Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Metro » Oditur: Tiga Terdakwa TNI Tidak Terbukti Rencanakan Pembunuhan Kacab Bank

Oditur: Tiga Terdakwa TNI Tidak Terbukti Rencanakan Pembunuhan Kacab Bank

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
  • visibility 182
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (kabaristana.com0) – Oditur Militer II-07 Jakarta Mayor Chk Wasinton Marpaung menegaskan tiga terdakwa anggota TNI AD tidak merencanakan pembunuhan terhadap kepala cabang bank berinisial MIP (37). Pernyataan itu ia sampaikan usai sidang pembacaan tuntutan di Pengadilan Militer II-08 Jakarta, Senin.

Wasinton menjelaskan fakta persidangan tidak menunjukkan adanya niat awal para terdakwa untuk menghabisi nyawa korban. Menurut dia, peristiwa itu terjadi secara spontan setelah rangkaian kejadian di lokasi.

“Fakta hukum di persidangan menunjukkan tidak ada rencana awal untuk membunuh korban,” kata Wasinton.

Meski begitu, Oditur Militer tetap menilai ketiga terdakwa bersalah karena tindakan mereka menyebabkan korban meninggal dunia. Majelis memeriksa keterangan saksi, alat bukti, dan fakta persidangan sebelum menyimpulkan perkara tersebut.

Serka Mochamad Nasir Hadapi Dakwaan Pembunuhan

Oditur Militer menyatakan terdakwa pertama, Serka Mochamad Nasir, melanggar Pasal 338 KUHP juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP karena sengaja merampas nyawa korban bersama pelaku lain.

Selain itu, Nasir juga menyembunyikan jasad korban untuk menghilangkan jejak kematian. Tindakan itu melanggar Pasal 181 KUHP juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Menurut Wasinton, upaya menyembunyikan jasad korban menjadi bagian dari rangkaian tindakan pidana setelah kejadian berlangsung.

Dua Terdakwa Lain Terlibat Perampasan Kemerdekaan

Untuk terdakwa kedua Kopda Feri Herianto dan terdakwa ketiga Serka Frengky Yaru, Oditur Militer menilai keduanya melakukan perampasan kemerdekaan seseorang secara melawan hukum hingga menyebabkan korban meninggal dunia.

Keduanya melanggar Pasal 333 ayat (3) KUHP juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP karena melakukan tindakan tersebut secara bersama-sama.

Wasinton juga menegaskan para terdakwa tidak memiliki alasan pembenar maupun alasan pemaaf atas tindakan mereka. Karena itu, mereka wajib mempertanggungjawabkan perbuatannya di depan hukum.

Oditur Tuntut Hukuman Penjara dan Pemecatan

Dalam sidang tuntutan, Oditur Militer meminta majelis hakim menjatuhkan hukuman penjara 12 tahun kepada Serka Mochamad Nasir.

Selanjutnya, Kopda Feri Herianto menghadapi tuntutan 10 tahun penjara. Sementara itu, Serka Frengky Yaru menghadapi tuntutan empat tahun penjara.

Selain hukuman badan, Oditur Militer juga meminta pemecatan Serka Nasir dan Kopda Feri Herianto dari dinas militer TNI AD.

Dalam persidangan, para terdakwa mengaku melakukan tindakan tersebut karena ingin mendapatkan uang.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • kebijakan hemat BBM Prabowo dalam sidang kabinet

    Prabowo Kaji Kebijakan Hemat BBM dan WFH 50 Persen Dampak Gejolak Perang Timur Tengah

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 289
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) | Presiden Prabowo Subianto mempertimbangkan kebijakan penghematan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) sebagai respons terhadap dampak konflik yang terjadi di kawasan Timur Tengah. Salah satu opsi yang muncul ialah penerapan sistem kerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi sebagian pegawai. Prabowo menyampaikan rencana tersebut saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana […]

  • penyiraman air keras aktivis KontraS ilustrasi kekerasan terhadap aktivis HAM

    TNI Turun Tangan Selidiki Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 237
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) | Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) mulai menelusuri kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Adrie Yunus. Langkah ini muncul setelah opini publik ramai mengaitkan institusi TNI dengan insiden tersebut. Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah menyampaikan bahwa TNI […]

  • demo mahasiswa Ifishdeco di Bareskrim Polri

    Mahasiswa Demo di Bareskrim, Desak Usut Dugaan Pelanggaran Tambang PT Ifishdeco

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 264
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) || Mahasiswa menggelar demo kasus Ifishdeco di kantor Bareskrim Polri dan Ditjen Minerba pada 10 April 2026. Mereka menuntut aparat mengusut dugaan pelanggaran tambang nikel di Kecamatan Tinanggea. Massa aksi menilai PT Ifishdeco beroperasi di luar wilayah izin usaha pertambangan (IUP). Mereka juga menyebut perusahaan memasuki lahan enklaf milik warga. Aktivitas itu merusak […]

  • megaproyek RDMP Balikpapan kilang minyak Pertamina

    Prabowo Dijadwalkan Resmikan Megaproyek RDMP Balikpapan

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 434
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) | Presiden Prabowo Subianto akan meresmikan megaproyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan pada Senin, 12 Januari 2026. Pemerintah menghadirkan proyek strategis nasional ini untuk memperkuat ketahanan energi Indonesia. PT Pertamina (Persero) menginvestasikan sekitar Rp123 triliun untuk mengembangkan kilang minyak mentah Balikpapan. Melalui proyek ini, Pertamina meningkatkan kapasitas pengolahan minyak sekaligus memperkuat infrastruktur […]

  • timnas hoki Indonesia Oman kualifikasi Asian Games 2026 Bangkok

    Indonesia Tumbang 1-4 dari Oman, Evaluasi Jadi Kunci Laga Berikutnya di Kualifikasi Asian Games 2026

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 255
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) || Timnas hoki Indonesia Oman menjadi perhatian dalam kualifikasi Asian Games 2026 setelah Indonesia kalah 1-4 dari Oman. Hasil ini mendorong tim untuk segera melakukan evaluasi demi menjaga peluang lolos dari fase grup. Jalannya Pertandingan Indonesia membuka laga dengan permainan agresif. Serangan cepat dari lini depan membuahkan hasil ketika Aulia Akbar Al Ardh […]

  • KPK Geledah Rumah Kontraktor di Gorontalo, Diduga Terkait OTT Bupati Bolmut

    KPK Geledah Rumah Kontraktor di Gorontalo, Diduga Terkait OTT Bupati Bolmut

    • calendar_month Rabu, 30 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Gorontalo — Tim Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah sebuah rumah mewah milik kontraktor di Jalan Palu, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo, Selasa (29/9/2026) sore. Penggeledahan tersebut diduga kuat berkaitan dengan pengembangan Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menjerat Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena. Kediaman yang digeledah diketahui milik kontraktor kawakan Adnan Mbuinga alias […]

expand_less