Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik Global » Bukan Rudal Nuklir, Senjata Baru China Berpotensi Melumpuhkan Dominasi AS di Luar Angkasa

Bukan Rudal Nuklir, Senjata Baru China Berpotensi Melumpuhkan Dominasi AS di Luar Angkasa

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
  • visibility 143
  • comment 1 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, kabaristana.com | Senjata baru China memunculkan kekhawatiran baru di tengah meningkatnya ketergantungan dunia pada satelit komunikasi. Teknologi ini berpotensi melumpuhkan satelit tanpa ledakan, sehingga mengancam layanan internet, navigasi, dan komunikasi sipil lintas negara.

Isu ini menjadi penting karena satelit orbit rendah kini menopang aktivitas harian masyarakat global. Jaringan tersebut mendukung transaksi digital, layanan darurat, dan komunikasi di wilayah konflik. Kehadiran senjata baru China berisiko mengganggu sistem yang selama ini dianggap stabil.

Senjata Baru China Berbasis Gelombang Mikro

China mengembangkan senjata berbasis high-power microwave (HPM) yang memanfaatkan denyut elektromagnetik berdaya tinggi. Teknologi ini menargetkan sistem elektronik satelit, bukan struktur fisiknya. Pendekatan ini membuat serangan sulit dilacak dan minim jejak di orbit.

Laporan Euronews menyebut riset tersebut berasal dari Institut Teknologi Nuklir Barat Laut (NINT). Lembaga ini memiliki keterkaitan dengan sektor pertahanan China. Tim peneliti mengklaim sistem mereka lebih ringkas dan lebih kuat dibandingkan teknologi HPM sebelumnya.

Klaim Peneliti dan Data Teknis

Dalam jurnal High Power Laser and Particle Beams, para peneliti menyatakan sistem HPM itu mampu beroperasi stabil selama satu menit. Sistem tersebut menghasilkan ratusan ribu pulsa dengan daya sangat tinggi.

Capaian ini melampaui sistem lama yang hanya bekerja beberapa detik. Ukuran perangkat yang lebih kecil juga membuka peluang integrasi ke berbagai platform senjata.

Respons Pengamat dan Kekhawatiran Publik

Pengamat keamanan menilai senjata baru China dapat mempercepat militerisasi ruang angkasa secara senyap. Serangan tanpa ledakan fisik menyulitkan identifikasi pelaku. Kondisi ini berpotensi meningkatkan ketegangan global.

Kekhawatiran meningkat karena banyak negara bergantung pada jaringan satelit komersial seperti Starlink milik SpaceX. Gangguan pada sistem ini dapat langsung berdampak pada masyarakat sipil.

Dampak bagi Kehidupan Masyarakat

Gangguan satelit tidak hanya berdampak pada militer. Layanan internet, navigasi penerbangan, sistem keuangan digital, dan komunikasi darurat ikut terancam. Negara berkembang menghadapi risiko lebih besar karena ketergantungan tinggi pada satelit komersial.

Di sisi lain, Amerika Serikat dan Rusia juga mengembangkan teknologi serupa. Situasi ini menandakan perlombaan senjata luar angkasa terus berlanjut tanpa aturan global yang kuat.

Kemunculan senjata baru China menunjukkan pergeseran strategi kekuatan global. Persaingan tidak lagi bertumpu pada senjata konvensional. Tanpa pengawasan internasional yang jelas, teknologi ini berisiko memperbesar ketidakpastian dan berdampak luas bagi masyarakat dunia.

Redaksi

Penulis

Cepat, Akurat & Terpercaya

Komentar (1)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • aktivitas tambang nikel terkait janji smelter PT SCM di Routa Konawe

    Fokus Nambang dan Lupa Pada Janji Bangun Smelter, Ampuh Sultra Minta Pemerintah Hentikan Aktivitas PT. SCM di Konawe.

