Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » News » Paparkan Kinerja Pemberantasan Narkoba, BNN Usulkan Tambahan Anggaran Rp5,05 Triliun

Paparkan Kinerja Pemberantasan Narkoba, BNN Usulkan Tambahan Anggaran Rp5,05 Triliun

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
  • visibility 101
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (kabaristana.com) — Badan Narkotika Nasional (BNN) mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp5,05 triliun untuk tahun anggaran 2027.

BNN membutuhkan tambahan dana untuk memperkuat program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Sestama BNN Tantan Sulistyana menyampaikan usulan tersebut dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR RI. Rapat berlangsung di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (1/9/2026).

BNN Dapat Pagu Rp1,44 Triliun

Tantan mengatakan BNN memperoleh pagu anggaran 2027 sebesar Rp1,44 triliun.

Anggaran itu terdiri dari Rp1,29 triliun untuk belanja operasional. Kemudian, BNN mendapat Rp155,93 miliar untuk belanja nonoperasional.

“BNN memperoleh anggaran sebesar Rp1,44 triliun dengan alokasi per jenis belanja sebesar Rp1,29 triliun untuk belanja operasional dan Rp155,93 miliar untuk belanja non-operasional,” kata Tantan.

Menurut Tantan, pagu tersebut turun Rp69,55 miliar dari pagu awal 2026. Penurunan itu mencapai 4,59 persen.

Selain itu, BNN memperoleh alokasi baru melalui Surat Berharga Syariah Negara (SBSN). Nilainya mencapai Rp93 miliar.

BNN akan menggunakan dana tersebut untuk membangun Pusat Layanan Terpadu P4GN.

Tantan menjelaskan keterbatasan anggaran membuat sejumlah kebutuhan belum memperoleh alokasi. Kebutuhan itu mencakup layanan rehabilitasi dan uji narkotika.

Selain itu, BNN juga membutuhkan anggaran untuk layanan asesmen terpadu. Program prioritas nasional juga membutuhkan dukungan anggaran.

“Berdasarkan kondisi pagu anggaran tersebut, alokasi untuk menunjang tugas fungsi seperti belanja layanan publik terkait rehabilitasi, uji narkotika, layanan asesmen terpadu, dan belanja prioritas nasional tidak dapat terpenuhi,” ujarnya.

BNN Ajukan Tambahan Rp5,05 Triliun

Karena kondisi tersebut, BNN mengajukan tambahan anggaran sebesar Rp5,05 triliun untuk 2027.

Usulan itu terdiri dari pinjaman luar negeri sebesar Rp3,54 triliun. BNN juga mengajukan Rupiah Murni sebesar Rp1,51 triliun.

“Dalam pelaksanaan program P4GN untuk mendukung Asta Cita dan program prioritas Presiden, BNN mengusulkan tambahan anggaran tahun 2027 sebesar Rp5,05 triliun,” kata Tantan.

Menurut dia, tambahan dana itu akan mendukung berbagai program pemberantasan narkotika.

BNN mengusulkan Rp579,27 miliar untuk bidang pemberantasan. Anggaran tersebut akan memperkuat kegiatan operasional pemberantasan narkotika.

Selanjutnya, BNN mengajukan Rp229,43 miliar untuk bidang rehabilitasi.

Dana itu akan mendukung layanan rehabilitasi rawat inap dan rawat jalan. BNN juga akan menggunakannya untuk pascarehabilitasi dan rehabilitasi keliling.

Selain itu, BNN akan memperkuat layanan tele-rehabilitasi.

Anggaran Laboratorium dan Data

BNN juga mengajukan Rp105,01 miliar untuk bidang laboratorium.

Dana tersebut akan mendukung layanan uji laboratorium. BNN juga akan menggunakannya untuk pengadaan sarana drug sniffer dog analysis.

Untuk bidang data dan informasi, BNN mengusulkan Rp74,71 miliar.

Dana tersebut akan mendukung pelaksanaan Survei Prevalensi Penyalahgunaan Narkoba. BNN melaksanakan survei tersebut setiap dua tahun.

