Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi Global » Mayoritas Warga Korea Selatan Dorong Kenaikan Pajak Orang Kaya di Tengah Isu Keadilan Fiskal

Mayoritas Warga Korea Selatan Dorong Kenaikan Pajak Orang Kaya di Tengah Isu Keadilan Fiskal

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Sabtu, 21 Mar 2026
  • visibility 93
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (Kabaristana.com) | Lebih dari separuh warga Korea Selatan menilai pemerintah perlu menaikkan pajak bagi kelompok berpenghasilan tinggi. Aspirasi ini muncul saat pemerintah mencari cara untuk mengurangi beban pajak pekerja bergaji tetap.

Survei dari Korea Institute for Health and Social Affairs mencatat 56,8% responden menganggap pajak orang kaya masih terlalu rendah. Sebagian bahkan menilai kondisinya sangat rendah.

Pajak Kelas Menengah Dinilai Wajar

Mayoritas responden menilai pajak kelompok menengah dan rendah sudah sesuai. Penilaian ini menunjukkan masyarakat tidak melihat masalah besar pada beban pajak kedua kelompok tersebut.

Namun, kelompok berpenghasilan rendah lebih vokal mendorong kenaikan pajak bagi kalangan atas. Mereka juga paling banyak berharap kelompok kaya menjadi sumber utama pembiayaan program kesejahteraan.

Pemerintah Kaji Penyesuaian Sistem Pajak

Pemerintah kini mengevaluasi kebijakan pajak penghasilan. Salah satu opsi yang muncul adalah mengaitkan lapisan tarif pajak dengan inflasi.

Kebijakan ini bertujuan mencegah masyarakat masuk ke lapisan pajak lebih tinggi hanya karena kenaikan pendapatan nominal, bukan karena peningkatan daya beli.

Kritik terhadap Sistem yang Ada

Sejumlah politisi menilai sistem pajak saat ini belum adil. Mereka menyoroti fenomena kenaikan lapisan pajak yang membebani kelas menengah.

Perwakilan oposisi menyebut kondisi ini berpotensi merusak prinsip keadilan dalam sistem perpajakan karena tidak mencerminkan kemampuan ekonomi riil masyarakat.

Tarif Pajak Masih Relatif Rendah

Data OECD menunjukkan tarif pajak efektif Korea Selatan masih tergolong rendah dibanding negara maju. Pada 2023, tarif pajak pekerja lajang hanya sekitar 6,9%.

Angka ini jauh di bawah negara seperti Australia, Amerika Serikat, dan Prancis. Kondisi tersebut membuka ruang bagi pemerintah untuk meningkatkan penerimaan pajak.

Tantangan dan Rekomendasi

Para ahli menilai banyaknya potongan pajak menekan tarif efektif. Selain itu, jumlah pekerja yang tidak membayar pajak juga masih tinggi.

Sebagai langkah perbaikan, para ahli mendorong pemerintah mengurangi pengecualian pajak secara bertahap. Mereka juga menyarankan pengalihan skema kredit pajak menjadi belanja negara agar lebih transparan.

Perdebatan soal pajak di Korea Selatan terus berkembang. Pemerintah kini menghadapi tantangan untuk menjaga keseimbangan antara keadilan pajak, pertumbuhan ekonomi, dan kebutuhan pembiayaan kesejahteraan publik.

  • Penulis: Rahman
  • Editor: Nur Wayda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pernikahan Usia Dini di Indonesia: Edukasi Jadi Kunci Pencegahan

    Pernikahan Usia Dini di Indonesia: Edukasi Jadi Kunci Pencegahan

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Brian putra
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Pernikahan usia dini di Indonesia masih menjadi persoalan serius yang berdampak langsung pada pendidikan, kesehatan, dan masa depan anak. Praktik ini tidak hanya membatasi hak anak, tetapi juga memicu berbagai masalah sosial jangka panjang jika dibiarkan tanpa pencegahan yang tepat. (14/02/2026). Di berbagai daerah, praktik pernikahan usia dini di Indonesia masih terus […]

  • Ilustrasi kenaikan harga minyak dunia menembus US$100 per barel

    Minyak Dunia Kembali Tembus US$100, Ketegangan Timur Tengah Picu Kekhawatiran Krisis Energi Global

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Usupriyadi
    • visibility 88
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) | Harga minyak dunia kembali menembus level psikologis US$100 per barel pada perdagangan Kamis pagi. Kenaikan tajam ini terjadi setelah ketegangan geopolitik di Timur Tengah meningkat dan memicu kekhawatiran gangguan pasokan energi global. Berdasarkan data perdagangan hingga pukul 09.45 WIB, minyak Brent berada di level US$100,72 per barel. Sementara itu, minyak jenis West […]

  • Angga Raka Prabowo tanggapi kasus penyiraman air keras Andrie Yunus

    Pemerintah Apresiasi Kinerja Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis Kontras

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 77
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Pemerintah melalui Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI mengapresiasi kinerja Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam mengungkap kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus. Kepala Bakom RI, Angga Raka Prabowo, menilai Polri bergerak cepat dan tepat. Ia menyebut langkah ini penting untuk memastikan penegakan hukum berjalan berbasis bukti. Pemerintah juga menyampaikan […]

  • Tambang Pasir Konawe diduga dibekingi oknum polisi

    Kasat Intel Polres Konawe Diduga Back-Up Tambang Pasir Beberapa Titik, HIMA-PPHI Desak Kapolda Sultra Evaluasi Kapolres Konawe

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 216
    • 0Komentar

    KONAWE, (Kabaristana.com) | Dugaan keterlibatan Kepala Satuan Intelkam (Kasat Intel) Polres Konawe berinisial “H” dalam aktivitas tambang pasir di Kabupaten Konawe memicu sorotan mahasiswa. Mahasiswa menilai aparat kepolisian harus menjaga integritas. Karena itu, mereka meminta pimpinan kepolisian segera menelusuri informasi yang beredar di masyarakat. Selain itu, mahasiswa juga menyoroti dugaan pertemuan oknum perwira tersebut dengan Sekretaris […]

  • KPK periksa forwarder Bea Cukai di Gedung Merah Putih Jakarta

    KPK Perluas Penyidikan, Sejumlah Forwarder Selain Blueray Cargo Dipanggil

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 102
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) || Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengembangkan penyidikan kasus dugaan suap dan gratifikasi impor barang ilegal. Dalam proses tersebut, penyidik mulai memeriksa sejumlah pihak terkait forwarder Bea Cukai untuk menelusuri keterlibatan lebih luas. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menyatakan bahwa pemanggilan ini menjadi bagian dari strategi pendalaman kasus. Selain itu, […]

  • Goa Prasejarah Muna Berusia 67.800 Tahun Diteliti

    Goa Prasejarah Muna Berusia 67.800 Tahun Diteliti

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Porondosi
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Jakarta, kabaristana.com – Lukisan goa prasejarah Muna menarik perhatian dunia akademik. Oleh karena itu, tim peneliti gabungan Indonesia dan Australia mengunjungi salah satu goa purba di Pulau Muna, Sulawesi Tenggara. Para peneliti memperkirakan usia lukisan tersebut mencapai 67.800 tahun. (01/02/2026). Selain memiliki nilai estetika, lukisan pada dinding goa juga menyimpan informasi penting. Motif figuratif dan […]

expand_less