BGN libatkan sekolah hingga pemda perkuat validasi data penerima MBG
- account_circle Rahman
- calendar_month 41 menit yang lalu
- visibility 29
- comment 0 komentar
- print Cetak

Foto: Siswa menyantap paket menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN 1 Babadan, Tulungagung, Jawa Timur, Selasa (16/5/2026).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, (kabaristana.com) – Badan Gizi Nasional (BGN) memperkuat validasi data penerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah ini bertujuan memastikan seluruh kelompok sasaran menerima manfaat secara tepat dan merata.
Wakil Kepala BGN, Sony Sonjaya, menegaskan bahwa akurasi data menjadi prioritas utama. BGN tidak hanya menggabungkan data dari berbagai instansi, tetapi juga melakukan pengecekan langsung di lapangan.
Libatkan Sekolah dan Pemerintah Daerah
BGN menggandeng sekolah, pemerintah desa, kelurahan, dan kecamatan dalam proses validasi. Koordinator Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) bekerja sama dengan lurah serta kepala desa untuk mencocokkan data penerima manfaat.
Petugas mendata ibu hamil, ibu menyusui, balita, peserta didik dari PAUD hingga SMA/SMK, serta santri di pondok pesantren. Melalui langkah ini, BGN ingin memastikan tidak ada kelompok sasaran yang terlewat.
Masyarakat Bisa Mengecek Data
BGN membuka akses data penerima manfaat melalui dasbor validasi yang dapat diakses publik. Pemerintah daerah dan masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas tersebut untuk memeriksa data di wilayah masing-masing.
BGN juga meminta kepala sekolah, pengelola posyandu, lurah, kepala desa, dan camat untuk aktif melakukan pengecekan. Jika menemukan warga yang belum terdata, mereka dapat segera melaporkannya kepada Koordinator SPPI Kecamatan atau melalui layanan WhatsApp resmi BGN.
Data Awal Berasal dari Pendataan Tahun 2024
Sony menjelaskan bahwa BGN menggunakan data hasil pendataan awal yang berlangsung pada Mei hingga Juli 2024. Saat itu, Babinsa membantu proses pengumpulan data dari berbagai daerah.
Tim kemudian menghimpun data secara berjenjang hingga tingkat Kodam. Setelah itu, tim persiapan Program MBG menggunakan data tersebut sebagai dasar pelaksanaan program.
BGN Optimistis Tingkatkan Akurasi Data
Pada tahap awal, BGN menghadapi keterbatasan personel dan dukungan operasional. Kondisi itu membuat koordinasi dengan berbagai instansi belum berjalan maksimal.
Kini BGN terus memperkuat kerja sama dengan kementerian, pemerintah daerah, dan masyarakat. Upaya tersebut diharapkan mampu menghasilkan data yang lebih akurat hingga tingkat desa dan kelurahan.
Data yang akurat menjadi fondasi penting bagi keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis. Dengan data yang baik, BGN dapat memastikan seluruh penerima manfaat memperoleh layanan secara tepat sasaran dan berkelanjutan.
- Penulis: Rahman
- Editor: Nur Wayda
- Sumber: Tim redaksi

Saat ini belum ada komentar