Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Gubernur BI Ungkap Tiga Respons Kebijakan di Presidensi G20 AS 2026

Gubernur BI Ungkap Tiga Respons Kebijakan di Presidensi G20 AS 2026

  • account_circle Rahman
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • visibility 46
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (Kabaristana.com) – Gubernur Perry Warjiyo menegaskan tiga respons kebijakan utama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi global sekaligus mengatasi ketidakseimbangan (global imbalances). Ia menyampaikan hal ini dalam forum G20 Finance Ministers and Central Bank Governors Meeting di bawah Presidensi Amerika Serikat 2026.

Secara keseluruhan, langkah ini menjadi penting karena dinamika ekonomi global terus berubah dan menghadirkan risiko baru.

Stabilitas Jadi Fondasi Utama

Pertama, Perry menempatkan stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan sebagai prioritas utama. Dengan demikian, stabilitas tersebut dapat menopang pertumbuhan ekonomi dalam jangka panjang.

Selain itu, ia menilai bahwa tanpa stabilitas, kebijakan lain akan sulit berjalan efektif. Oleh karena itu, setiap negara perlu menjaga keseimbangan ekonomi secara konsisten.

Reformasi Struktural Perkuat Daya Saing

Kedua, Perry mendorong reformasi struktural untuk meningkatkan produktivitas. Melalui langkah ini, negara dapat memperkuat daya saing di tengah persaingan global.

Di sisi lain, reformasi juga membantu memperbaiki efisiensi sektor ekonomi. Akibatnya, pertumbuhan ekonomi menjadi lebih berkelanjutan.

Perdagangan Terbuka Dorong Investasi

Ketiga, Perry mengajak negara-negara menerapkan kebijakan perdagangan terbuka. Dengan kata lain, keterbukaan pasar akan memperluas peluang ekspor.

Selain itu, kebijakan ini juga menarik arus investasi asing. Pada akhirnya, aktivitas ekonomi dapat tumbuh lebih cepat.

Neraca Finansial Jadi Sorotan

Lebih lanjut, Perry menegaskan bahwa analis tidak boleh hanya fokus pada neraca transaksi berjalan (current account). Namun demikian, mereka juga perlu memperhatikan neraca finansial (financial account).

Hal ini penting karena sektor keuangan kini menyimpan risiko yang lebih besar. Oleh sebab itu, pendekatan analisis harus menjadi lebih luas dan menyeluruh.

Tema Besar Presidensi G20 AS 2026

Sementara itu, Presidensi G20 tahun 2026 yang dipimpin Amerika Serikat mengusung tema:

“Growth through Deregulation, Energy Abundance, and Innovation”

Dalam konteks ini, negara anggota berupaya menyederhanakan regulasi untuk mempercepat investasi. Selain itu, mereka juga memperkuat pasokan energi agar tetap terjangkau dan aman.

Tidak hanya itu, presidensi ini juga menekankan percepatan inovasi, termasuk pengembangan kecerdasan buatan (AI) dan teknologi baru.

BI Aktif di Forum BRICS

Di samping G20, Bank Indonesia turut berpartisipasi dalam forum BRICS di bawah Presidensi India 2026.

Dalam forum tersebut, negara anggota memperkuat kerja sama “South-South”. Lebih lanjut, mereka menghadapi tantangan seperti fragmentasi geopolitik dan keterbatasan pembiayaan.

Sebagai langkah konkret, mereka membentuk Task Force on Growth and Development (TFGD). Dengan adanya inisiatif ini, pertumbuhan ekonomi diharapkan menjadi lebih inklusif.

Penguatan Kerja Sama Strategis

Ke depan, bank sentral negara BRICS memperluas kerja sama di berbagai sektor. Antara lain, sistem pembayaran digital, kecerdasan buatan, keamanan siber, serta financial technology (fintech).

Selain itu, mereka juga memperkuat jaring pengaman keuangan internasional. Dengan demikian, stabilitas ekonomi global dapat lebih terjaga.

Pertemuan Bilateral dengan Federal Reserve

Di sela agenda internasional, Perry bertemu dengan Michael S. Barr dari Federal Reserve.

Dalam pertemuan tersebut, keduanya membahas perkembangan ekonomi global. Selain itu, mereka juga menyoroti ketahanan energi dan digitalisasi sistem pembayaran.

