Anton Timbang Kembali Nahkodai Kadin Sultra, Fokus Dorong Hilirisasi dan Ekonomi Daerah
- account_circle Rahman
- calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
- visibility 340
- comment 0 komentar
- print Cetak

Anton Timbang mengangkat bendera Kadin usai terpilih kembali sebagai Ketua Umum Kadin Sulawesi Tenggara periode 2026–2031 dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) Kadin Sultra ke-VIII di Kendari, Sabtu (14/2/2026).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA, kabaristana.com – Anton Timbang kembali memimpin Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tenggara periode 2026–2031. Peserta Musyawarah Provinsi (Musprov) Kadin Sultra ke-VIII memilihnya dalam forum yang berlangsung di Kendari, Sabtu (14/2/2026).
Hasil Musprov ini mengantarkan Anton memasuki periode kepemimpinan kedua. Pada periode sebelumnya, ia membenahi tata kelola organisasi dan memperkuat posisi Kadin sebagai mitra strategis pemerintah daerah.
Kadin sebagai Rumah Bersama Dunia Usaha
Dalam pidato pengukuhan, Anton menegaskan peran Kadin sebagai rumah bersama pelaku usaha. Ia menyebut Kadin harus memberi ruang kolaborasi bagi seluruh anggota.
Karena itu, Anton mendorong solidaritas dunia usaha. Ia menilai persatuan menjadi modal utama menghadapi tantangan ekonomi yang terus berubah.
Lebih lanjut, Anton meminta Kadin berperan sebagai pemersatu. Ia menolak praktik yang berpotensi memecah belah anggota.
Dukungan Pengurus Perkuat Kepemimpinan
Selain itu, Anton meminta dukungan penuh dari pengurus dan anggota. Ia menilai dukungan kolektif akan memperkuat efektivitas kepemimpinan lima tahun ke depan.
Dengan dukungan tersebut, Anton menargetkan Kadin Sultra tumbuh sebagai organisasi inklusif. Ia juga ingin program Kadin memberi dampak langsung bagi pelaku usaha dan ekonomi daerah.
Agenda Strategis Lima Tahun ke Depan
Pada periode 2026–2031, Kadin Sultra menyusun sejumlah agenda strategis. Pertama, Kadin mendukung program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).
Untuk mendukung program tersebut, Kadin Sultra mendorong pembangunan dapur penyedia pangan. Langkah ini tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga membuka peluang usaha baru.
Selanjutnya, Kadin Sultra membantu pemerintah daerah menekan inflasi. Kadin menjalankan gerakan pangan murah dan memperkuat distribusi bahan pokok.
Hilirisasi dan Ekspor Komoditas Lokal
Di sektor produksi, Anton mendorong percepatan hilirisasi komoditas unggulan daerah. Ia menilai hilirisasi mampu meningkatkan nilai tambah dan menyerap tenaga kerja.
Sejalan dengan itu, Kadin Sultra menargetkan ekspor langsung ke pasar internasional. Salah satu fokus utama ialah ekspor tempurung kelapa ke pasar China.
Selain komoditas unggulan, Kadin Sultra memperkuat daya saing UMKM. Program peningkatan kualitas produk dan pendampingan pasar menjadi prioritas.
Aspal Buton dan Sinergi Pemerintah Daerah
Anton juga menyoroti pemanfaatan aspal Buton untuk proyek infrastruktur nasional. Ia menilai aspal Buton memiliki nilai ekonomi tinggi dan potensi besar bagi daerah.
Sementara itu, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara memberi apresiasi terhadap langkah Kadin Sultra. Selama ini, sinergi Kadin dan pemerintah daerah mendorong pertumbuhan ekonomi di Bumi Anoa.
Sebagai penutup, Anton menegaskan komitmen Kadin Sultra untuk berjalan seiring dengan program pemerintah pusat dan daerah. Ia berharap kolaborasi tersebut mampu mempercepat pemerataan dan kebangkitan ekonomi Sulawesi Tenggara.
- Penulis: Rahman
- Editor: Nur Wayda
- Sumber: https://kadin.id



Saat ini belum ada komentar