Bupati Konawe Dikritik, Beasiswa Mandek, Mahasiswa Terancam Tak Bisa Ujian
- account_circle Retanto
- calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
- visibility 113
- comment 0 komentar
- print Cetak

Foto : ilustrasi Mahasiswa asal Konawe di Jakarta mengeluhkan Beasiswa Mahasiswa Konawe yang belum dicairkan sehingga terancam tidak dapat mengikuti ujian akhir semester akibat tunggakan biaya kuliah.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA, (Kabaristana.com) – Sejumlah mahasiswa asal Kabupaten Konawe yang kuliah di berbagai perguruan tinggi di Jakarta mengeluhkan belum cairnya bantuan pendidikan dari Pemerintah Kabupaten Konawe. Kondisi itu mengganggu kelangsungan studi mereka. Bahkan, sebagian mahasiswa terancam tidak bisa mengikuti ujian akhir semester.
Pemerintah Kabupaten Konawe melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) sebelumnya menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan sejumlah perguruan tinggi di Jakarta. Pemerintah menyatakan MoU itu sebagai bentuk komitmen membantu biaya pendidikan mahasiswa asal Konawe.
Namun, hingga kini pemerintah belum merealisasikan pencairan beasiswa. Mahasiswa maupun pihak kampus juga belum menerima dana tersebut.
Mahasiswa Mulai Kesulitan Membayar Biaya Kuliah
Keterlambatan pencairan membuat sejumlah mahasiswa menunggak biaya kuliah. Beberapa kampus bahkan sudah memberikan teguran karena mahasiswa belum melunasi kewajiban administrasi.
Untuk menghindari sanksi, sejumlah mahasiswa menandatangani surat penangguhan pembayaran. Mereka berharap pemerintah segera mencairkan beasiswa.
Beberapa pekan lalu, pimpinan salah satu lembaga pendidikan dan pelatihan daerah bertemu Bupati Konawe, Yusran Akbar. Pertemuan itu membahas kepastian penyaluran bantuan pendidikan.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Yusran Akbar menyampaikan komitmennya untuk segera menyalurkan beasiswa kepada mahasiswa penerima.
Penyaluran Baru Berjalan di Sulawesi Tenggara
Informasi yang dihimpun menyebutkan pemerintah mulai menyalurkan bantuan kepada mahasiswa yang kuliah di Sulawesi Tenggara.
Namun, pemerintah belum menyalurkan bantuan kepada mahasiswa yang belajar di luar daerah. Mahasiswa Konawe di Jakarta masih menunggu kepastian pencairan.
Sumber yang diperoleh menyebutkan pemerintah menunda penyaluran karena memprioritaskan penyelenggaraan Pawai Ta’aruf dan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Sulawesi Tenggara.
Kabupaten Konawe tahun ini menjadi tuan rumah kegiatan tersebut.
Ujian Semester Semakin Dekat
Sementara itu, sejumlah perguruan tinggi di Jakarta segera menggelar ujian akhir semester.
Kampus mewajibkan mahasiswa menyelesaikan seluruh administrasi sebelum mengikuti ujian. Salah satu syaratnya ialah melunasi biaya kuliah.
Kondisi itu membuat mahasiswa penerima beasiswa semakin khawatir. Mereka bergantung pada bantuan pemerintah untuk memenuhi kewajiban tersebut.
“Kalau beasiswa ini tidak segera direalisasikan, kami terancam tidak bisa ikut ujian. Padahal kami sudah dijanjikan sejak MoU ditandatangani. Kami hanya meminta pemerintah menepati komitmennya,” ujar seorang mahasiswa asal Konawe di Jakarta yang meminta identitasnya dirahasiakan.
Mahasiswa Minta Kepastian
Mahasiswa meminta Pemerintah Kabupaten Konawe segera menyelesaikan proses administrasi. Mereka juga meminta pemerintah mempercepat pencairan bantuan pendidikan.
Menurut mereka, kepastian jadwal pencairan sangat penting. Langkah itu akan membantu mahasiswa memenuhi kewajiban administrasi kampus sebelum ujian berlangsung.
Hingga berita ini diterbitkan, Pemerintah Kabupaten Konawe belum memberikan penjelasan resmi mengenai penyebab keterlambatan maupun jadwal pencairan beasiswa bagi mahasiswa yang kuliah di luar Sulawesi Tenggara.
- Penulis: Retanto
- Editor: Wilda



Saat ini belum ada komentar