuda Khatam Al-Qur’an Se-Kecamatan Wawotobi, DPK BKPRMI Tegaskan Komitmen Dakwah dan Pendidikan Qur’ani

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 380
    • 1Komentar

    KONAWE, kabaristana.com – DPK BKPRMI Kecamatan Wawotobi menggelar Wisuda Akbar Khatam Al-Qur’an se-Kecamatan Wawotobi pada Jumat, 23 Januari 2026. Kegiatan ini berlangsung khidmat sekaligus meriah karena melibatkan banyak TPQ di wilayah tersebut. Selain itu, panitia menghadirkan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Konawe, Hasrun Taleo, S.Pd.I., M.Pd. Kemudian, Ketua Umum DPD BKPRMI Kabupaten Konawe dan Camat […]

  • Momen Prabowo cium bayi keluarga prajurit TNI gugur

    Prabowo Hibur Keluarga Prajurit Gugur, Cium Kepala Bayi di Tengah Suasana Duka

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 156
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) || Momen Prabowo cium bayi prajurit TNI gugur menjadi perhatian publik. Presiden Prabowo Subianto hadir langsung dalam prosesi takziah di Bandara Soekarno-Hatta untuk menyampaikan belasungkawa kepada keluarga. Momen Haru di Tengah Duka Keluarga Prajurit Suasana duka terasa kuat saat Presiden menghampiri keluarga prajurit. Ia mendekati istri Sersan Kepala Anumerta Muhammad Nur Ichwan yang […]

  • KPK Tahan Pejabat Bea Cukai, Uang Rp2,8 Miliar Disimpan di Plafon Rumah

    KPK Tahan Pejabat Bea Cukai, Uang Rp2,8 Miliar Disimpan di Plafon Rumah

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Jakarta, Kabaristana.com — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Gatot Heroe Hernanda. Gatot merupakan pejabat Bea dan Cukai yang menjadi tersangka dalam kasus dugaan penerimaan suap. Dalam penyidikan kasus tersebut, KPK menemukan uang sekitar Rp2,8 miliar. Uang itu terdiri atas mata uang dolar Singapura (SGD) dan dolar Amerika Serikat (USD). Menariknya, penyidik menemukan uang tersebut di […]

  • Hilirisasi nasional di kawasan industri Indonesia untuk investasi strategis

    HKI Sebut Pelibatan Perguruan Tinggi di Hilirisasi Pacu Investasi

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 507
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) | Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI) menilai pelibatan perguruan tinggi dalam proyek hilirisasi nasional sangat krusial. Langkah ini dinilai mampu meningkatkan daya tarik investasi strategis ke Indonesia. Ketua Umum HKI, Akhmad Ma’ruf Maulana, menegaskan kolaborasi antara pendidikan, industri, dan pemerintah akan memperkuat kepercayaan investor. Sinergi tersebut juga memastikan proyek hilirisasi berjalan berkelanjutan dan […]

  • Sidang DKPP Konawe Utara terkait dugaan pelanggaran etik KPU

    Dinilai Memenuhi Syarat Formil dan Materiil, Aduan Kasus Dana Hibah KPU Konut Resmi Naik ke Tahap Persidangan DKPP

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 520
    • 0Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com | Dugaan penyalahgunaan kewenangan dalam pengelolaan dana hibah Pilkada kembali memunculkan pertanyaan soal integritas penyelenggara pemilu di daerah. Kali ini, sorotan publik mengarah ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Konawe Utara yang akan menghadapi sidang etik di Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu. Isu ini penting karena menyangkut penggunaan keuangan negara dan kualitas tata kelola […]

expand_less