Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » International » Menlu kecam Israel atas Aneksasi Ilegal di Tepi Barat

Menlu kecam Israel atas Aneksasi Ilegal di Tepi Barat

  • account_circle Adrian Moita
  • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
  • visibility 431
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, kabaristana.com | Menlu kecam Israel atas langkah sepihak yang memaksakan kedaulatan tidak sah di Tepi Barat. Menteri Luar Negeri Indonesia, Sugiono, menegaskan bahwa kebijakan tersebut mempercepat aneksasi ilegal wilayah Palestina dan melanggar hukum internasional.

Sugiono menyampaikan kecaman itu melalui pernyataan bersama dengan menteri luar negeri Mesir, Yordania, Pakistan, Arab Saudi, Turkiye, Uni Emirat Arab, dan Qatar. Kementerian Luar Negeri RI memublikasikan pernyataan tersebut melalui media sosial X pada Senin.

Dalam pernyataan bersama itu, para menteri mengecam keputusan Israel yang memperluas permukiman serta memberlakukan aturan hukum dan administratif baru di Tepi Barat. Mereka menyebut langkah tersebut sebagai pelanggaran hukum internasional dan ancaman serius terhadap perdamaian.

Menlu kecam Israel Bersama Tujuh Negara Muslim

Para menteri menegaskan bahwa Israel tidak memiliki kedaulatan atas wilayah Palestina yang diduduki. Oleh karena itu, mereka menolak klaim sepihak Israel atas Tepi Barat dan menilai kebijakan tersebut mendorong pengusiran rakyat Palestina.

Selain itu, sikap Menlu kecam Israel memperkuat posisi diplomasi Indonesia yang konsisten mendukung kemerdekaan Palestina dan penyelesaian konflik secara damai.

Menlu kecam Israel dan Tolak Klaim Kedaulatan

Selanjutnya, para menteri memperingatkan dampak kebijakan ekspansionis Israel yang terus berlanjut. Kebijakan itu berpotensi memicu kekerasan serta memperluas konflik di kawasan Timur Tengah.

Delapan negara tersebut juga menegaskan dukungan terhadap hak rakyat Palestina untuk membentuk negara merdeka berdasarkan garis 4 Juni 1967, dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kota.

Menlu kecam Israel yang Langgar Resolusi PBB

Para menteri menyatakan bahwa kebijakan Israel di Tepi Barat bertentangan dengan resolusi Dewan Keamanan PBB, khususnya Resolusi 2334. Resolusi itu mengecam seluruh upaya yang mengubah komposisi demografis dan status wilayah Palestina sejak 1967, termasuk Yerusalem Timur.

Selain itu, para menteri merujuk pendapat nasihat Mahkamah Internasional tahun 2024. Mahkamah menyatakan bahwa kebijakan dan praktik Israel di wilayah Palestina yang diduduki melanggar hukum internasional dan menuntut penghentian pendudukan.

Desakan kepada Komunitas Internasional

Oleh karena itu, para menteri mendesak komunitas internasional bertindak tegas. Mereka meminta negara-negara dunia memenuhi tanggung jawab hukum dan moral untuk menghentikan eskalasi di Tepi Barat.

Para menteri juga meminta Israel menghentikan pernyataan provokatif para pejabatnya. Menurut mereka, langkah tersebut penting untuk mencegah konflik yang lebih luas.

Pada akhirnya, para menteri menegaskan bahwa solusi dua negara menjadi satu-satunya jalan menuju perdamaian yang adil dan berkelanjutan. Mereka menyatakan dukungan terhadap resolusi internasional dan Arab Peace Initiative demi stabilitas kawasan.

