Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis & Industri » Dua Kapal Tanker Pertamina Terkendala Melintasi Selat Hormuz, Ini Penyebabnya

Dua Kapal Tanker Pertamina Terkendala Melintasi Selat Hormuz, Ini Penyebabnya

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
  • visibility 289
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (Kabaristana.com) || 1 April 2026 – Dua kapal tanker milik Pertamina belum berhasil melintasi Selat Hormuz. Kondisi ini memicu perhatian publik karena kapal dari negara lain, termasuk Malaysia, tetap bisa melintas tanpa tarif tambahan.

Perizinan jadi faktor utama

Otoritas maritim di kawasan Teluk menerapkan aturan ketat. Setiap kapal harus memenuhi dokumen pelayaran, asuransi, dan standar keamanan. Perbedaan kontrak pengiriman juga memengaruhi proses izin.

Petugas sering melakukan pemeriksaan tambahan pada kapal tertentu. Proses ini dapat memperlambat perjalanan, terutama jika dokumen belum sepenuhnya sinkron.

Faktor geopolitik memperketat pengawasan

Selat Hormuz berada di kawasan dengan tensi tinggi. Negara-negara di sekitar jalur ini meningkatkan pengawasan untuk menjaga keamanan.

Kapal tanker harus melewati kontrol ketat sebelum melintas. Situasi ini dapat menyebabkan antrean, terutama saat lalu lintas meningkat.

Malaysia gunakan jalur dan skema berbeda

Operator dari Malaysia cenderung memakai jalur distribusi yang lebih terintegrasi. Mereka juga menggunakan kontrak dagang yang sudah mapan.

Skema tersebut mempercepat proses administrasi. Akibatnya, kapal dapat melintas lebih lancar tanpa hambatan berarti.

Dampak terhadap pasokan energi

Keterlambatan ini berpotensi mengganggu distribusi energi. Namun, Pertamina memastikan stok nasional tetap aman.

Perusahaan mengatur pasokan melalui cadangan dan jalur alternatif. Pemerintah juga terus berkoordinasi untuk menjaga stabilitas distribusi.

Kondisi di Selat Hormuz menunjukkan kompleksitas distribusi energi global. Faktor regulasi, keamanan, dan kontrak dagang saling memengaruhi kelancaran pelayaran.

Perbedaan perlakuan antarnegara menjadi bukti bahwa sistem logistik energi tidak hanya bergantung pada kesiapan teknis, tetapi juga strategi dan kerja sama internasional.

  • Penulis: Rahman
  • Editor: Nur Wayda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Raja Juli Antoni menjawab wartawan di Istana setelah Prabowo panggil Raja Juli ke Istana.

    Dipanggil Prabowo ke Istana, Menhut Raja Juli Siapkan Laporan Pendanaan 57 Taman Nasional

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 278
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) | Presiden Prabowo Subianto memanggil Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni untuk menghadiri rapat terbatas di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Kamis siang. Pertemuan berlangsung sekitar pukul 13.30 WIB. Raja Juli mengatakan ia belum mengetahui agenda rapat tersebut. Meski begitu, ia membawa sejumlah bahan laporan terkait sektor kehutanan. “Saya diminta menghadap pukul 13.30 WIB. Agendanya […]

  • Korban terakhir Sungai Mapili dievakuasi oleh tim SAR gabungan menggunakan perahu karet di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat.

    Korban Terakhir Tenggelam di Sungai Mapili Ditemukan, Operasi SAR Resmi Berakhir

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) — Tim SAR gabungan menemukan korban terakhir peristiwa tenggelam di Sungai Mapili, Desa Segerang, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, pada Minggu (7/6). Penemuan tersebut sekaligus mengakhiri operasi pencarian terhadap lima anak yang terlibat dalam insiden tragis itu. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Mamuju, Mahmud Afandi, mengatakan tim SAR menemukan Dermawan (6) sekitar pukul […]

  • BPOM bongkar pabrik obat ilegal di Jawa Barat

    BPOM Bongkar Pabrik Obat Ilegal di Jabar dan Jateng, Sita Lebih dari 1 Miliar Tablet OOT

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Jakarta , (kabaristana.com) – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) membongkar pabrik obat ilegal di Jawa Barat dan Jawa Tengah. Dalam operasi itu, petugas menemukan lebih dari satu miliar tablet obat-obatan tertentu (OOT) dan bahan baku senilai Rp398 miliar. Kepala BPOM, Taruna Ikrar, menegaskan penyalahgunaan OOT kini menjadi ancaman serius di Bogor dan Depok. Ia […]

  • MLSC Bekasi 2025 Saira Clara Devina menggiring bola di final KU 12

    Peserta MLSC Bekasi Seri 2 Meningkat, Sepak Bola Putri Kian Diminati

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 168
    • 2Komentar

    Bekasi, (kabaristana.com) – Tren pertumbuhan sepak bola putri di Indonesia kembali menguat. Peningkatan jumlah peserta dalam ajang MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Bekasi Seri 2 musim 2025–2026 menjadi buktinya. Panitia menggelar turnamen ini pada 28 April hingga 3 Mei di Bekasi International Soccer Field dan Lapangan Yonif 202 Tajimalela, Kota Bekasi, Jawa Barat. Sebanyak 1.164 siswi […]

  • Ilustrasi OTT KPK Tulungagung kasus korupsi

    KPK Amankan 16 Orang dalam OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Turut Ditangkap

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 236
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) || Kasus OTT KPK Tulungagung kembali menarik perhatian publik setelah Komisi Pemberantasan Korupsi menangkap sejumlah pihak di Jawa Timur. Dalam operasi tersebut, tim KPK mengamankan 16 orang, termasuk Bupati Gatut Sunu Wibowo. Langkah ini menunjukkan keseriusan KPK dalam menindak dugaan korupsi di daerah. Kronologi OTT KPK Tulungagung Tim KPK bergerak pada April 2026 […]

  • China tak pasok senjata ke Iran disampaikan Karoline Leavitt dalam konferensi pers Gedung Putih

    China Klaim Tak Pasok Senjata ke Iran, Gedung Putih Sampaikan Jaminan ke Trump

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 193
    • 0Komentar

    WASHINGTON, (Kabaristana.com) || Isu China tak pasok senjata ke Iran menjadi perhatian global setelah Gedung Putih mengonfirmasi adanya jaminan dari Presiden China, Xi Jinping, kepada Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Juru Bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, menyampaikan bahwa Xi secara langsung menegaskan posisi tersebut dalam komunikasi dengan Trump. Pernyataan ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan di […]

expand_less