Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis & Industri » Dua Kapal Tanker Pertamina Terkendala Melintasi Selat Hormuz, Ini Penyebabnya

Dua Kapal Tanker Pertamina Terkendala Melintasi Selat Hormuz, Ini Penyebabnya

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
  • visibility 230
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (Kabaristana.com) || 1 April 2026 – Dua kapal tanker milik Pertamina belum berhasil melintasi Selat Hormuz. Kondisi ini memicu perhatian publik karena kapal dari negara lain, termasuk Malaysia, tetap bisa melintas tanpa tarif tambahan.

Perizinan jadi faktor utama

Otoritas maritim di kawasan Teluk menerapkan aturan ketat. Setiap kapal harus memenuhi dokumen pelayaran, asuransi, dan standar keamanan. Perbedaan kontrak pengiriman juga memengaruhi proses izin.

Petugas sering melakukan pemeriksaan tambahan pada kapal tertentu. Proses ini dapat memperlambat perjalanan, terutama jika dokumen belum sepenuhnya sinkron.

Faktor geopolitik memperketat pengawasan

Selat Hormuz berada di kawasan dengan tensi tinggi. Negara-negara di sekitar jalur ini meningkatkan pengawasan untuk menjaga keamanan.

Kapal tanker harus melewati kontrol ketat sebelum melintas. Situasi ini dapat menyebabkan antrean, terutama saat lalu lintas meningkat.

Malaysia gunakan jalur dan skema berbeda

Operator dari Malaysia cenderung memakai jalur distribusi yang lebih terintegrasi. Mereka juga menggunakan kontrak dagang yang sudah mapan.

Skema tersebut mempercepat proses administrasi. Akibatnya, kapal dapat melintas lebih lancar tanpa hambatan berarti.

Dampak terhadap pasokan energi

Keterlambatan ini berpotensi mengganggu distribusi energi. Namun, Pertamina memastikan stok nasional tetap aman.

Perusahaan mengatur pasokan melalui cadangan dan jalur alternatif. Pemerintah juga terus berkoordinasi untuk menjaga stabilitas distribusi.

Kondisi di Selat Hormuz menunjukkan kompleksitas distribusi energi global. Faktor regulasi, keamanan, dan kontrak dagang saling memengaruhi kelancaran pelayaran.

Perbedaan perlakuan antarnegara menjadi bukti bahwa sistem logistik energi tidak hanya bergantung pada kesiapan teknis, tetapi juga strategi dan kerja sama internasional.

  • Penulis: Rahman
  • Editor: Nur Wayda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aksi FRPSH mendesak Polda Metro Jaya mengusut aktor intelektual Hotel Sultan terkait dugaan penghalangan eksekusi aset negara di kawasan eks Hotel Sultan.

    Aksi Jilid IV, FRPSH Desak Polda Metro Jaya Bongkar Aktor Intelektual Penghalang Eksekusi Hotel Sultan

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) – Front Rakyat Pengawal Supremasi Hukum (FRPSH) kembali menggelar aksi unjuk rasa jilid IV di depan Gedung Polda Metro Jaya, Jakarta. Massa mendesak penyidik segera mengungkap aktor intelektual yang mengoordinasikan penghalangan eksekusi aset negara di kawasan eks Hotel Sultan, Gelora Bung Karno (GBK). Koordinator aksi FRPSH, Rendy Salim, meminta Polda Metro Jaya bekerja […]

  • DPP GARANSI mendukung KPK mengusut dugaan aliran dana Rp3,5 miliar kepada Akbar Himawan Buchari dan meminta proses hukum.

    DPP GARANSI Dukung KPK Usut Tuntas Aliran Rp3,5 Miliar ke Akbar Himawan Buchari

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 96
    • 2Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) — Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Rakyat Anti Diskriminasi (DPP GARANSI), Sukri Soleh Sitorus, mendukung langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menelusuri dugaan aliran dana Rp3,5 miliar. Dugaan tersebut berkaitan dengan dana dari PT Waskita Karya yang mengarah kepada mantan Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), Akbar Himawan Buchari. Persidangan perkara korupsi […]

  • Praktisi hukum korporasi Dhifla Wiyani saat menjadi pembicara seminar hukum di Jakarta.

    Praktisi Hukum Korporasi Soroti Pidana Perusahaan

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 94
    • 1Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) — Praktisi hukum korporasi Dhifla Wiyani menegaskan badan hukum dapat menjadi subjek dalam tindak pidana korporasi. Ia menyampaikan pandangan tersebut dalam seminar hukum di Jakarta, Jumat (8/5). Menurut Dhifla, aparat penegak hukum dapat menerapkan mekanisme Deferred Prosecution Agreement (DPA) dalam perkara korporasi. Hakim akan menetapkan mekanisme itu setelah pihak terkait memenuhi syarat hukum […]

  • kondisi lahan sempadan sungai di kawasan permukiman padat

    Menteri ATR Usul Tumpang Tindih Sempadan Sungai Dibahas Pansus DPR

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 349
    • 0Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com — Tumpang tindih lahan sempadan sungai terus memicu konflik agraria dan ketidakpastian hukum. Warga yang tinggal di bantaran sungai kerap berhadapan dengan ancaman penggusuran. Di sisi lain, negara belum memberi kejelasan status lahan secara menyeluruh. Masalah ini berdampak langsung pada tata ruang kota dan perlindungan lingkungan. Pemerintah daerah juga kesulitan menata kawasan rawan […]

  • Trump Iran Diplomasi, Marco Rubio menyampaikan upaya diplomasi AS terhadap Iran

    Rubio: Trump punya semua opsi jika Iran gagal capai kesepakatan

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 119
    • 0Komentar

    WASHINGTON, (kabaristana.com) – Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio menegaskan Presiden Donald Trump tetap mengutamakan jalur diplomasi dalam hubungan dengan Iran. Meski demikian, Trump menyiapkan sejumlah opsi apabila Teheran menolak melanjutkan kesepakatan yang telah dibangun kedua negara. Rubio mengatakan pemerintah Amerika Serikat masih membuka ruang negosiasi dan berharap Iran tetap melanjutkan proses dialog. “Presiden […]

  • Prabowo Eksekusi Blok Masela untuk memperkuat ketahanan energi nasional

    Prabowo Eksekusi Blok Masela, Ichi Amahoru: Harapan Kesejahteraan Masyarakat Indonesia Timur

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 311
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) — Ketua Koalisi Pemuda Indonesia Timur (KPIT), Ichi Amahoru, mengapresiasi langkah Presiden Prabowo Subianto yang merealisasikan pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Blok Masela. Menurutnya, keputusan tersebut menjadi tonggak penting untuk mempercepat pembangunan dan pemerataan kesejahteraan di kawasan Indonesia Timur. Ichi menilai pemerintah akhirnya menjawab harapan masyarakat setelah proyek tersebut tertunda selama bertahun-tahun. Selain […]

expand_less