Tantan menilai kebutuhan anggaran tersebut penting untuk memperkuat pelaksanaan P4GN. Menurutnya, dukungan anggaran juga berkaitan dengan upaya pemerintah menjalankan Asta Cita.

BNN Ungkap 3,37 Ton Cannabis Buds

Dalam rapat itu, Tantan juga menyampaikan sejumlah hasil pengungkapan kasus narkotika.

Pada Juli 2026, BNN mengamankan cannabis buds seberat 3,37 ton di Gresik.

Menurut Tantan, pengungkapan tersebut menyelamatkan sekitar 10,1 juta jiwa. Nilai ekonominya mencapai hampir Rp4,6 triliun.

Kemudian, pada awal Agustus 2026, BNN bersama instansi terkait menjalankan operasi gabungan di perairan Kepulauan Riau.

Petugas mengamankan obat keras jenis ketamin seberat 1,3 ton.

“Keberhasilan ini telah menyelamatkan setidaknya 6,49 juta jiwa anak bangsa dengan potensi nilai ekonomis hampir Rp2,1 triliun,” jelasnya.

Sabu Cair 2,6 Ton Digagalkan

Pada 17 Agustus 2026, BNN kembali menggagalkan penyelundupan narkotika.

Petugas menemukan metamfetamin cair atau sabu cair seberat 2,6 ton di perairan Kepulauan Riau.

Tantan menyebut pengungkapan tersebut menyelamatkan sekitar 14,15 juta jiwa. Nilai ekonominya mencapai Rp8,49 triliun.

Selanjutnya, BNN membongkar jaringan narkotika internasional di perairan Natuna Utara.

BNN menjalankan operasi bersama Bareskrim Polri, Bea Cukai, dan Polda Kepulauan Riau.

Petugas mengintersep kapal kargo Fuq Fuq Chang Sing. Petugas juga mengintersep kapal tanker MV Asli.

Kedua kapal tersebut diduga melakukan transaksi di tengah laut.

Petugas Temukan 800 Kilogram Ketamin

Petugas kemudian menggeledah kapal pada 24 Agustus 2026.

Dari penggeledahan itu, petugas menemukan 800 kilogram ketamin hidroklorida.

Petugas menemukan barang tersebut di bagian buritan kapal.

“Melalui pengungkapan empat ini, kita kembali berhasil menyelamatkan 4 juta jiwa anak bangsa dari bahaya adiksi,” ujar Tantan.

BNN mencatat empat pengungkapan tersebut menyelamatkan sekitar 34,74 juta jiwa.

Tantan juga memperkirakan negara dapat menghemat biaya rehabilitasi hingga Rp694,8 triliun.

“Fakta ini menegaskan bahwa setiap rupiah yang dianggarkan kepada BNN RI telah menghasilkan perlindungan negara yang bernilai ratusan kali lipat lebih besar,” ungkapnya.

BNN Hadapi Modus Baru Peredaran Narkoba

Tantan menilai peredaran gelap narkotika terus berkembang.

Jaringan narkotika juga semakin luas. Para pelaku terus mengembangkan modus operandi.

Selain itu, jenis narkotika baru terus muncul. Pola penyalahgunaan narkotika juga mengalami perubahan.

Karena itu, BNN perlu meningkatkan kapasitas dan kualitas pelaksanaan tugas.

“Kami menyadari bahwa tantangan peredaran gelap narkotika semakin kompleks dan dinamis,” tuturnya.

Menurut Tantan, kondisi tersebut membutuhkan dukungan berbagai pihak. BNN juga membutuhkan anggaran yang memadai untuk menjalankan program P4GN.

“Seluruh usulan anggaran dan dukungan operasional tersebut pada dasarnya merupakan bagian dari ikhtiar dan tanggung jawab moral kita bersama untuk memberikan perlindungan terbaik bagi generasi penerus bangsa,” sambungnya.

