Diduga Micro Sleep, Truk LPG Picu Kecelakaan Beruntun di Bandung, Seorang Wanita Tewas
- account_circle Retanto
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 10
- comment 0 komentar
- print Cetak

Foto : Petugas kepolisian dan tim medis mengevakuasi korban dalam insiden Truk LPG Bandung yang diduga mengalami micro sleep hingga memicu kecelakaan beruntun di Jalan Leuwipanjang, Kota Bandung.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, (Kabaristana.com)– Sebuah truk pengangkut gas LPG diduga mengalami micro sleep hingga memicu kecelakaan beruntun di Jalan Leuwipanjang, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (29/7) sekitar pukul 12.15 WIB. Peristiwa itu menewaskan seorang wanita pengendara sepeda motor dan menyebabkan satu korban lainnya mengalami luka berat.
Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Bandung, AKP Fiekry, mengatakan dugaan sementara mengarah pada kondisi pengemudi truk yang tertidur sesaat saat mengemudikan kendaraan dari arah Jalan Soekarno-Hatta menuju lokasi distribusi LPG.
Menurut keterangan awal, sopir baru selesai membongkar muatan sebelum melanjutkan perjalanan menuju titik distribusi berikutnya. Saat tersadar, pengemudi mengaku truk sudah berhenti setelah menghantam kendaraan yang berada di depannya.
Benturan tersebut melibatkan sedikitnya 11 kendaraan yang terdiri atas mobil dan sepeda motor. Seorang wanita pengendara sepeda motor meninggal dunia akibat kecelakaan itu. Petugas kemudian membawa jenazah korban ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.
Selain korban meninggal, seorang korban lain mengalami patah tulang dan kini menjalani perawatan di Rumah Sakit Immanuel Bandung. Sementara itu, sejumlah kendaraan mengalami kerusakan dengan tingkat yang berbeda-beda.
Petugas Satlantas Polrestabes Bandung segera mengevakuasi kendaraan yang terlibat untuk mengurai kepadatan lalu lintas di sekitar lokasi. Polisi juga mengamankan truk beserta pengemudinya guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Hingga saat ini, penyidik masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mendata seluruh kendaraan yang terlibat, memeriksa saksi-saksi, serta mengumpulkan alat bukti untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.
Polisi mengimbau seluruh pengemudi, khususnya pengemudi kendaraan angkutan, agar memastikan kondisi tubuh tetap bugar sebelum berkendara. Pengemudi yang mulai merasa lelah atau mengantuk sebaiknya segera beristirahat untuk mengurangi risiko kecelakaan di jalan raya.
- Penulis: Retanto
- Editor: Wilda



Saat ini belum ada komentar