Papua Siapkan 14 Ribu Rumah Rakyat Mulai 2026, Kawasan Pesisir Jadi Proyek Awal
- account_circle Rahman
- calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
- visibility 366
- comment 0 komentar
- print Cetak

ket: biro perekonomian dan administrasi pembangunan.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA,(kabaristana.com) – Pemerintah Provinsi Papua menargetkan pembangunan 14 ribu rumah rakyat mulai 2026 sebagai upaya meningkatkan kualitas hunian masyarakat. Pemerintah akan menjalankan program ini secara bertahap di seluruh wilayah Papua, dengan kawasan pesisir perkotaan sebagai lokasi percontohan tahap awal.
Gubernur Papua Mathius D Fakhiri menyatakan, pemerintah merancang program tersebut untuk menjawab kebutuhan hunian layak sekaligus menata kawasan permukiman agar lebih tertib, sehat, dan terencana. Pemerintah memfokuskan tahap awal pada wilayah yang mudah dijangkau agar masyarakat segera merasakan dampaknya.
“Untuk tahap awal, kami fokuskan di wilayah pesisir perkotaan sebagai percontohan,” ujar Fakhiri di Jayapura.
Di Kota Jayapura, pemerintah provinsi merencanakan pembangunan rumah rakyat di pulau-pulau kosong dan area sekitarnya. Saat ini, Pemerintah Provinsi Papua terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Jayapura guna mematangkan perencanaan teknis serta memastikan kesiapan lokasi pembangunan.
Pemprov Papua juga memastikan pelaksanaan program memperhatikan penataan ruang, penyediaan akses infrastruktur dasar, serta keberlanjutan lingkungan. Melalui pendekatan bertahap dan terukur, pemerintah berharap program ini mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus mendorong penataan kawasan permukiman di Papua.
Meski menjalankan pembangunan secara bertahap, Pemprov Papua tetap mengedepankan kearifan lokal di setiap daerah. Pemerintah menyesuaikan desain bangunan, tata ruang, dan pendekatan pembangunan dengan kondisi sosial dan budaya masyarakat setempat.
Selain itu, pemerintah provinsi menggandeng pemerintah kabupaten dan kota untuk memetakan kebutuhan riil masyarakat. Langkah ini bertujuan agar pembangunan rumah rakyat tepat sasaran dan memberikan manfaat langsung bagi warga.
Untuk menjamin keberlanjutan program, Pemprov Papua menunggu dukungan serta sinkronisasi dari kementerian terkait. Pemerintah berharap kolaborasi lintas sektor tersebut dapat memperkuat pembiayaan, perencanaan, hingga pelaksanaan pembangunan rumah rakyat ke depan.
“Target kami jelas, 14 ribu rumah untuk seluruh Papua. Kami akan terus mendorong program ini bersama pemerintah kabupaten dan kota demi kesejahteraan masyarakat,” tutup Gubernur Papua Mathius D Fakhiri.
- Penulis: Rahman
- Editor: Nur Wayda
- Sumber: https://kabaristana.com



Saat ini belum ada komentar