Menag Nasaruddin Umar Resmikan Pembangunan Gedung Baru Fakultas Ushuluddin UIN Jakarta
- account_circle Rahman
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 42
- comment 0 komentar
- print Cetak

Foto : Peresmian peletakan batu pertama pembangunan Gedung Fakultas Ushuluddin UIN Jakarta.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA, (Kabaristana.com) – Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, meresmikan pembangunan gedung baru Fakultas Ushuluddin UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada Kamis. Ia memimpin langsung prosesi peletakan batu pertama.
Langkah ini memperkuat peran Fakultas Ushuluddin sebagai pusat kajian Islam. Selain itu, pembangunan ini meningkatkan kualitas fasilitas akademik berbasis teknologi.
Peran Historis dan Harapan Keilmuan
Menag menegaskan bahwa fakultas ini memiliki sejarah panjang. Fakultas Ushuluddin pernah menjadi episentrum studi Islam di Indonesia. Bahkan, tokoh besar seperti Harun Nasution dan Quraish Shihab lahir dari lingkungan ini.
Karena itu, ia mendorong fakultas kembali menjadi rujukan utama. “Kita harus menjadi produsen ilmu, bukan sekadar konsumen,” tegasnya.
Fasilitas Modern Berbasis Teknologi
Selain itu, Menag menyoroti pentingnya fasilitas modern. Ia meminta kampus menghadirkan e-library dan ruang diskusi ilmiah. Ia juga mendorong penguatan ekosistem riset.
Menurutnya, perpustakaan harus bertransformasi. Perpustakaan kini berfungsi sebagai pusat akses digital. Oleh sebab itu, dosen dan peneliti harus aktif mempublikasikan karya ilmiah.
Nama Gedung dan Makna Simbolik
Gedung baru ini akan memakai nama Gedung Prof Dr K.H. Nasaruddin Umar. Penamaan ini menjadi bentuk penghargaan atas kontribusinya.
Selain itu, nama tersebut menjadi simbol penguatan identitas akademik. Fakultas Ushuluddin diharapkan semakin dikenal di tingkat global.
Dukungan Rektor dan Capaian Global
Sementara itu, Rektor UIN Jakarta, Asep Saepudin Jahar, menyatakan dukungan penuh. Ia menyebut pembangunan ini sejalan dengan capaian global kampus.
Saat ini, UIN Jakarta menempati peringkat ke-29 dunia bidang studi agama versi QS World University Rankings 2026. Karena itu, kampus terus memperkuat integrasi keilmuan.
Ia juga menambahkan bahwa kampus sedang menyiapkan transformasi menuju PTKN-BH.
Detail Proyek Pembangunan
Panitia mencatat pembangunan berlangsung di Kampus II. Lahan proyek seluas 2.889,7 meter persegi. Sementara itu, total luas bangunan mencapai 4.554 meter persegi.
Gedung ini akan memiliki tujuh lantai. Selain itu, proyek sudah memenuhi aspek legalitas dan dukungan infrastruktur.
Harapan Fakultas ke Depan
Dekan Fakultas Ushuluddin, Ismatu Ropi, menyampaikan harapan besar. Ia ingin pembangunan ini menjadi titik balik kebangkitan tradisi keilmuan Islam.
Selain itu, ia menegaskan komitmen untuk memperkuat posisi UIN Jakarta di tingkat global.
- Penulis: Rahman
- Editor: Nur Wayda

Saat ini belum ada komentar