Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Bank Sultra Bukukan Laba Bersih Rp419 Miliar di 2025, Dividen Naik Jadi 75 Persen

Bank Sultra Bukukan Laba Bersih Rp419 Miliar di 2025, Dividen Naik Jadi 75 Persen

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
  • visibility 95
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KENDARI, (Kabaristana.com) | PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Tenggara (Bank Sultra) mencatat kinerja keuangan yang positif sepanjang tahun buku 2025. Bank milik pemerintah daerah itu meraih laba bersih Rp419 miliar dan terus memperkuat perannya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Tenggara.

Manajemen Bank Sultra memaparkan capaian tersebut dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2025 di Kendari.

Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka menilai kinerja Bank Sultra selama 2025 menunjukkan hasil yang memuaskan. Ia bersama para pemegang saham meninjau laporan direksi sekaligus membahas strategi pengembangan perusahaan.

“Kami melihat laporan direksi menunjukkan hasil positif. Secara keseluruhan kinerja Bank Sultra berjalan dengan baik,” kata Andi Sumangerukka usai mengikuti RUPS.

Dividen untuk Pemerintah Daerah Naik

Para pemegang saham dalam RUPS memutuskan kenaikan rasio pembagian dividen. Mereka menaikkan pembagian dividen dari 70 persen menjadi 75 persen dari laba bersih perusahaan.

Keputusan tersebut membuat Bank Sultra menyalurkan sekitar Rp314 miliar sebagai dividen kepada para pemegang saham.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara serta pemerintah kabupaten dan kota akan menerima dana tersebut sebagai tambahan pendapatan daerah.

Andi Sumangerukka menegaskan bahwa bank daerah harus memberi manfaat langsung kepada masyarakat melalui kontribusi nyata terhadap pembangunan.

“Kesejahteraan harus dirasakan langsung oleh pemilik saham, yaitu pemerintah daerah,” ujarnya.

Aset dan Kredit Terus Bertumbuh

Direktur Utama Bank Sultra Andri Permana Diputra Abubakar menjelaskan perkembangan kinerja perusahaan sepanjang tahun 2025.

Bank Sultra mencatat total aset Rp14,8 triliun. Angka tersebut meningkat sekitar 5,03 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Bank Sultra juga menghimpun Dana Pihak Ketiga (DPK) Rp10,3 triliun dengan pertumbuhan sekitar 1,85 persen.

Di sektor pembiayaan, Bank Sultra menyalurkan kredit Rp9,5 triliun. Penyaluran kredit tersebut tumbuh 3,25 persen dibandingkan tahun 2024.

Menurut Andri Permana, pertumbuhan tersebut menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap Bank Sultra.

“Bank Sultra terus memperkuat posisinya sebagai regional champion melalui kinerja yang sehat serta kontribusi dividen kepada pemerintah daerah,” jelasnya.

Manajemen Perkuat Struktur Organisasi

Manajemen Bank Sultra juga menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) setelah RUPS tahunan.

Para pemegang saham membahas rencana penambahan satu posisi direksi dalam rapat tersebut. Manajemen mengambil langkah ini untuk memperkuat struktur organisasi dan meningkatkan efektivitas pengelolaan perusahaan.

Manajemen Bank Sultra menargetkan peningkatan kualitas layanan kepada nasabah sekaligus percepatan pengembangan bisnis melalui penambahan direksi.

Pemegang Saham Hadiri RUPS

Para pemegang saham dari pemerintah provinsi serta pemerintah kabupaten dan kota di Sulawesi Tenggara menghadiri RUPS di Tower Bank Sultra, Kendari.

Perwakilan Bank Jatim juga mengikuti agenda tersebut sebagai mitra dalam Kelompok Usaha Bank (KUB) bersama Bank Sultra.

Manajemen Bank Sultra menargetkan penguatan peran bank pembangunan daerah melalui kinerja yang sehat, kontribusi dividen bagi daerah, serta dukungan terh adap pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tenggara.

  • Penulis: Rahman
  • Editor: Nur Wayda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi kenaikan biaya impor bahan baku pestisida yang berdampak pada industri dan petani akibat harga energi global dan gangguan rantai pasok.

