Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi Global » Mayoritas Warga Korea Selatan Dorong Kenaikan Pajak Orang Kaya di Tengah Isu Keadilan Fiskal

Mayoritas Warga Korea Selatan Dorong Kenaikan Pajak Orang Kaya di Tengah Isu Keadilan Fiskal

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Sabtu, 21 Mar 2026
  • visibility 266
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (Kabaristana.com) | Lebih dari separuh warga Korea Selatan menilai pemerintah perlu menaikkan pajak bagi kelompok berpenghasilan tinggi. Aspirasi ini muncul saat pemerintah mencari cara untuk mengurangi beban pajak pekerja bergaji tetap.

Survei dari Korea Institute for Health and Social Affairs mencatat 56,8% responden menganggap pajak orang kaya masih terlalu rendah. Sebagian bahkan menilai kondisinya sangat rendah.

Pajak Kelas Menengah Dinilai Wajar

Mayoritas responden menilai pajak kelompok menengah dan rendah sudah sesuai. Penilaian ini menunjukkan masyarakat tidak melihat masalah besar pada beban pajak kedua kelompok tersebut.

Namun, kelompok berpenghasilan rendah lebih vokal mendorong kenaikan pajak bagi kalangan atas. Mereka juga paling banyak berharap kelompok kaya menjadi sumber utama pembiayaan program kesejahteraan.

Pemerintah Kaji Penyesuaian Sistem Pajak

Pemerintah kini mengevaluasi kebijakan pajak penghasilan. Salah satu opsi yang muncul adalah mengaitkan lapisan tarif pajak dengan inflasi.

Kebijakan ini bertujuan mencegah masyarakat masuk ke lapisan pajak lebih tinggi hanya karena kenaikan pendapatan nominal, bukan karena peningkatan daya beli.

Kritik terhadap Sistem yang Ada

Sejumlah politisi menilai sistem pajak saat ini belum adil. Mereka menyoroti fenomena kenaikan lapisan pajak yang membebani kelas menengah.

Perwakilan oposisi menyebut kondisi ini berpotensi merusak prinsip keadilan dalam sistem perpajakan karena tidak mencerminkan kemampuan ekonomi riil masyarakat.

Tarif Pajak Masih Relatif Rendah

Data OECD menunjukkan tarif pajak efektif Korea Selatan masih tergolong rendah dibanding negara maju. Pada 2023, tarif pajak pekerja lajang hanya sekitar 6,9%.

Angka ini jauh di bawah negara seperti Australia, Amerika Serikat, dan Prancis. Kondisi tersebut membuka ruang bagi pemerintah untuk meningkatkan penerimaan pajak.

Tantangan dan Rekomendasi

Para ahli menilai banyaknya potongan pajak menekan tarif efektif. Selain itu, jumlah pekerja yang tidak membayar pajak juga masih tinggi.

Sebagai langkah perbaikan, para ahli mendorong pemerintah mengurangi pengecualian pajak secara bertahap. Mereka juga menyarankan pengalihan skema kredit pajak menjadi belanja negara agar lebih transparan.

Perdebatan soal pajak di Korea Selatan terus berkembang. Pemerintah kini menghadapi tantangan untuk menjaga keseimbangan antara keadilan pajak, pertumbuhan ekonomi, dan kebutuhan pembiayaan kesejahteraan publik.

  • Penulis: Rahman
  • Editor: Nur Wayda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mimpi jadi pelukis kandas mengawali perubahan besar dalam perjalanan hidup Adolf Hitler, tokoh yang kemudian mendominasi panggung politik Eropa. Sejak awal, kegagalan di dunia seni mendorongnya mencari pengakuan di jalur lain, yang akhirnya membawanya ke pusat kekuasaan Jerman dan konflik global.

