Empat Hal Penting Taklimat Presiden Prabowo kepada Rektor dan Guru Besar
- account_circle Redaksi
- calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
- visibility 323
- comment 0 komentar
- print Cetak

ketgam : Presiden Prabowo Subianto menyalami akademisi disela-sela pemberian taklimat kepada para rektor dan pimpinan perguruan tinggi negeri dan swasta di halaman tengah Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA,(kabaristana.com) – Prabowo Subianto menyampaikan empat poin utama saat memberikan taklimat kepada rektor dan pimpinan perguruan tinggi negeri serta swasta. Acara tersebut berlangsung di halaman tengah Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis.
Sebanyak 1.200 undangan menghadiri kegiatan ini. Para peserta berasal dari kalangan rektor dan guru besar perguruan tinggi di berbagai daerah. Sekretariat Kabinet menyampaikan informasi tersebut melalui unggahan di akun Instagram resminya.
Pada poin pertama, Presiden menegaskan peran strategis akademisi sebagai kekuatan intelektual bangsa. Ia menyebut pimpinan perguruan tinggi, dosen, dan mahasiswa memegang peran penting dalam menjawab tantangan pembangunan nasional. Selain itu, Presiden menilai kalangan kampus mampu mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Selanjutnya, Presiden mendorong perguruan tinggi untuk memimpin penguasaan sains dan teknologi. Ia menekankan pentingnya riset dan inovasi sebagai fondasi kemandirian bangsa. Menurut Presiden, penguasaan teknologi menjadi kunci menghadapi dinamika global dan perubahan geopolitik.
Pada poin ketiga, Presiden menyoroti peningkatan mutu pendidikan tinggi secara menyeluruh. Ia menekankan penguatan kualitas dosen, perbaikan sarana dan prasarana, serta kepastian pembiayaan operasional. Dengan langkah tersebut, perguruan tinggi dapat menjalankan proses pendidikan secara optimal dan berkelanjutan.
Terakhir, Presiden mengajak pemerintah dan perguruan tinggi memperkuat sinergi. Ia berharap kolaborasi tersebut melahirkan kebijakan strategis berbasis kajian ilmiah dan riset. Oleh karena itu, kebijakan nasional dapat berjalan lebih tepat sasaran dan efektif.
Melalui taklimat ini, Presiden menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat peran perguruan tinggi. Pemerintah menempatkan kampus sebagai mitra strategis dalam pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.



Saat ini belum ada komentar