Ketegangan China-Taiwan Memanas
- account_circle Brian putra
- calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
- visibility 205
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ketegangan China-Taiwan jadi sorotan dunia internasional
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, (kabaristana.com) – Ketegangan China Taiwan kembali meningkat setelah pemerintah China, menilai gagasan pembentukan “negara Taiwan” sebagai ide yang tidak masuk akal. Beijing menegaskan bahwa wacana tersebut bertentangan dengan prinsip satu China dan berpotensi mengganggu stabilitas kawasan Asia Timur. (14/02/2024).
Pernyataan keras itu muncul di tengah meningkatnya aktivitas militer di Selat Taiwan. Pemerintah China menyatakan bahwa Taiwan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kedaulatan nasional. Beijing juga memperingatkan bahwa setiap dukungan internasional terhadap status negara Taiwan hanya akan memperbesar risiko konflik regional.
Di sisi lain, otoritas Taiwan tetap menegaskan hak rakyatnya untuk menentukan masa depan politik secara demokratis. Pemerintah di Taipei menyebut sistem pemerintahan dan identitas politik Taiwan mencerminkan kehendak mayoritas masyarakat. Perbedaan pandangan ini membuat ketegangan China-Taiwan semakin sulit diredam.
Ketegangan China Taiwan dan Eskalasi Militer
Dalam beberapa pekan terakhir, militer China meningkatkan latihan dan patroli di sekitar Selat Taiwan. Langkah ini dipandang sebagai bentuk tekanan politik dan militer terhadap Taiwan agar menghentikan wacana pemisahan permanen. Taiwan merespons dengan meningkatkan kesiapsiagaan pertahanan serta memperkuat koordinasi keamanan regional.
Situasi tersebut menarik perhatian komunitas internasional. Sejumlah negara menyerukan dialog damai dan menahan diri karena Selat Taiwan merupakan jalur perdagangan global yang strategis. Para pengamat menilai eskalasi berkepanjangan dapat berdampak pada stabilitas ekonomi dunia.
Dampak Politik dan Keamanan Kawasan
Pengamat menilai isu “negara Taiwan” sebagai titik paling sensitif dalam hubungan Beijing dan Taipei. Selama kedua pihak belum menemukan titik temu, ketegangan China-Taiwan berpotensi terus meningkat. Banyak pihak mendorong jalur diplomasi sebagai upaya mencegah konflik terbuka dan menjaga keamanan kawasan Asia-Pasifik.
- Penulis: Brian putra
- Editor: Muh. Nur Alim
- Sumber: https://www.fmprc.gov.cn

Saat ini belum ada komentar