Viral Dugaan Intimidasi Petani di Tasikmalaya, TNI AD Telusuri Kehadiran Aparat di Lahan Eks HGU
- account_circle Rahman
- calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
- visibility 82
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Tasikmalaya, (kabaristana.com) – Dugaan intimidasi terhadap petani di lahan eks HGU PT Wiria Cakra, Kecamatan Cineam, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, viral di media sosial.
Video yang beredar memperlihatkan sejumlah anggota TNI berada di lokasi saat petani yang tergabung dalam Serikat Petani Pasundan (SPP) menggarap lahan.
Seorang petani menjelaskan dasar hukum pertanahan serta hak rakyat atas tanah di hadapan aparat. SPP menyebut sekitar 30 anggota TNI dari Koramil Cineam dan Kodim 0612/Tasikmalaya mendatangi lokasi pada Kamis (18/6/2026).
Menurut SPP, kedatangan aparat bertujuan meminta petani meninggalkan lahan tersebut. Aparat menyebut lahan itu akan digunakan untuk program pertanian batalion.
SPP menyatakan lahan seluas sekitar 368 hektare itu merupakan eks HGU PT Wiria Cakra yang berakhir pada 2017. Petani kemudian mengelola lahan tersebut untuk kegiatan bercocok tanam.
Menanggapi informasi yang beredar, Kepala Dinas Penerangan TNI AD, Brigjen TNI Donny Pramono, mengatakan pihaknya sedang melakukan penelusuran.
“Kita cek,” kata Donny.
- Penulis: Rahman
- Editor: Nur Wayda
- Sumber: Tim redaksi



Saat ini belum ada komentar