Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lifestyle » 10 Makanan Penurun Darah Tinggi, 65 Juta Warga RI Alami Hipertensi

10 Makanan Penurun Darah Tinggi, 65 Juta Warga RI Alami Hipertensi

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
  • visibility 185
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, kabaristana.com | Makanan penurun darah tinggi menjadi perhatian serius di tengah tingginya angka hipertensi di Indonesia. Pola makan tinggi garam dan rendah nutrisi membuat jutaan warga hidup dengan tekanan darah di atas normal tanpa menyadari risikonya. Akibatnya, banyak kasus baru terdeteksi setelah muncul komplikasi berat seperti stroke dan penyakit jantung.

Masalah ini kian mendesak karena jumlah penderitanya sangat besar. Data Kementerian Kesehatan menunjukkan sekitar 30 persen penduduk Indonesia atau setara 65 juta orang mengalami hipertensi. Dengan kata lain, hampir satu dari tiga orang dewasa menghadapi ancaman penyakit kronis yang dapat menurunkan kualitas hidup dan produktivitas.

Konsumsi Garam Jadi Sorotan Utama

Kementerian Kesehatan menilai pola hidup tidak sehat masih mendominasi, terutama kebiasaan mengonsumsi makanan tinggi garam. Makanan siap saji dan hidangan yang dibeli di luar rumah menjadi sumber utama asupan natrium berlebih. Kondisi ini mempercepat peningkatan tekanan darah, terutama pada kelompok usia produktif.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi, menegaskan bahwa konsumsi garam berlebih berperan besar dalam lonjakan kasus hipertensi. Ia menyampaikan hal tersebut dalam webinar Hari Gizi Nasional ke-66 tahun 2026.

Menurut Nadia, masyarakat sering mengonsumsi garam secara berlebihan tanpa sadar. Seiring waktu, lidah beradaptasi dengan rasa asin yang kuat. Akibatnya, orang cenderung menambah garam agar makanan terasa lebih nikmat, meski tubuh sebenarnya tidak membutuhkannya.

Budaya Makan di Luar Perkuat Risiko

Di sisi lain, Nadia menyoroti kebiasaan restoran menyediakan garam tambahan di meja makan. Praktik ini menunjukkan bahwa banyak konsumen telah terbiasa dengan rasa asin tinggi. Alih-alih menyesuaikan standar rasa ke pola makan sehat, masyarakat justru memperkuat kebiasaan lama.

Sejumlah pemerhati kesehatan publik menilai edukasi soal batas aman konsumsi garam belum sebanding dengan masifnya budaya konsumsi makanan cepat saji. Informasi kesehatan juga belum menjangkau seluruh lapisan masyarakat secara merata.

Makanan Penurun Darah Tinggi Jadi Langkah Pencegahan

Namun demikian, perubahan pola makan memberi peluang besar untuk menekan risiko hipertensi. Edukasi tentang makanan penurun darah tinggi menjadi langkah pencegahan yang dapat dilakukan dari rumah.

Berikut makanan penurun darah tinggi yang mudah ditemukan dan dapat dikonsumsi secara rutin:

  1. Pisang

  2. Bayam

  3. Brokoli

  4. Oatmeal

  5. Ikan berlemak seperti salmon

  6. Kacang-kacangan

  7. Yogurt rendah lemak

  8. Alpukat

  9. Tomat

  10. Bawang putih

Kandungan kalium, serat, dan lemak sehat dalam makanan tersebut membantu menyeimbangkan tekanan darah dan menekan dampak natrium dalam tubuh.

Dampak Jangka Panjang bagi Masyarakat

Jika masyarakat tidak mengendalikan hipertensi sejak dini, risiko komplikasi berat akan terus meningkat. Pada saat yang sama, negara harus menanggung beban pembiayaan kesehatan yang lebih besar. Selain itu, produktivitas masyarakat usia kerja berpotensi menurun secara signifikan.

Data hipertensi ini merujuk pada laporan Kementerian Kesehatan RI dan sejalan dengan peringatan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengenai bahaya tekanan darah tinggi sebagai penyakit tidak menular utama.
(Sumber eksternal: kemkes.go.id | who.int)

Oleh karena itu, pemerintah mendorong masyarakat untuk membatasi konsumsi garam dan memilih makanan segar yang lebih sehat. Perubahan sederhana di meja makan, jika dilakukan secara konsisten, dapat menjadi langkah awal menekan laju hipertensi yang kini mengancam puluhan juta warga Indonesia.

