Leo/Daniel Juara Thailand Open 2026, Jadi Sinyal Kebangkitan Menuju Olimpiade Los Angeles
- account_circle Rahman
- calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
- visibility 76
- comment 0 komentar
- print Cetak

Foto : Ganda putra Indonesia Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin berpose setelah menjuarai BWF World Tour Super 500 Thailand Open 2026 di Nimibutr Stadium, Bangkok, Minggu (17/5/2026). Mereka di final menang atas unggulan pertama asal India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty, dengan skor 21-12, 25-23
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, (kabaristana.com) – Pasangan ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando dan Daniel Marthin, sukses meraih gelar juara BWF World Tour Super 500 Thailand Open 2026 usai menundukkan pasangan unggulan pertama asal India, Satwiksairaj Rankireddy dan Chirag Shetty, dengan skor 21-12, 25-23 pada partai final di Nimibutr Stadium, Minggu.
Kemenangan tersebut menjadi gelar penting bagi Indonesia sekaligus membuka harapan baru menuju Olimpiade Los Angeles 2028. Leo mengatakan keberhasilan mereka di Bangkok diharapkan dapat menjadi momentum kebangkitan bulu tangkis Indonesia dalam persaingan dunia.
“Gelar ini sangat berarti, bukan hanya untuk kami tetapi juga bagi tim Indonesia dan seluruh pendukung PBSI. Semoga ini menjadi awal kebangkitan menuju Olimpiade 2028,” ujar Leo dalam keterangan resmi PP PBSI.
Pada gim pertama, Leo/Daniel tampil agresif dengan tempo cepat sehingga lawan kesulitan mengembangkan permainan. Dominasi pasangan Indonesia terlihat sejak awal hingga menutup gim pembuka dengan skor meyakinkan 21-12.
Memasuki gim kedua, pertandingan berjalan lebih ketat. Pasangan India mulai menemukan ritme permainan dan memaksa duel berlangsung hingga adu setting. Meski mendapat tekanan, Leo/Daniel mampu tampil tenang pada poin-poin krusial.
Leo mengungkapkan komunikasi menjadi kunci penting saat menghadapi tekanan di akhir pertandingan. Menurutnya, kondisi lapangan membuat reli panjang sulit terjadi sehingga mereka harus memaksimalkan pukulan-pukulan awal.
“Kami berusaha tetap fokus sejak awal pertandingan. Saat poin-poin kritis, komunikasi dengan Daniel sangat membantu sehingga kami lebih percaya diri mengambil risiko,” kata Leo.
Sementara itu, Daniel menyebut kekompakan dan tekad kuat untuk menjadi juara menjadi modal utama mereka sepanjang turnamen berlangsung.
“Kami merasa komunikasi selama turnamen berjalan sangat baik dan kami punya tujuan yang sama untuk meraih gelar juara,” ujar Daniel.
Gelar Thailand Open 2026 juga terasa spesial karena menjadi keberhasilan reuni Leo/Daniel setelah sempat dipasangkan terpisah selama dua tahun. Selain itu, kemenangan ini menjadi yang pertama bagi mereka atas Rankireddy/Shetty setelah sebelumnya selalu kalah dalam empat pertemuan.
- Penulis: Rahman
- Editor: Nur Wayda
- Sumber: Tim Redaksi



Saat ini belum ada komentar