  • Penulis: Rahman
  • Editor: Nur Endana
  • Sumber: Tim redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • proses kasus fitnah naik penyidikan oleh Ditreskrimsus

    Kasus Dugaan Fitnah dan Pencemaran Nama Baik Naik ke Tahap Penyidikan di Polda Sultra

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 529
    • 0Komentar

    KENDARI, (Kabaristana.com) || Ditreskrimsus Polda Sulawesi Tenggara menaikkan kasus pencemaran nama baik Ruksamin ke tahap penyidikan. Ruksamin melaporkan seorang bernama Jalil dalam perkara ini. Langkah ini menunjukkan penyidik menemukan bukti awal yang cukup. Oleh karena itu, proses hukum kini masuk tahap lanjutan. SP2HP Tegaskan Status Perkara Penyidik menerbitkan SP2HP Nomor: B/SP2HP/134/III/RES.2.5/2026/Ditreskrimsus pada 31 Maret 2026. […]

  • Tim Basarnas melakukan operasi SAR pesawat ATR

    Operasi SAR Kecelakaan Pesawat ATR Resmi Dihentikan

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 482
    • 0Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com — Penghentian operasi pencarian dan evakuasi kecelakaan pesawat ATR 42-500 memunculkan ketidakpastian bagi keluarga korban. Hingga hari ketujuh pencarian, tim belum menemukan sepuluh penumpang, sehingga negara menutup fase darurat tanpa kepastian nasib seluruh korban. Keputusan ini menarik perhatian publik karena menyangkut tanggung jawab negara dalam menjamin keselamatan transportasi udara serta hak keluarga korban […]

  • Korupsi batu bara menjadi perhatian KPK setelah Asep Guntur Rahayu menyatakan KPK dapat mengambil alih perkara yang mandek.

    Deputi: KPK bisa ambil alih kasus terkait eks Jampidsus jika mandek

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang mengambil alih penanganan dugaan korupsi batu bara yang menyeret nama mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus). KPK akan menempuh langkah itu apabila penyidik tidak lagi menunjukkan perkembangan yang signifikan. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu mengatakan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 memberi […]

  • teknologi gadget masa depan smart home

    Power Up: Advanced Charging Solutions and Battery Tech Innovations

    • calendar_month Sabtu, 24 Feb 2024
    • account_circle ptmbi
    • visibility 598
    • 0Komentar

    JAKARTA, Perkembangan teknologi pada 2023 menunjukkan perubahan besar dalam cara manusia berinteraksi dengan perangkat digital. Gadget tidak lagi sekadar alat bantu, tetapi mulai menjadi bagian dari sistem yang memahami kebutuhan penggunanya. Mulai dari rumah pintar yang mampu membaca kebiasaan hingga wearable yang memantau kondisi tubuh secara mendalam, inovasi teknologi kini bergerak menuju pengalaman yang lebih […]

  • kapal tanker Shenlong Mumbai berbendera Liberia

    Irlandia Siapkan Kebijakan Darurat untuk Redam Lonjakan Harga BBM

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 241
    • 0Komentar

    Harga BBM Irlandia mengalami tekanan akibat kenaikan energi global. Oleh karena itu, pemerintah menyiapkan langkah cepat untuk menjaga daya beli masyarakat. JAKARTA, (Kabaristana.com) | Pemerintah Irlandia mulai menyusun kebijakan untuk menekan harga BBM Irlandia. Langkah ini penting karena kenaikan harga berdampak langsung pada biaya hidup. Selain itu, Perdana Menteri Micheál Martin menyatakan pemerintah mengkaji beberapa […]

  • janin bayi di semarang ditemukan dalam kaleng roti

    Warga Ungaran Geger, Janin Bayi Perempuan Ditemukan dalam Kaleng Roti di Pinggir Sungai

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 298
    • 0Komentar

    SEMARANG, (Kabaristana.com)  | Warga Dusun Jetis, Desa Leyangan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, dikejutkan oleh temuan janin bayi perempuan di sekitar aliran sungai pada Senin (16/3/2026) pagi. Sejumlah anak yang bermain di sekitar sungai melihat sebuah bungkusan mencurigakan sekitar pukul 10.13 WIB. Mereka kemudian mendekati dan membuka bungkusan tersebut karena penasaran. Anak-anak itu menemukan kaleng […]

expand_less