Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi & Bisnis » Harga Emas Hari Ini Stabil di Pegadaian, Antam Rp3 Juta

Harga Emas Hari Ini Stabil di Pegadaian, Antam Rp3 Juta

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
  • visibility 39
  • comment 1 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (Kabaristana.com) — Harga emas dari Antam, UBS, dan Galeri24 bertahan stabil pada Senin pagi (07.03 WIB). Data Pegadaian mencatat harga Antam di Rp3.000.000 per gram, UBS Rp2.924.000, dan Galeri24 Rp2.886.000 per gram.

Pasar melanjutkan tren stabil sejak Minggu (19/4) dan menunjukkan fase konsolidasi jangka pendek. Kondisi ini membuat pelaku pasar menahan aksi besar, meski mereka tetap mengantisipasi perubahan dari faktor global seperti harga emas dunia dan nilai tukar rupiah.

Setiap produk menawarkan variasi ukuran berbeda. Galeri24 menghadirkan emas dari 0,5 gram hingga 1 kilogram. UBS menyediakan pilihan 0,5 gram sampai 500 gram. Sementara itu, Antam hanya menyediakan hingga 100 gram, sehingga pilihannya terlihat lebih terbatas.

Investor juga perlu memperhatikan waktu pembaruan harga. Pihak Logam Mulia memperbarui harga emas Antam setelah pukul 08.30 WIB. Karena itu, investor perlu memantau pergerakan terbaru agar bisa mengambil keputusan secara tepat.

Rincian Harga Emas

Galeri24 menjual emas 0,5 gram seharga Rp1.513.000 dan 1 gram Rp2.886.000. Antam menetapkan harga 0,5 gram Rp1.552.000 dan 1 gram Rp3.000.000. UBS menawarkan harga 0,5 gram Rp1.581.000 dan 1 gram Rp2.924.000.

Untuk ukuran 10 gram, Galeri24 mematok Rp28.225.000, Antam Rp29.469.000, dan UBS Rp28.527.000. Pada ukuran 100 gram, Galeri24 menjual Rp280.367.000, Antam Rp293.917.000, dan UBS Rp284.020.000.

Analisis Pasar

Stabilitas harga saat ini mencerminkan pasar yang menunggu arah baru. Investor global terus mencermati inflasi, kebijakan suku bunga, dan pergerakan dolar AS. Selain itu, perubahan sentimen pasar dapat langsung memicu pergerakan harga emas.

Harga emas yang stabil memberi peluang bagi investor untuk menyusun strategi. Mereka dapat memanfaatkan momentum ini untuk membeli atau menahan aset sesuai tujuan keuangan masing-masing.

  • Penulis: Rahman
  • Editor: Nur Wayda

Komentar (1)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sejarah Pulau Buton Benteng Terluas Dunia yang Diakui UNESCO

    Sejarah Pulau Buton Benteng Terluas Dunia yang Diakui UNESCO

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Brian putra
    • visibility 221
    • 1Komentar

    Jakarta, kabaristana.com – Sejarah Pulau Buton yang memiliki benteng terluas di dunia, ini menunjukkan kejayaan peradaban maritim di kawasan timur Nusantara. Pulau Buton berada di Sulawesi Tenggara Kota Bau-Bau dan menyimpan peninggalan monumental berupa Benteng Keraton Buton. Oleh karena itu, kawasan ini tidak hanya penting bagi sejarah lokal, tetapi juga memiliki nilai strategis dalam sejarah Indonesia. […]

  • Monumen Media Siber Indonesia di cilegon Resmi Berdiri

    Monumen Media Siber Indonesia di cilegon Resmi Berdiri

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Brian putra
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Jakarta, kabaristana.com – Monumen Media Siber Indonesia di Cilegon resmi berdiri di pusat kota dan menandai tonggak penting dalam sejarah pers digital Indonesia. Kehadiran monumen ini menunjukkan pengakuan terhadap peran media siber dalam menyebarkan informasi yang cepat, akurat, dan bertanggung jawab. (08/02/2026). Kota Cilegon kembali menegaskan posisinya dalam peta sejarah pers nasional. Melalui pendirian monumen […]

  • penanganan kasus pemerkosaan anak melalui proses hukum tanpa kompromi

    GASKAN DUKUNG PENANGANAN KASUS DUGAAN PEMERKOSAAN ANAK, ERLES: TIDAK ADA RUANG UNTUK KORUPSI KEADILAN

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 160
    • 0Komentar

    JAKARTA,kabaristana.com | Kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak kembali mencuat dan memicu perhatian publik. Seorang anak di bawah umur berinisial N melaporkan dugaan pemerkosaan yang dilakukan oleh pamannya sendiri. Korban mengaku mengalami perlakuan tersebut berulang kali sebelum akhirnya berani menyampaikan kepada orang tuanya. Peristiwa ini menimbulkan kekhawatiran luas karena terjadi di lingkup keluarga. Situasi tersebut […]

  • rudal korut tandan saat peluncuran uji coba militer Korea Utara

    Korut Uji Coba 5 Rudal Balistik Taktis Berhulu Ledak Bom Tandan, Klaim Tepat Sasaran

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 42
    • 2Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) – Rudal korut tandan kembali menjadi sorotan setelah Korea Utara meluncurkan lima rudal balistik taktis pada Minggu (19/4/2026). Pemimpin negara, Kim Jong Un, menyaksikan langsung uji coba tersebut. Kelima rudal itu mencapai target sejauh 136 kilometer. KCNA melaporkan penggunaan rudal jenis Hwasongpho-11 Ra. Uji coba ini menguji daya hulu ledak bom tandan dan […]

  • panel surya dinding bangunan pada gedung modern

    Panel Surya di Dinding Bangunan: Solusi Energi Kota yang Hemat Listrik dan Pangkas Emisi

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 105
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) || Pemanfaatan panel surya pada dinding bangunan kini semakin menarik perhatian. Selain itu, teknologi ini membuka peluang baru untuk pasokan energi di kota. Peneliti dari China meneliti penggunaan panel surya pada fasad bangunan. Mereka menyebut konsep ini sebagai facade-integrated photovoltaics (FIPV). Selama ini, banyak pihak belum memanfaatkan permukaan vertikal secara optimal. Hasil penelitian […]

  • ramadan 2030 dua kali ilustrasi bulan sabit dan masjid

    Ramadan 2030 Muncul Dua Kali, Ini Penjelasan Sederhananya

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 100
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Fenomena ramadan 2030 dua kali akan terjadi karena perbedaan sistem kalender yang digunakan umat manusia. Umat Muslim berpotensi memulai puasa pada awal Januari, lalu kembali menyambut awal Ramadan pada akhir Desember di tahun yang sama. Peristiwa ini bukan hal aneh. Ilmu astronomi sudah lama menjelaskan penyebabnya secara logis dan terukur. Mengapa Bulan […]

expand_less