Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » pendidikan » Bupati Konawe Dikritik, Beasiswa Mandek, Mahasiswa Terancam Tak Bisa Ujian

Bupati Konawe Dikritik, Beasiswa Mandek, Mahasiswa Terancam Tak Bisa Ujian

  • account_circle Retanto
  • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
  • visibility 151
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (Kabaristana.com) – Sejumlah mahasiswa asal Kabupaten Konawe yang kuliah di berbagai perguruan tinggi di Jakarta mengeluhkan belum cairnya bantuan pendidikan dari Pemerintah Kabupaten Konawe. Kondisi itu mengganggu kelangsungan studi mereka. Bahkan, sebagian mahasiswa terancam tidak bisa mengikuti ujian akhir semester.

Pemerintah Kabupaten Konawe melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) sebelumnya menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan sejumlah perguruan tinggi di Jakarta. Pemerintah menyatakan MoU itu sebagai bentuk komitmen membantu biaya pendidikan mahasiswa asal Konawe.

Namun, hingga kini pemerintah belum merealisasikan pencairan beasiswa. Mahasiswa maupun pihak kampus juga belum menerima dana tersebut.

Mahasiswa Mulai Kesulitan Membayar Biaya Kuliah

Keterlambatan pencairan membuat sejumlah mahasiswa menunggak biaya kuliah. Beberapa kampus bahkan sudah memberikan teguran karena mahasiswa belum melunasi kewajiban administrasi.

Untuk menghindari sanksi, sejumlah mahasiswa menandatangani surat penangguhan pembayaran. Mereka berharap pemerintah segera mencairkan beasiswa.

Beberapa pekan lalu, pimpinan salah satu lembaga pendidikan dan pelatihan daerah bertemu Bupati Konawe, Yusran Akbar. Pertemuan itu membahas kepastian penyaluran bantuan pendidikan.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Yusran Akbar menyampaikan komitmennya untuk segera menyalurkan beasiswa kepada mahasiswa penerima.

Penyaluran Baru Berjalan di Sulawesi Tenggara

Informasi yang dihimpun menyebutkan pemerintah mulai menyalurkan bantuan kepada mahasiswa yang kuliah di Sulawesi Tenggara.

Namun, pemerintah belum menyalurkan bantuan kepada mahasiswa yang belajar di luar daerah. Mahasiswa Konawe di Jakarta masih menunggu kepastian pencairan.

Sumber yang diperoleh menyebutkan pemerintah menunda penyaluran karena memprioritaskan penyelenggaraan Pawai Ta’aruf dan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Sulawesi Tenggara.

Kabupaten Konawe tahun ini menjadi tuan rumah kegiatan tersebut.

Ujian Semester Semakin Dekat

Sementara itu, sejumlah perguruan tinggi di Jakarta segera menggelar ujian akhir semester.

Kampus mewajibkan mahasiswa menyelesaikan seluruh administrasi sebelum mengikuti ujian. Salah satu syaratnya ialah melunasi biaya kuliah.

Kondisi itu membuat mahasiswa penerima beasiswa semakin khawatir. Mereka bergantung pada bantuan pemerintah untuk memenuhi kewajiban tersebut.

“Kalau beasiswa ini tidak segera direalisasikan, kami terancam tidak bisa ikut ujian. Padahal kami sudah dijanjikan sejak MoU ditandatangani. Kami hanya meminta pemerintah menepati komitmennya,” ujar seorang mahasiswa asal Konawe di Jakarta yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Mahasiswa Minta Kepastian

Mahasiswa meminta Pemerintah Kabupaten Konawe segera menyelesaikan proses administrasi. Mereka juga meminta pemerintah mempercepat pencairan bantuan pendidikan.

Menurut mereka, kepastian jadwal pencairan sangat penting. Langkah itu akan membantu mahasiswa memenuhi kewajiban administrasi kampus sebelum ujian berlangsung.

Hingga berita ini diterbitkan, Pemerintah Kabupaten Konawe belum memberikan penjelasan resmi mengenai penyebab keterlambatan maupun jadwal pencairan beasiswa bagi mahasiswa yang kuliah di luar Sulawesi Tenggara.