Redaksi

Penulis

Cepat, Akurat & Terpercaya

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • pemulihan UMKM terdampak bencana melalui produksi abon ikan tuna dan ayam oleh pelaku usaha di Gorontalo

    Pemerintah Genjot Pemulihan UMKM Terdampak Bencana Lewat Program MBG di Sumatera Barat

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 89
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) || Pemerintah terus mempercepat pemulihan UMKM terdampak bencana melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini membuka akses pasar baru sekaligus membantu pelaku usaha bangkit lebih cepat setelah terdampak bencana, khususnya di wilayah Sumatera Barat. Kementerian UMKM mendorong pelaku usaha mikro agar masuk ke rantai pasok dapur MBG. Deputi Bidang Usaha Mikro, Riza […]

  • Pemerintah membenahi tata niaga gula nasional untuk menjaga stabilitas harga, meningkatkan produksi, dan mengatasi masalah pasokan petani.

    Pemerintah Siapkan Langkah Benahi Tata Niaga Gula, Meski Produksi Masih Kurang

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) || Pemerintah kini mempercepat pembenahan tata niaga gula nasional. Langkah ini diambil karena pasokan dalam negeri masih belum memenuhi kebutuhan. Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, menegaskan pemerintah tetap mempertahankan kebijakan batas harga. Menurutnya, kebijakan ini menjaga keseimbangan antara petani dan konsumen. Ia menjelaskan, pemerintah menetapkan harga batas bawah untuk melindungi petani. Sementara itu, pemerintah […]

  • tambang pasir ilegal Konaweeha di Sungai Konaweeha

    Soal Tambang Pasir Ilegal Di Sungai Konaweeha, Ampuh Sultra Desak APH Periksa Kepala BWS Wilayah IV Kendari.

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Konawe, (Kabaristana.com) – Kasus tambang pasir ilegal di Sungai Konaweeha, Desa Tuoy, Kecamatan Unaaha, Kabupaten Konawe, memasuki babak baru. Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (Ampuh) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak aparat penegak hukum memeriksa Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Wilayah IV Kendari. Ampuh Sultra menilai Sungai Konaweeha berada di bawah pengawasan BWS IV Kendari. Karena itu, lembaga […]

  • Angkatan Muda Al Washliyah MBG mendukung Kejagung mengusut dugaan korupsi Program Makan Bergizi Gratis.

    Dadan Hindayana CS Kualat Kepada Washliyah, GPA dan HIMMAH Dukung Penegakan Hukum Atas Korupsi MBG

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) –  Kasus dugaan korupsi yang menyeret mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana dan pihak terkait, mendapat sorotan dari Angkatan Muda Al Washliyah. Organisasi tersebut terdiri atas Gerakan Pemuda Al Washliyah (GPA) dan Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (HIMMAH). Ketua Umum GPA, H. Aminullah Siagian, menilai kasus tersebut menjadi pelajaran dalam pelaksanaan Program […]

  • Runtuhnya Kekaisaran Rusia 1917 akibat kegagalan modernisasi negara

    Runtuhnya Kekaisaran Rusia: Kegagalan Modernisasi di Era Tsar Nikolas II

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 495
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) – Runtuhnya Kekaisaran Rusia pada 1917 menjadi salah satu peristiwa paling menentukan dalam sejarah dunia modern. Kejatuhan ini tidak hanya dipicu oleh revolusi atau perang semata. Sebaliknya, kegagalan negara menjalankan modernisasi secara menyeluruh mempercepat keruntuhan kekuasaan monarki. Di bawah pemerintahan Tsar Nicholas II, Rusia tertinggal jauh dari negara-negara Eropa Barat yang lebih cepat […]

  • Polisi bekuk pelaku tawuran saat Operasi Cipkon Jakarta Pusat

    Polisi Sikat Pelaku Tawuran dan Pemilik Sajam dalam Operasi Cipkon di Jakpus

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Polres Metro Jakarta Pusat menangkap 11 orang saat menggelar Operasi Cipta Kondisi (Cipkon) di sejumlah titik rawan kriminalitas, Minggu dini hari. Polisi menemukan senjata tajam, obat keras, dan kendaraan tanpa dokumen resmi. Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung mengatakan operasi berlangsung sejak pukul 01.00 WIB hingga 04.00 WIB. Sebanyak […]

expand_less