    Kenaikan Biaya Impor Pestisida Tekan Industri dan Bebani Sektor Pertanian

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 120
    • 1Komentar

    Jakarta , { kabaristana.com }  — Konflik global mendorong kenaikan harga energi dan mengganggu rantai pasok, sehingga biaya impor bahan baku pestisida melonjak signifikan. Kondisi ini mulai menekan industri dalam negeri dan berpotensi memengaruhi sektor pertanian secara luas. Kenaikan harga minyak dunia serta keterbatasan distribusi bahan kimia dari negara pemasok memicu lonjakan biaya impor. Selain […]

  • kapal ikan nelayan bantuan pemerintah Indonesia

    Prabowo Siapkan 1.582 Kapal Ikan untuk Nelayan, Targetkan Ribuan Kampung Nelayan Modern

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 67
    • 1Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) – Presiden Prabowo Subianto menyiapkan bantuan 1.582 unit kapal ikan bagi nelayan di berbagai wilayah Indonesia. Pemerintah menjalankan program itu untuk meningkatkan kapasitas tangkap sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat pesisir. Prabowo menyampaikan rencana tersebut saat menghadiri kegiatan di Kampung Nelayan Merah Putih, Leato Selatan, Gorontalo, Sabtu. Ia menegaskan pemerintah ingin mendorong nelayan memperoleh pendapatan […]

  • KPK Ombudsman RI bahas kolaborasi cegah korupsi di Gedung Merah Putih

    KPK dan Ombudsman RI Bahas Kolaborasi Cegah Korupsi Pelayanan Publik

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 67
    • 1Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) – KPK Ombudsman RI menjadi fokus pembahasan dalam pertemuan antara Komisi Pemberantasan Korupsi dan Ombudsman Republik Indonesia di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa. Kedua lembaga membahas kerja sama untuk memperkuat pencegahan korupsi di sektor pelayanan publik. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan Wakil Ketua Ombudsman RI Rahmadi Indra Tektona bersama jajaran menemui […]

  • Pembangunan Papua Berbasis Etnosains menjadi sorotan dalam konferensi Analis Papua Strategis di Jayapura yang dihadiri Wamen HAM Mugiyanto.

    Pembangunan Papua Berbasis Etnosains Dinilai Perkuat HAM dan Kearifan Lokal

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com)– Pembangunan Papua Berbasis Etnosains menjadi salah satu pendekatan yang dinilai mampu memperkuat perlindungan hak asasi manusia (HAM) sekaligus menjaga budaya masyarakat adat. Pendekatan ini juga dapat meningkatkan efektivitas program pembangunan di berbagai wilayah Papua. Wakil Menteri Hak Asasi Manusia (Wamen HAM) Mugiyanto menyampaikan pandangan tersebut saat menghadiri Konferensi Analis Papua Strategis (APS) di […]

  • Servis bulu tangkis Sirnas Jateng 2026 di Kudus

    1.031 Atlet Siap Bertarung di Sirnas A Jateng 2026 Kudus, Ajang Pembuktian Talenta Muda

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Sebanyak 1.031 pebulu tangkis dari 184 klub ambil bagian dalam Hydroplus Sirkuit Nasional (Sirnas) A Jawa Tengah 2026. Turnamen berlangsung di GOR Djarum, Kudus, pada 4–9 Mei. Ajang ini menjadi salah satu panggung penting pembinaan atlet muda Indonesia. Selain itu, panitia mempertandingkan 15 nomor dari lima sektor. Nomor tersebut meliputi tunggal putra, […]

  • Iran blokir serangan AS Israel melalui pernyataan resmi pemerintah

    Iran Desak Negara Kawasan Tutup Akses untuk Serangan AS-Israel di Tengah Eskalasi Konflik

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 97
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Pemerintah Iran mendesak negara-negara di Timur Tengah untuk menolak penggunaan wilayah dan fasilitas militer mereka oleh Amerika Serikat dan Israel. Selain itu, Teheran menyampaikan seruan ini saat ketegangan kawasan terus meningkat akibat konflik yang belum mereda. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, menegaskan bahwa negara-negara kawasan harus bertindak tegas. Oleh […]

expand_less