  • Penulis: Retanto
  • Editor: Wilda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • penindakan rokok ilegal oleh petugas Bea Cukai Indonesia

    Rokok Ilegal Kian Marak, Industri Tembakau Desak Moratorium Cukai Tiga Tahun

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Industri hasil tembakau meminta pemerintah menghentikan kenaikan cukai rokok dan harga jual eceran (HJE) selama tiga tahun ke depan. Permintaan itu muncul karena pelaku industri menilai daya beli masyarakat masih lemah, sementara peredaran rokok ilegal terus meningkat. Industri Sambut Penundaan Kenaikan Pajak Ketua Gabungan Produsen Rokok Putih Indonesia (Gaprindo), Benny Wachjudi, menyebut […]

  • Ruben Onsu tersangka investasi dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan

    Kronologi Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Penipuan dan Penggelapan Investasi

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) — Polisi mengungkap kronologi kasus dugaan penipuan dan/atau penggelapan dana investasi yang menyeret artis Ruben Samuel Onsu (RSO). Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi Wibowo menjelaskan awal perkara tersebut. Menurut dia, Ruben menawarkan investasi kepada korban pada 2025. “Bahwa si terlapor (Ruben Onsu) ini mempunyai usaha, kemudian menawarkan kepada si korban […]

  • pedagang ikan Papua berjualan di Pasar Ikan Fandoi

    Harapan Mama Papua Saat Gibran Blusukan di Biak Numfor

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 630
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) | Sejumlah mama-mama pedagang ikan di Papua menyampaikan harapan mereka saat Wakil Presiden (Wapres) RI Gibran Rakabuming Raka meninjau Pasar Ikan Fandoi, Kabupaten Biak Numfor, Papua, Selasa (13/1/2026). Dalam kunjungan tersebut, Wapres Gibran mengecek langsung kondisi pasar dan berinteraksi dengan para pedagang. Ia turut membeli sejumlah hasil laut yang mama-mama Papua jajakan, di […]

  • Presiden Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden Prancis Emmanuel Macron melambaikan tangan usai pertemuan bilateral di Istana Élysée, Paris.

    Prabowo dan Macron Gelar Pertemuan Bilateral di Paris, Perkuat Kerja Sama Strategis

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 210
    • 0Komentar

    JAKARTA , { kabaristana.com}– Presiden Prabowo Subianto bertemu Presiden Prancis Emmanuel Macron dalam pertemuan tertutup di Istana Élysée, Paris. Dalam agenda tersebut, Prabowo Macron energi pendidikan menjadi salah satu fokus utama pembahasan. Kedua pemimpin berdiskusi selama lebih dari dua jam. Mereka membahas arah kerja sama strategis yang dapat memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan Prancis di […]

  • Seleksi bos OJK dipercepat untuk menjaga stabilitas pasar keuangan Indonesia

    DPR Percepat Penunjukan Bos OJK, Misbakhun: Demi Kepastian Pasar Keuangan

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 231
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menjelaskan alasan DPR mempercepat proses pemilihan Anggota Dewan Komisioner di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Ia menilai langkah ini penting untuk menjaga kepastian dan stabilitas pasar keuangan. Menurut Misbakhun, DPR sengaja menggabungkan proses fit and proper test dengan pengambilan keputusan pada Rabu (11/3/2026). DPR ingin segera […]

  • Andika Saputra mendesak evaluasi Polres Konawe Utara terkait penanganan laporan dugaan tindak pidana terhadap anak.

    Andika Saputra Tegas Desak Evaluasi dan Pencopotan Kapolres serta Kasat Reskrim Konawe Utara

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Konawe Utara, (kabaristana.com) — Penanganan laporan dugaan pencabulan terhadap anak di Desa Basule, Kecamatan Lasolo, Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, mendapat sorotan dari Lembaga Kajian dan Riset Hukum (LKRH). Berdasarkan dokumen yang diterima redaksi, laporan tersebut tercatat dengan Nomor LP/B/40/VIII/2026/SPKT/Polres Konawe Utara/Polda Sultra. Laporan itu berkaitan dengan dugaan tindak pidana terhadap anak berinisial A.N.A. Dalam […]

expand_less