PLN Indonesia Power bidik pasar Amerika Latin dan Karibia
- account_circle Rahman
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 20
- comment 0 komentar
- print Cetak

Foto: Ilustrasi - Pembangkit surya PT PLN Indonesia Power (PLN IP).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, (kabaristana.com) – PT PLN Indonesia Power (PLN IP) memperkuat langkah ekspansi internasional dengan membidik kawasan Amerika Latin dan Karibia sebagai pasar strategis baru. Langkah ini menjadi bagian dari upaya perusahaan memperluas bisnis energi sekaligus meningkatkan daya saing di tingkat global.
Direktur Utama PLN Indonesia Power, Bernadus Sudarmanta, mengatakan kawasan tersebut memiliki potensi besar untuk pengembangan energi bersih. PLN IP siap menghadirkan teknologi, pengalaman, dan keahlian yang dimiliki untuk mendukung berbagai proyek energi berkelanjutan.
“PLN Indonesia Power terus memperluas peran sebagai perusahaan energi yang mampu bersaing di tingkat global,” ujar Bernadus, Sabtu.
Fokus pada Pengembangan Energi Terbarukan
Bernadus menilai Amerika Latin dan Karibia menawarkan peluang besar bagi investasi energi hijau. Menurutnya, kerja sama di kawasan tersebut dapat menciptakan nilai tambah bagi seluruh pihak yang terlibat.
Selain memperluas pasar, ekspansi ini juga mendukung agenda diplomasi ekonomi Indonesia. Langkah tersebut sejalan dengan target percepatan transisi energi menuju masa depan yang lebih berkelanjutan.
PLN IP Perkuat Kerja Sama Internasional
Komitmen tersebut terlihat dalam partisipasi PLN IP pada forum 2nd Ambassadors’ Dialogue on Enhancing Trade and Investment Cooperation between Indonesia and Latin America and the Caribbean yang berlangsung di Jakarta.
Dalam forum itu, Wakil Menteri Luar Negeri Arief Havas Oegroseno menegaskan pentingnya memperkuat investasi energi antara Indonesia dan negara-negara Amerika Latin serta Karibia.
Menurut Arief, Indonesia siap menjadi pintu masuk strategis bagi pelaku usaha yang ingin mengembangkan bisnis di kawasan Asia. Di sisi lain, Indonesia juga melihat peluang besar untuk memperluas investasi energi ke kawasan tersebut.
Kapasitas Pembangkit Capai 22,1 GW
Direktur Pengembangan Bisnis dan Niaga PLN Indonesia Power, Julita Indah, menjelaskan bahwa perusahaan saat ini mengelola pembangkit listrik dengan kapasitas mencapai 22,1 gigawatt (GW).
Ia menyebut pengalaman dalam pengembangan energi baru terbarukan menjadi modal penting untuk memperluas bisnis di pasar internasional.
“Forum ini menjadi momentum penting untuk menunjukkan kapabilitas dan keunggulan strategis PLN Indonesia Power di sektor energi,” kata Julita.
Bidik Proyek Solar PV dan Minihidro
Melalui anak usaha PLN IP Renewables, perusahaan berencana memperluas pengembangan energi bersih di Amerika Latin dan Karibia.
Julita mengatakan tingginya radiasi matahari di kawasan tersebut membuka peluang besar bagi proyek pembangkit listrik tenaga surya atau solar PV skala besar.
Selain tenaga surya, PLN IP juga melihat potensi pengembangan pembangkit minihidro. Perusahaan siap menjajaki berbagai bentuk kerja sama, mulai dari studi kelayakan hingga kemitraan operasional dan pendanaan.
Optimistis Perkuat Posisi di Pasar Global
PLN Indonesia Power optimistis ekspansi ke Amerika Latin dan Karibia dapat memperkuat posisi perusahaan di pasar energi global.
Perusahaan juga menargetkan kemitraan strategis yang mampu mendorong pertumbuhan industri energi hijau. Langkah ini sekaligus mendukung terciptanya sistem energi yang lebih andal dan berkelanjutan.
- Penulis: Rahman
- Editor: Nur Endana
- Sumber: Tim Redaksi

Saat ini belum ada komentar