Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Gubernur BI Ungkap Tiga Respons Kebijakan di Presidensi G20 AS 2026

Gubernur BI Ungkap Tiga Respons Kebijakan di Presidensi G20 AS 2026

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
  • visibility 336
  • comment 2 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (Kabaristana.com) – Gubernur Perry Warjiyo menegaskan tiga respons kebijakan utama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi global sekaligus mengatasi ketidakseimbangan (global imbalances). Ia menyampaikan hal ini dalam forum G20 Finance Ministers and Central Bank Governors Meeting di bawah Presidensi Amerika Serikat 2026.

Secara keseluruhan, langkah ini menjadi penting karena dinamika ekonomi global terus berubah dan menghadirkan risiko baru.

Stabilitas Jadi Fondasi Utama

Pertama, Perry menempatkan stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan sebagai prioritas utama. Dengan demikian, stabilitas tersebut dapat menopang pertumbuhan ekonomi dalam jangka panjang.

Selain itu, ia menilai bahwa tanpa stabilitas, kebijakan lain akan sulit berjalan efektif. Oleh karena itu, setiap negara perlu menjaga keseimbangan ekonomi secara konsisten.

Reformasi Struktural Perkuat Daya Saing

Kedua, Perry mendorong reformasi struktural untuk meningkatkan produktivitas. Melalui langkah ini, negara dapat memperkuat daya saing di tengah persaingan global.

Di sisi lain, reformasi juga membantu memperbaiki efisiensi sektor ekonomi. Akibatnya, pertumbuhan ekonomi menjadi lebih berkelanjutan.

Perdagangan Terbuka Dorong Investasi

Ketiga, Perry mengajak negara-negara menerapkan kebijakan perdagangan terbuka. Dengan kata lain, keterbukaan pasar akan memperluas peluang ekspor.

Selain itu, kebijakan ini juga menarik arus investasi asing. Pada akhirnya, aktivitas ekonomi dapat tumbuh lebih cepat.

Neraca Finansial Jadi Sorotan

Lebih lanjut, Perry menegaskan bahwa analis tidak boleh hanya fokus pada neraca transaksi berjalan (current account). Namun demikian, mereka juga perlu memperhatikan neraca finansial (financial account).

Hal ini penting karena sektor keuangan kini menyimpan risiko yang lebih besar. Oleh sebab itu, pendekatan analisis harus menjadi lebih luas dan menyeluruh.

Tema Besar Presidensi G20 AS 2026

Sementara itu, Presidensi G20 tahun 2026 yang dipimpin Amerika Serikat mengusung tema:

“Growth through Deregulation, Energy Abundance, and Innovation”

Dalam konteks ini, negara anggota berupaya menyederhanakan regulasi untuk mempercepat investasi. Selain itu, mereka juga memperkuat pasokan energi agar tetap terjangkau dan aman.

Tidak hanya itu, presidensi ini juga menekankan percepatan inovasi, termasuk pengembangan kecerdasan buatan (AI) dan teknologi baru.

BI Aktif di Forum BRICS

Di samping G20, Bank Indonesia turut berpartisipasi dalam forum BRICS di bawah Presidensi India 2026.

Dalam forum tersebut, negara anggota memperkuat kerja sama “South-South”. Lebih lanjut, mereka menghadapi tantangan seperti fragmentasi geopolitik dan keterbatasan pembiayaan.

Sebagai langkah konkret, mereka membentuk Task Force on Growth and Development (TFGD). Dengan adanya inisiatif ini, pertumbuhan ekonomi diharapkan menjadi lebih inklusif.

Penguatan Kerja Sama Strategis

Ke depan, bank sentral negara BRICS memperluas kerja sama di berbagai sektor. Antara lain, sistem pembayaran digital, kecerdasan buatan, keamanan siber, serta financial technology (fintech).

Selain itu, mereka juga memperkuat jaring pengaman keuangan internasional. Dengan demikian, stabilitas ekonomi global dapat lebih terjaga.

Pertemuan Bilateral dengan Federal Reserve

Di sela agenda internasional, Perry bertemu dengan Michael S. Barr dari Federal Reserve.

Dalam pertemuan tersebut, keduanya membahas perkembangan ekonomi global. Selain itu, mereka juga menyoroti ketahanan energi dan digitalisasi sistem pembayaran.

Kolaborasi Jadi Kunci

Sebagai penutup, negara-negara G20 dan BRICS terus memperkuat kerja sama internasional. Oleh karena itu, kolaborasi menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi dunia.

Dengan kata lain, sinergi global akan menentukan arah pemulihan dan pertumbuhan ekonomi ke depan.