Kolaborasi Jadi Kunci

Sebagai penutup, negara-negara G20 dan BRICS terus memperkuat kerja sama internasional. Oleh karena itu, kolaborasi menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi dunia.

Dengan kata lain, sinergi global akan menentukan arah pemulihan dan pertumbuhan ekonomi ke depan.

  • Penulis: Rahman
  • Editor: Nur Wayda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi zona merah narkotika di Sulawesi Tenggara

    Zona Merah Narkotika Sulawesi Tenggara: Peringkat Tertinggi yang Harus Dibaca sebagai Kegagalan Bersama

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 279
    • 0Komentar

    Peredaran narkotika di Sulawesi Tenggara mencapai level darurat. Data kasus 2024 menempatkan daerah ini sebagai zona merah narkotika tertinggi nasional. jakarta, kabaristana.com | Sulawesi Tenggara menghadapi ancaman serius akibat tingginya peredaran narkotika. Rekap penanganan kasus sepanjang 2024 yang dipublikasikan pada awal 2025 hingga awal 2026 menempatkan daerah ini sebagai  Kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran luas karena […]

  • perkembangan Islam China Dinasti Ming di masjid kuno China

    Fenomena Warga China Masuk Islam pada Era Dinasti Ming, Ini Faktor yang Mendorongnya

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 112
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Sejarah mencatat Islam pernah berkembang cukup pesat di China. Perkembangan itu terjadi pada masa pemerintahan Zhu Yuanzhang, pendiri Dinasti Ming yang berkuasa pada 1368–1398. Pada masa tersebut, Islam tidak hanya bertahan sebagai agama minoritas. Ajaran ini mulai dikenal luas dan menarik perhatian sebagian masyarakat setempat. Penelitian berjudul Islam in Imperial China (2019) […]

  • pemeriksaan tekanan darah oleh dokter terkait makanan penurun darah tinggi

    10 Makanan Penurun Darah Tinggi, 65 Juta Warga RI Alami Hipertensi

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 101
    • 0Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com | Makanan penurun darah tinggi menjadi perhatian serius di tengah tingginya angka hipertensi di Indonesia. Pola makan tinggi garam dan rendah nutrisi membuat jutaan warga hidup dengan tekanan darah di atas normal tanpa menyadari risikonya. Akibatnya, banyak kasus baru terdeteksi setelah muncul komplikasi berat seperti stroke dan penyakit jantung. Masalah ini kian mendesak […]

  • keamanan Selat Hormuz Donald Trump politik internasional

    Dubes AS: Desakan Trump Libatkan NATO Amankan Selat Hormuz Sudah Tepat

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 100
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Duta Besar Amerika Serikat untuk NATO, Matthew Whitaker, mendukung langkah Presiden AS Donald Trump yang meminta sekutu NATO membantu menjaga keamanan Selat Hormuz di tengah konflik dengan Iran. Whitaker menilai jalur pelayaran tersebut sangat penting bagi banyak negara, terutama bagi negara yang bergantung pada pasokan energi dari kawasan Teluk Persia. Ia mengatakan […]

  • PLTS 100 gigawatt Prabowo untuk percepat elektrifikasi nasional

    Prabowo Targetkan Pembangunan PLTS 100 Gigawatt untuk Percepat Elektrifikasi Nasional

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 105
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Presiden Prabowo Subianto menargetkan pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 100 gigawatt untuk mempercepat elektrifikasi nasional. Langkah ini juga bertujuan memperkuat ketahanan energi Indonesia. Prabowo menyampaikan rencana tersebut saat menghadiri acara 1 Tahun Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara di Wisma Danantara, Jakarta, Rabu (11/3/2026). Menurut Prabowo, pemerintah ingin mempercepat pengembangan energi […]

  • Prabowo Puji Siswa Asing di Banjarbaru

    Prabowo Puji Siswa Asing di Banjarbaru

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Presiden Prabowo subianto puji siswa-siswi berbahasa asing ketika melakukan kunjungan kerja ke Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi kepada pelajar yang mampu berbicara bahasa Inggris dan bahasa asing lain dengan lancar. (13/01/2026). Dalam agenda tersebut, Presiden meninjau fasilitas sekolah. Selain itu, ia berdialog langsung dengan siswa di ruang kelas. Melalui interaksi […]

expand_less