Selat Hormuz Dibuka, Dua Kapal Tanker Pertamina Siap Kembali Berlayar
- account_circle Rahman
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 33
- comment 0 komentar
- print Cetak

Foto : Ilustrasi kapal tanker raksasa yang merepresentasikan Pertamina Pride saat berlayar untuk menyuplai kebutuhan bahan bakar nasional.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA, (Kabaristana.com) – PT Pertamina International Shipping (PIS) menyiapkan pelayaran dua kapal tanker yang sempat tertahan di Selat Hormuz. Pembukaan jalur ini memberi peluang kapal kembali beroperasi.
PIS mengatur rencana pelayaran (passage plan) untuk kapal Pertamina Pride dan Gamsunoro. Perusahaan ingin memastikan keduanya segera melintas dengan aman.
Pejabat Sementara Corporate Secretary PIS, Vega Pita, menyatakan timnya memantau situasi secara ketat. Tim juga menyusun rute aman dan strategi mitigasi risiko.
“Tim menyiapkan navigasi elektronik dan rencana darurat agar kapal bisa melintas tanpa hambatan,” ujarnya.
PIS menjalin koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia untuk memperkuat komunikasi diplomatik. Perusahaan juga bekerja sama dengan asuransi, operator kapal, dan otoritas setempat.
Perusahaan menempatkan keselamatan awak kapal sebagai prioritas utama. PIS juga menjaga keamanan kapal dan muatannya.
Iran Buka Jalur Selama Gencatan Senjata
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, mengumumkan pembukaan jalur pelayaran di Selat Hormuz.
Ia menyebut keputusan itu berlaku selama masa gencatan senjata di Lebanon. Pemerintah Iran juga berkoordinasi dengan otoritas pelabuhan dan maritim.
Selat Hormuz menjadi jalur penting bagi distribusi minyak dunia. Banyak kapal energi global melintasi kawasan ini setiap hari.
Posisi Terakhir Kapal
Data dari VesselFinder menunjukkan posisi terakhir kedua kapal di Teluk Persia.
Kapal Pertamina Pride berada di lepas pantai Al Jubail, Arab Saudi. Kapal Gamsunoro berada di perairan Dubai, Uni Emirat Arab.
PIS memperkirakan kedua kapal segera melanjutkan pelayaran setelah semua aspek keamanan terpenuhi.
- Penulis: Rahman
- Editor: Nur Wayda

Saat ini belum ada komentar