  • Penulis: Rahman
  • Editor: Nur Wayda

Komentar (2)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengembangan AI Indonesia berpeluang masuk peta teknologi globa

    Indonesia Dinilai Berpeluang Masuk Peta Global Pengembangan AI

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 416
    • 2Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com | Ketertinggalan dalam penguasaan kecerdasan buatan masih membayangi banyak negara berkembang, termasuk Indonesia. Di tengah pesatnya pemanfaatan AI, muncul risiko Indonesia hanya menjadi pasar teknologi asing tanpa peran strategis. Kondisi ini berdampak langsung pada daya saing ekonomi nasional. Tanpa penguasaan teknologi inti, ketergantungan pada produk luar akan terus meningkat. Persaingan Global AI Belum […]

  • Yanuar Arif Wibowo, Minta Dirjenpas Mundur Jika Tak Sanggup Benahi Lapas

    Yanuar Arif Wibowo, Minta Dirjenpas Mundur Jika Tak Sanggup Benahi Lapas

    • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Jakarta, (KABARISTANA.COM) — Anggota Komisi XIII DPR Yanuar Arif Wibowo meminta Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) Mashudi mundur jika tidak sanggup membenahi tata kelola lapas, menyusul temuan Ombudsman terkait dugaan fasilitas mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong. “Kalau Bapak enggak sanggup, Bapak mundur juga,” kata Yanuar kepada Mashudi dalam Rapat Dengar […]

  • GPA Labura Apresiasi Polres Labuhanbatu Sapu Bersih 30 Kg Sabu dan 20 Ribu Ekstasi

    GPA Labura Apresiasi Polres Labuhanbatu Sapu Bersih 30 Kg Sabu dan 20 Ribu Ekstasi

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Rantauprapat (kabaristana.com) – Gerakan Pemuda Al Washliyah (GPA) Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) mengapresiasi kinerja Polres Labuhanbatu. Polisi berhasil menggagalkan peredaran narkotika jaringan internasional. Petugas menyita 30 kilogram sabu dan 20.000 butir pil ekstasi dalam pengungkapan tersebut. Ketua GPA Labura, Ilham Hutabarat, menyampaikan apresiasi itu setelah press release pengungkapan kasus di Aula Yanpiter Polres Labuhanbatu, Senin […]

  • Ombudsman RI mendesak BGN dan Kemenimipas membenahi pelayanan publik guna mencegah praktik malaadministrasi.

    Ombudsman desak pembenahan tata kelola mendasar di BGN dan Kemenimipas

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 139
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com)  – Ombudsman Republik Indonesia (ORI) mendesak Badan Gizi Nasional (BGN) dan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) segera membenahi tata kelola pelayanan publik. Ombudsman juga meminta kedua lembaga meningkatkan kepatuhan administrasi. Anggota Ombudsman RI, Nuzran Joher, menyampaikan desakan tersebut setelah muncul kasus korupsi dan pergantian pimpinan di sejumlah instansi strategis. “Sebelumnya, Ombudsman RI telah […]

  • Tan Malaka adalah pemikir dan pejuang kemerdekaan Indonesia yang menginspirasi melalui gagasan kritis, logika, dan pendidikan.

    Tan Malaka: Pemikir Revolusioner yang Terlalu Maju untuk Zamannya

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Oleh: Rahman Kabaristana.com – Nama Tan Malaka selalu memunculkan perdebatan. Sebagian orang mengenalnya sebagai tokoh kiri karena keterlibatannya dalam gerakan komunis internasional pada awal perjuangannya. Sebagian lainnya menilai Tan Malaka sebagai pejuang kemerdekaan sekaligus pemikir bangsa yang belum memperoleh tempat yang layak dalam sejarah Indonesia. Terlepas dari berbagai penilaian tersebut, Tan Malaka merupakan salah satu […]

  • Aksi mahasiswa tolak RKAB PD Kolaka di depan Dirjen Minerba Kementerian ESDM

    Gelar Aksi Jilid III di Depan Dirjen Minerba, JADKOMHAS Desak Penolakan RKAB PD Aneka Usaha Kolaka

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 284
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Jaringan Advokasi Mahasiswa Indonesia (JADKOMHAS) menggelar aksi demonstrasi jilid III di depan kantor Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Dirjen Minerba) Kementerian ESDM pada Jumat, 30 Januari 2025. Dalam aksi tersebut, mahasiswa menuntut Dirjen Minerba menolak RKAB PD Aneka Usaha Kolaka (PD AUK). Koordinator aksi, Iyan Mangidi, memimpin demonstrasi tersebut. Ia menilai pemerintah […]

expand_less