Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » Kejati Sultra Diminta Usut Kasus KKN Pada Proyek Pembangunan Gedung Rawat Inap di RSUD Konsel, Kontraktor Diduga Kerabat Dekat Bupati.

Kejati Sultra Diminta Usut Kasus KKN Pada Proyek Pembangunan Gedung Rawat Inap di RSUD Konsel, Kontraktor Diduga Kerabat Dekat Bupati.

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
  • visibility 119
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Konsel, (kabaristana.com) – Praktik kasus Korupsi, Kolusi dan Nepotisme di Kab. Konawe Selatan kembali mencuat.
Kali ini, publik tengah mengarahkan pandangan ke proyek Pembangunan Gedung Rawat Inap KRIS di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kab. Konawe Selatan.

Pasalnya, proyek dengan anggaran Rp. 5 Miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2025 tersebut dinilai mengandung banyak problem.

Seperti yang diungkapkan oleh direktur eksecutif Indonesia Corruption Observer (ICO) Hendro Nilopo.

Ia mengungkap bahwa kontraktor pada proyek Pembangunan Gedung Rawat Inap KRIS di RSUD adalah kerabat dekat Bupati Konawe Selatan. Sehingga telah memenuhi unsur Nepotisme.

“Kontraktor pelaksana kegiatan itu kami duga kerabat dekat Bupati Konsel, kami minta ini di telusuri oleh pihak Kejati Sultra”. Ucapnya kepada media ini, Jumat, (22/5/26).

Tidak hanya itu, yang lebih mencengangkan kata Hendro, adanya dugaan pencairan anggaran dengan presentase volume pekerjaan 80%. Padahal fakta lapangan pekerjaan belum menyentuh 50%.

“Kami menduga ini bisa terjadi karena adanya kedekatan kontraktor proyek dengan pimpinan daerah. Padahal itu jelas suatu pelanggaran serius menurut kami”. Jelasnya

Oleh sebab itu, pihaknya meminta agar Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara bisa mengatensi informasi yang pihaknya sampaikan dan segera melakukan pengusutan kasus KKN pada proyek tersebut.

“Proyek ini anggarannya Rp. 5 Miliar, bersumber dari DAK Konsel tahun 2025. Kemudian kontraktornya CV. Bumi Kreasi Konstruksi (BKK). Ini informasi awal yang ingin kami sampaikan kepada Kejati Sultra dan kami akan serahkan dokumentasi pekerjaannya pada Senin depan”. Tutupnya

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • kondisi Kali Konaweeha akibat penambangan pasir ilegal

    Ampuh Sultra Resmi Melaporkan Dugaan Penambangan Pasir Ilegal Di Kali Konaweeha, Desak Polisi Segera Bertindak.

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 170
    • 1Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) – Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (Ampuh) Sultra melaporkan dugaan penambangan pasir ilegal di Kali Konaweeha, Desa Tuoy, Kecamatan Unaaha, Kabupaten Konawe. Sejak awal, Ampuh Sultra mengumpulkan informasi dari lapangan. Kemudian, mereka menyampaikan laporan tersebut kepada aparat penegak hukum secara resmi. Enam Nama Terduga Mulai Terungkap Dalam laporannya, Ampuh Sultra menyebut enam orang yang […]

  • Kondisi Jalan Memprihatinkan, Warga Malungai Raya Minta Perbaikan Permanen

    Kondisi Jalan Memprihatinkan, Warga Malungai Raya Minta Perbaikan Permanen

    • calendar_month Minggu, 23 Agt 2026
    • account_circle Usupriyadi
    • visibility 122
    • 0Komentar

    BARITO SELATAN, kabaristana.com — Warga Desa Malungai Raya dan Dusun Muara Malungai, Desa Bintang Ara, Kecamatan Gunung Bintang Awai, Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah, meminta pemerintah segera memperbaiki jalan di wilayah mereka. Warga menilai kondisi jalan dari Kilometer 55 menuju Desa Malungai Raya sangat memprihatinkan. Kerusakan juga terjadi hingga Dusun Muara Malungai, Desa Bintang Ara. […]

  • GPA Labura Apresiasi Polres Labuhanbatu Sapu Bersih 30 Kg Sabu dan 20 Ribu Ekstasi

    GPA Labura Apresiasi Polres Labuhanbatu Sapu Bersih 30 Kg Sabu dan 20 Ribu Ekstasi

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Rantauprapat (kabaristana.com) – Gerakan Pemuda Al Washliyah (GPA) Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) mengapresiasi kinerja Polres Labuhanbatu. Polisi berhasil menggagalkan peredaran narkotika jaringan internasional. Petugas menyita 30 kilogram sabu dan 20.000 butir pil ekstasi dalam pengungkapan tersebut. Ketua GPA Labura, Ilham Hutabarat, menyampaikan apresiasi itu setelah press release pengungkapan kasus di Aula Yanpiter Polres Labuhanbatu, Senin […]

  • penyitaan kapal tanker Rusia di Samudra Atlantik Utara

    Kejar-kejaran di Laut, AS Sita Kapal Berbendera Rusia Pembawa Minyak Venezuela

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 424
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) | Penyitaan kapal tanker Rusia kembali memicu perhatian global. Otoritas Amerika Serikat menyita sebuah kapal tanker minyak berbendera Rusia di Samudra Atlantik Utara karena dugaan pelanggaran sanksi ekonomi atas ekspor minyak Venezuela. Amerika Serikat menilai kapal tersebut secara aktif mengangkut minyak asal Venezuela dan melanggar kebijakan sanksi yang masih berlaku. Washington menegaskan langkah […]

  • kasus korupsi dana desa ilustrasi anggaran desa Ngurit

    KEJAKSAAN DAN POLRI LOYO? MASYARAKAT NGURIT JEMPUT KEADILAN LAPORKAN DUGAAN KORUPSI DANA DESA LANGSUNG KE PRESIDEN, KPK, KEJAKSAAN AGUNG DAN MABES POLRI!

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 679
    • 0Komentar

    Barito Selatan, Kabaristana.com – Kasus dugaan korupsi dana desa Ngurit di Kecamatan Gunung Bintang Awai, Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah, menuai sorotan warga. Sejak awal, masyarakat menilai penanganan kasus ini berjalan lambat dan tidak transparan. Audit Warga Ungkap Dugaan Korupsi Dana Desa Ngurit Untuk memperjelas masalah, warga melakukan audit internal secara mandiri. Dari hasil tersebut, […]

  • tanker Pertamina Selat Hormuz dan aktivitas kapal minyak di Teluk Persia dengan peta jalur distribusi energi

    Dua Kapal Tanker Pertamina Terkendala Melintasi Selat Hormuz, Ini Penyebabnya

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) || 1 April 2026 – Dua kapal tanker milik Pertamina belum berhasil melintasi Selat Hormuz. Kondisi ini memicu perhatian publik karena kapal dari negara lain, termasuk Malaysia, tetap bisa melintas tanpa tarif tambahan. Perizinan jadi faktor utama Otoritas maritim di kawasan Teluk menerapkan aturan ketat. Setiap kapal harus memenuhi dokumen pelayaran, asuransi, dan […]

expand_less