  • Penulis: Adrian Moita
  • Editor: Nur Wayda
  • Sumber: ANTARA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pencatatan perkawinan penghayat didorong Komnas Perempuan di Kuningan

    Komnas Perempuan soroti kendala pencatatan nikah penghayat kepercayaan

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 182
    • 0Komentar

    KUNINGAN, (kabaristana.com – Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) meminta pemerintah pusat dan daerah memperkuat layanan jemput bola untuk pencatatan perkawinan masyarakat adat dan penghayat kepercayaan. Wakil Ketua Komnas Perempuan Dahlia Madanih menyampaikan dorongan tersebut saat berada di Kuningan, Jawa Barat, Jumat. Menurutnya, langkah itu penting untuk mempercepat pemenuhan hak sipil masyarakat penghayat […]

  • Kisah Nabi Nuh

    Kisah Nabi Nuh: Mengapa Hewan Diselamatkan dan Manusia Ditinggalkan

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Porondosi
    • visibility 2.067
    • 0Komentar

    Jakarta, kabaristana.com – Kisah Nabi Nuh sering dipahami sebagai cerita tentang bahtera dan banjir besar. Padahal, kisah ini menyimpan pelajaran moral yang jauh lebih dalam. Dari sini muncul satu pertanyaan penting: mengapa Nabi Nuh menyelamatkan hewan, sementara banyak manusia justru ditinggalkan? Selama ratusan tahun, Nabi Nuh berdakwah dengan kesabaran luar biasa. Dengan keteguhan hati, ia […]

  • FAMHI desak pencabutan IUP PT WIN terkait dugaan kerusakan lingkungan dan ancaman keselamatan masyarakat di Konawe Selatan Sulawesi Tenggara.

    FAMHI DESAK PEMERINTAH CABUT IUP PT WIJAYA INTI NUSANTARA (WIN) ATAS DUGAAN KERUSAKAN LINGKUNGAN DAN ANCAMAN KESELAMATAN MASYARAKAT

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Forum Advokasi Mahasiswa Hukum Indonesia (FAMHI) mendesak Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI segera mengevaluasi dan mencabut Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Wijaya Inti Nusantara (WIN) di Desa Torobulu, Kecamatan Laeya, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara. FAMHI menyampaikan desakan tersebut setelah berbagai laporan dan temuan lapangan mengungkap dugaan kerusakan lingkungan […]

  • Aksi mahasiswa terkait kejahatan lingkungan PT TMS di Jakarta

    Mahasiswa Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan PT TMS, KPK Diminta Bertindak

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 429
    • 0Komentar

    JAKARTA, Kabaristana.com | Koalisi Mahasiswa Bersatu menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta. Dalam aksi itu, massa mendesak aparat penegak hukum memeriksa istri Gubernur Sulawesi Tenggara terkait dugaan keterlibatan dalam kasus kejahatan lingkungan. Kasus tersebut berkaitan dengan dugaan penyerobotan kawasan hutan lindung oleh PT TMS. Para mahasiswa dan aktivis lingkungan […]

  • Trofi Piala Dunia 2026 di Jakarta, Dipamerkan di JICC

    Trofi Piala Dunia 2026 di Jakarta, Dipamerkan di JICC

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 384
    • 0Komentar

      Jakarta, kabaristana.com -Trofi Piala Dunia 2026 di Jakarta menarik perhatian besar pecinta sepak bola nasional sejak hari pertama pameran. Panitia menampilkan trofi paling prestisius di dunia sepak bola tersebut di Jakarta International Convention Centre (JICC). Sejak pagi, masyarakat dari berbagai kalangan memadati lokasi untuk menyaksikan langsung ikon kejayaan sepak bola dunia. (22/01/2026). Kehadiran trofi […]

  • Blokade Laut Iran: AS Klaim Lumpuhkan Perdagangan 36 Jam

    Blokade Laut AS ke Iran Berlaku Cepat, CENTCOM Klaim Perdagangan Maritim Lumpuh dalam 36 Jam

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 195
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) || Blokade laut Iran menjadi perhatian dunia setelah CENTCOM mengklaim berhasil menghentikan sebagian besar aktivitas perdagangan maritim Iran dalam waktu kurang dari 36 jam. Operasi ini langsung memengaruhi lalu lintas kapal di kawasan strategis Timur Tengah. Komandan CENTCOM, Brad Cooper, menegaskan pasukan Amerika Serikat bergerak cepat sejak awal operasi. Mereka mengawasi kapal yang […]

expand_less