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 182
    • 0Komentar

    KONAWE, (Kabaristana.com) — PT. Sulawesi Cahaya Mineral (SCM) kembali menuai sorotan dari berbagai elemen masyarakat. Perusahaan ini belum merealisasikan komitmennya untuk membangun pabrik pemurnian bijih nikel (smelter) di Kecamatan Routa, Kabupaten Konawe. Ampuh Sultra Tagih Komitmen Perusahaan Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (Ampuh) Sulawesi Tenggara (Sultra) terus menagih realisasi pembangunan smelter tersebut. Direktur Ampuh Sultra, Hendro […]

  • kasus penyiraman Andri Yunus aktivis KontraS

    Opini: Transparansi Bukan Pilihan, Melainkan Kewajiban: Mendesak Pengungkapan Kasus Penyiraman Aktivis KontraS Andri Yunus

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Kabaristana.com | Kasus penyiraman terhadap aktivis KontraS, Andri Yunus, bukan sekadar tindak kriminal biasa. Peristiwa ini menunjukkan ancaman nyata terhadap kebebasan sipil dan kerja advokasi HAM di Indonesia. Serangan ini juga menimbulkan rasa takut di kalangan aktivis yang selama ini memperjuangkan keadilan. Jika negara tidak menangani kasus ini secara serius, dampaknya bisa meluas. Aktivis lain […]

  • Kapolres Konawe Selatan didesak dievaluasi terkait persoalan tambang ilegal di Konawe Selatan

    Aktivis dan Pemuda Sultra Desak Kapolri Evaluasi Kapolres Konawe Selatan terkait Dugaan Tambang Ilegal dan Penegakan Hukum Pertambangan

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Jakarta, kabaristana.com – Sejumlah aktivis dan pemuda asal Sulawesi Tenggara mendesak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengevaluasi dan mencopot Kapolres Konawe Selatan. Mereka menyoroti penanganan berbagai persoalan pertambangan di wilayah tersebut. Desakan itu muncul karena sorotan publik terhadap aktivitas pertambangan di Kabupaten Konawe Selatan terus meningkat. Warga menilai aparat belum menangani sejumlah persoalan secara maksimal. […]

  • Sufmi Dasco Ahmad diwawancarai wartawan di kompleks parlemen Jakarta terkait RUU PPRT

    DPR Buka Ruang Publik Lebar untuk RUU PPRT, Target Rampung Usai Ramadhan

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 129
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com | Pembahasan RUU PPRT kembali menjadi perhatian publik. DPR RI membuka ruang partisipasi masyarakat secara luas untuk memastikan regulasi ini memberi perlindungan nyata bagi pekerja rumah tangga, khususnya di sektor informal. Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI terus menyerap masukan publik dalam proses pembahasan aturan tersebut. Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menegaskan […]

  • pesawat Pelita Air jatuh di Krayan Kalimantan Utara

    Pesawat Kargo Pelita Air Jatuh di Krayan, Pilot Meninggal Dunia

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 214
    • 0Komentar

    NUNUKAN,Kabaristana.com — Pesawat kargo milik PT Pelita Air Service jatuh di kawasan perbukitan Krayan, Kabupaten Nunukan, Kamis (19/2/2026). Insiden ini menewaskan pilot pesawat, Capt. Hendrick Lodewyck Adam. Pesawat jenis Air Tractor AT-802 dengan registrasi PK-PAA menjalankan misi distribusi BBM Satu Harga. Pesawat terbang tanpa penumpang dan hanya diawaki satu pilot. Penerbangan tersebut menggunakan nomor PAS7101. Kepala […]

  • Agus Salim diplomasi Indonesia

    KH Agus Salim: (The Grand Old Man) Pejuang Diplomasi, Intelektual Bangsa, dan Penjaga Martabat Indonesia

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Wandi
    • visibility 335
    • 2Komentar

    JAKARTA, Kabaristana.com | Agus Salim diplomasi Indonesia menempatkan kecerdasan dan etika sebagai senjata utama perjuangan. Sejak awal, ia memilih jalur pemikiran dan diplomasi untuk melawan kolonialisme. Dengan demikian, perjuangannya tidak hanya berdampak di dalam negeri, tetapi juga di mata dunia internasional. Pada masa awal kemerdekaan, Indonesia menghadapi tekanan besar dari kekuatan kolonial. Dalam situasi tersebut, […]

expand_less