Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Produksi Minyak Naik Signifikan, PEP Zona 4 Genjot Sumur Lama dengan Teknologi ESP

Produksi Minyak Naik Signifikan, PEP Zona 4 Genjot Sumur Lama dengan Teknologi ESP

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
  • visibility 189
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (Kabaristana.com) || PT Pertamina EP (PEP) Zona 4 meningkatkan produksi minyak melalui intervensi sumur LBK-29 di Muara Enim, Sumatera Selatan. Langkah ini sekaligus memperkuat strategi optimalisasi sumur lama.

Pada 24 Maret 2026, uji alir menunjukkan hasil signifikan. Sumur LBK-29 menghasilkan 552 barel minyak per hari dan 0,35 MMSCFD gas. Dengan demikian, produksi meningkat tajam dibanding capaian sebelumnya sebesar 205 BOPD.

Sebelumnya, sumur tersebut berhenti berproduksi sejak 13 Maret 2026. Kondisi itu terjadi karena tekanan alami reservoir menurun. Oleh karena itu, PEP Zona 4 segera mengambil langkah teknis.

Selanjutnya, tim melakukan intervensi pada 20–24 Maret 2026. Dalam proses itu, tim memasang teknologi electric submersible pump (ESP) untuk mengangkat fluida ke permukaan.

Selain itu, ESP bekerja menggunakan sistem pompa sentrifugal. Teknologi ini mampu meningkatkan laju produksi secara stabil. Bahkan, operator dapat mengendalikan sistem dengan lebih mudah. Karena itu, metode ini cocok untuk sumur dalam seperti LBK-29.

Di sisi lain, manajemen PEP Zona 4 menegaskan fokus pada optimalisasi sumur eksisting. Dengan strategi ini, perusahaan dapat meningkatkan produksi secara efisien dan cepat. Tidak hanya itu, risiko operasional juga bisa ditekan.

Lebih lanjut, upaya ini turut mendukung ketahanan energi nasional. Produksi dari sumur lama memberikan kontribusi nyata terhadap pasokan energi.

Sementara itu, perusahaan tetap mengutamakan aspek HSSE. PEP Zona 4 memastikan keselamatan pekerja, masyarakat, dan lingkungan dalam setiap kegiatan operasional.

Ke depan, PEP Zona 4 akan terus meningkatkan produksi migas. Untuk itu, perusahaan menggabungkan eksplorasi baru dengan optimalisasi sumur lama agar hasil tetap berkelanjutan.

  • Penulis: Rahman
  • Editor: Nur Wayda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • kenaikan tarif AS terhadap Korea Selatan dibahas dalam pertemuan dagang bilateral

    Kenaikan Tarif AS terhadap Korea Selatan Dibahas di Washington

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 299
    • 0Komentar

    Kenaikan tarif AS terhadap Korea Selatan menjadi perhatian serius pemerintah Seoul. Rencana kebijakan perdagangan tersebut mendorong langkah diplomasi langsung ke Washington. Jakarta, kabaristana.com | Kenaikan tarif AS terhadap Korea Selatan mendorong pemerintah Seoul mengambil langkah diplomasi langsung ke Amerika Serikat. Pemerintah Korea Selatan menilai komunikasi bilateral penting untuk menjaga kepastian perdagangan dan stabilitas ekonomi. Kantor […]

  • Sony Sonjaya Justice Collaborator saat menjalani proses hukum di Kejaksaan Agung.

    Kejagung segera periksa Sony Sonjaya, justice collaborator kasus BGN

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Kejaksaan Agung (Kejagung) segera memeriksa mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya. Pemeriksaan itu bertujuan mengonfirmasi permohonan Justice Collaborator (JC) yang Sony ajukan dalam kasus dugaan korupsi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) 2025–2026. Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi, mengatakan penyidik masih mempelajari permohonan tersebut. Setelah itu, penyidik akan […]

  • sultan hb ix uang untuk rakyat yogyakarta

    Tak Tega Rakyat Terpuruk, Raja Jawa Salurkan Dana Pribadi Setara Rp20 Miliar

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 214
    • 0Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com | Sultan HB IX uang menjadi penyangga hidup ribuan warga Yogyakarta pada 1947. Saat perang dan agresi militer memiskinkan rakyat, Sultan Hamengkubuwana IX memilih menguras dana pribadinya demi mencegah krisis sosial yang lebih luas. Situasi itu muncul ketika Belanda melancarkan Agresi Militer untuk merebut kembali Indonesia. Aktivitas ekonomi berhenti total. Pegawai negeri kehilangan […]

  • Kegiatan Prabowo telepon pemimpin dunia dalam suasana Idulfitri

    Diplomasi Lebaran: Prabowo Jalin Silaturahmi dengan Pemimpin Dunia Muslim

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 148
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Presiden Prabowo Subianto memanfaatkan momentum Idulfitri 1447 Hijriah untuk mempererat hubungan internasional. Ia secara langsung menelepon sejumlah pemimpin negara sahabat di dunia Islam. Dalam komunikasi tersebut, Prabowo menyampaikan ucapan selamat Idulfitri. Selain itu, ia juga menegaskan komitmen Indonesia untuk memperkuat kerja sama global. Beberapa pemimpin yang dihubungi antara lain Presiden Turki Recep […]

  • Dari Dugaan hingga Klarifikasi: Mengurai Fakta Penyaluran BBM Bersubsidi di Luwu Timur

    Dari Dugaan hingga Klarifikasi: Mengurai Fakta Penyaluran BBM Bersubsidi di Luwu Timur

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 136
    • 0Komentar

    LUWU TIMUR, (Kabaristana.com) || Rabu (15/04/2026) – Isu penyaluran BBM subsidi untuk sektor pertanian di Kabupaten Luwu Timur menarik perhatian publik. Portal Batarapos.com memuat isu tersebut pada Selasa (14/4/2026). Pemberitaan itu menyinggung dugaan penyalahgunaan surat rekomendasi dinas. Selain itu, pengelola SPBU menyampaikan keluhan. Kepala Dinas Pertanian juga disebut terkejut. Namun, sehari kemudian, pihak terkait langsung […]

  • dampak konflik Timur Tengah terhadap krisis pangan global terlihat dari kerusakan akibat serangan rudal di Bnei Brak Israel

    Krisis Timur Tengah Picu Ancaman Kelaparan Global, 45 Juta Orang Terancam

    • calendar_month Sabtu, 21 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 158
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Konflik yang terus memanas di Timur Tengah kini mendorong ancaman kelaparan global. World Food Programme (WFP) memperingatkan bahwa hingga 45 juta orang tambahan bisa jatuh ke kondisi rawan pangan akut jika konflik berlanjut dan harga energi tetap tinggi. Selain itu, angka tersebut akan menambah sekitar 318 juta orang yang saat ini sudah […]

expand_less