    Mimpi Jadi Pelukis Kandas: Jalan Adolf Hitler Menuju Kekuasaan

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Brian putra
    • visibility 456
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) -Mimpi jadi pelukis kandas mengawali perubahan besar dalam perjalanan hidup Adolf Hitler, tokoh yang kemudian mendominasi panggung politik Eropa. Sejak awal, kegagalan di dunia seni mendorongnya mencari pengakuan di jalur lain, yang akhirnya membawanya ke pusat kekuasaan Jerman dan konflik global. (09/02/2026). Hitler lahir di Braunau am Inn pada 1889. Sejak remaja, ia […]

  • HIMMAH Sumut 10 Muharram menggelar doa bersama dan santunan anak yatim di Masjid Ikhwaniyah Medan

    Peringati 10 Muharram, Wakil Ketua PW HIMMAH Sumut Mahdayan Tanjung Tekankan Gerakan Nyata untuk Umat

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 155
    • 0Komentar

    MEDAN, (kabaristana.com) – Pimpinan Wilayah Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (PW HIMMAH) Sumatera Utara menggelar doa bersama dan santunan kepada anak yatim. Kegiatan berlangsung di Masjid Ikhwaniyah, Jalan Tuamang, Kota Medan, Kamis (25/6/2026). PW HIMMAH Sumut mengangkat tema “Rebut Keberkahan dalam Pergerakan HIMMAH Sumut.” Melalui kegiatan ini, organisasi mahasiswa tersebut mengajak kader memperkuat nilai keislaman sekaligus […]

  • tambang ilegal Sulawesi Tenggara di area nikel

    Opini: Sultra di Persimpangan, Antara Berkah Alam dan Luka Tambang Ilegal

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 248
    • 0Komentar

    Oleh: Egit Setiawan Kabaristana.com – Hari ulang tahun Sulawesi Tenggara seharusnya menjadi momentum refleksi, bukan sekadar seremoni. Seiring bertambahnya usia, daerah ini menampilkan dua wajah yang kontras: kekayaan sumber daya alam yang melimpah dan persoalan tambang ilegal yang belum terselesaikan. Potensi Besar yang Belum Maksimal Sulawesi Tenggara memiliki potensi pertambangan besar, terutama nikel yang kini […]

  • pencemaran lingkungan Pulau Kabaena akibat aktivitas tambang nikel

    Kementerian ESDM Diminta Tolak RKAB dan Cabut IUP Tiga Perusahaan Tambang di Kabaena

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 248
    • 3Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) | Senin, 2 Februari 2025 – Koalisi Mahasiswa Sulawesi Tenggara–Jakarta melaporkan dugaan pencemaran lingkungan yang berkaitan dengan aktivitas tambang di Pulau Kabaena, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara. Mereka menyampaikan laporan tersebut langsung ke Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), pada Senin (2/2). Koalisi menyoroti aktivitas tiga […]

  • Sempat Ditahan Polisi, Massa Aksi Tetap Gelar Demonstrasi dan Desak Pengesahan RUU Perampasan Aset

    Sempat Ditahan Polisi, Massa Aksi Tetap Gelar Demonstrasi dan Desak Pengesahan RUU Perampasan Aset

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 91
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) — Ratusan mahasiswa dan masyarakat dari berbagai elemen menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (27/8/2026). Sebelum tiba di lokasi aksi, massa sempat tertahan oleh aparat kepolisian saat hendak melanjutkan perjalanan menuju Gedung DPR RI. Berdasarkan informasi yang diperoleh redaksi Kabaristana, massa tertahan sejak pukul 01.40 WIB hingga 02.53 WIB. […]

  • Agus Salim diplomasi Indonesia

    KH Agus Salim: (The Grand Old Man) Pejuang Diplomasi, Intelektual Bangsa, dan Penjaga Martabat Indonesia

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Wandi
    • visibility 538
    • 2Komentar

    JAKARTA, Kabaristana.com | Agus Salim diplomasi Indonesia menempatkan kecerdasan dan etika sebagai senjata utama perjuangan. Sejak awal, ia memilih jalur pemikiran dan diplomasi untuk melawan kolonialisme. Dengan demikian, perjuangannya tidak hanya berdampak di dalam negeri, tetapi juga di mata dunia internasional. Pada masa awal kemerdekaan, Indonesia menghadapi tekanan besar dari kekuatan kolonial. Dalam situasi tersebut, […]

expand_less