JAKARTA, (Kabaristana.com) || Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan komitmen pemerintah untuk menjalankan hilirisasi mineral dan mempercepat transisi energi demi memperkuat ekonomi serta ketahanan energi nasional.
Pertama, Bahlil mengarahkan Kementerian ESDM untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya alam di dalam negeri. Karena itu, pemerintah mendorong hilirisasi agar masyarakat merasakan manfaat ekonomi secara langsung.
Selain itu, Bahlil menilai pemerintah perlu menjalankan transisi energi seiring dengan hilirisasi. Dengan langkah ini, pemerintah memperkuat industri sekaligus menjaga keberlanjutan energi.
Selanjutnya, Bahlil menegaskan pemerintah terus mengembangkan energi baru terbarukan melalui energi surya, panas bumi, dan bioenergi. Di sisi lain, pemerintah membuka kerja sama internasional guna mempercepat transfer teknologi serta menarik investasi energi bersih.
Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya industrialisasi dalam forum bisnis Jepang–Indonesia. Oleh sebab itu, ia meminta pelaku industri menghentikan ekspor bahan mentah dan mulai mengolah sumber daya di dalam negeri.
Lebih lanjut, Prabowo mengingatkan pemerintah agar menjaga keberlanjutan dalam pengelolaan mineral strategis. Ia juga menegaskan pemerintah harus melindungi sumber daya alam serta memaksimalkan manfaatnya bagi generasi sekarang dan masa depan.
Di samping itu, Presiden mendorong percepatan pengembangan energi terbarukan untuk memperkuat ketahanan energi nasional. Bahkan, ia menargetkan peningkatan kapasitas energi surya serta memperluas program biofuel seperti biodiesel dan bioetanol.
Kemudian, pemerintah mempercepat penggunaan kendaraan listrik untuk menekan konsumsi bahan bakar fosil. Dengan langkah tersebut, pemerintah memperkuat transisi energi secara menyeluruh.
Akhirnya, pemerintah menjadikan sinergi antara hilirisasi dan transisi energi sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Oleh karena itu, pemerintah terus meningkatkan daya saing industri sekaligus menjaga kemandirian energi Indonesia.
Saat ini belum ada komentar