Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukrim » PP GPA Desak Kapolda Bali dan Kapolres Tabanan Usut Tuntas Kasus Main Hakim Sendiri di Baturiti

PP GPA Desak Kapolda Bali dan Kapolres Tabanan Usut Tuntas Kasus Main Hakim Sendiri di Baturiti

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
  • visibility 138
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TABANAN, Kabaristana.com — Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Al Washliyah (PP GPA) mengecam aksi main hakim sendiri yang menewaskan seorang pria berinisial KD di Banjar Dinas Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali, Jumat (24/7/2026) dini hari.

Ketua Umum PP GPA, Aminullah Siagian, meminta Polda Bali dan Polres Tabanan segera menangkap seluruh pelaku pengeroyokan. Ia juga meminta aparat mengusut kasus tersebut hingga tuntas.

Menurut Aminullah, masyarakat tidak boleh mengambil alih proses hukum. Ia menegaskan hanya aparat penegak hukum yang berwenang menangani dugaan tindak pidana.

“Kami mendesak Kapolda Bali dan Kapolres Tabanan menangkap seluruh pelaku pengeroyokan. Keresahan warga tidak dapat menjadi alasan menghilangkan nyawa seseorang. Aparat Penegak Hukum harus mengusut seluruh pihak yang terlibat,” tegas Aminullah.

Kronologi Kejadian

Peristiwa terjadi sekitar pukul 01.30 WITA. Polisi menerima informasi bahwa KD diduga hendak mencuri seekor ayam aduan milik I Wayan Adi Suteja (31).

Peristiwa itu memicu kemarahan warga. Mereka mengaku sering kehilangan hewan ternak dalam beberapa waktu terakhir.

Warga kemudian menangkap KD. Situasi semakin memanas ketika massa mulai mengeroyok korban.

Korban mengalami luka berat akibat pengeroyokan. Ia meninggal dunia di lokasi sebelum polisi tiba. Massa juga membakar sepeda motor yang diduga milik korban.

Polisi Selidiki Kasus

Polres Tabanan terus menyelidiki perkara tersebut. Polisi memproses dugaan pencurian sekaligus mengusut pengeroyokan yang menyebabkan korban meninggal.

Penyidik kini mengumpulkan barang bukti di lokasi. Polisi juga memeriksa sejumlah saksi dan mengidentifikasi para pelaku pengeroyokan serta pembakaran sepeda motor.

PP GPA Minta Penegakan Hukum Tegas

PP GPA meminta aparat menangani perkara ini secara profesional, objektif, dan transparan. Organisasi itu juga meminta Polda Bali tidak memberi ruang bagi aksi main hakim sendiri.

PP GPA menegaskan setiap dugaan tindak pidana harus melalui proses hukum. Karena itu, aparat harus membawa seluruh pelaku pengeroyokan ke pengadilan sesuai ketentuan yang berlaku.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wakapolda Sulteng Bela Masyarakat di Atas Kepentingan Perusahaan

    Wakapolda Sulteng Bela Masyarakat di Atas Kepentingan Perusahaan

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 421
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana) – Wakapolda Sulteng bela masyarakat dan menyampaikan sikap tersebut secara terbuka kepada awak media. Pernyataan ini muncul di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap penanganan konflik antara warga dan perusahaan di sejumlah wilayah Sulawesi Tengah. Wakapolda Sulawesi Tengah menegaskan komitmennya untuk membela kepentingan masyarakat dalam setiap proses penegakan hukum. Ia menyampaikan pernyataan tersebut secara […]

  • Ilustrasi Mohammad Reza Aref dengan latar Selat Hormuz Iran dan kapal tanker minyak

    Iran Tegaskan Pertahanan Selat Hormuz, Kompensasi Jadi Syarat Utama

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 272
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) || Isu Selat Hormuz Iran kembali menjadi perhatian global setelah pemerintah Iran menegaskan sikap tegasnya. Negara tersebut menyatakan akan tetap mempertahankan kendali atas jalur strategis itu sekaligus menuntut kompensasi. Pernyataan ini muncul setelah perundingan dengan Amerika Serikat belum menghasilkan kesepakatan. Iran Tegaskan Sikap di Selat Hormuz Iran Wakil Presiden Iran Mohammad Reza Aref […]

  • Revitalisasi Sekolah Wakatobi di Yayasan Bahari Mola menjelang pencairan bantuan pemerintah tahun 2026.

    Diduga Demi Kuasai Proyek Revitalisasi, Yayasan Bahari Mola Wakatobi Pecat Kepala Sekolah Secara Sepihak

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 437
    • 1Komentar

    Jakarta, Kabaristana.com – Dugaan persoalan tata kelola bantuan pemerintah di sektor pendidikan mencuat di Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara. Yayasan Bahari Mola diduga memberhentikan Kepala Sekolah Henky, S.Pd.I. menjelang pencairan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan pada Agustus 2026. Sejumlah pihak mempertanyakan keputusan tersebut. Mereka menduga pergantian kepala sekolah berkaitan dengan pengelolaan dana revitalisasi sekolah. Tim Kabaristana.com menghimpun […]

  • Iran bantah MoU AS yang disebut telah difinalisasi, dengan latar Gedung Capitol Amerika Serikat di Washington, D.C.

    Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Final dengan AS, Perundingan Masih Berlangsung

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com)– Iran bantah MoU AS yang disebut sejumlah media telah mencapai tahap final. Pemerintah di Teheran menegaskan bahwa perundingan masih berlangsung dan belum menghasilkan dokumen resmi terkait program nuklir maupun keamanan kawasan. Penegasan tersebut sekaligus menjawab berbagai spekulasi mengenai kesepakatan baru antara kedua negara. Sejumlah media internasional sebelumnya melaporkan bahwa kedua negara telah menyusun […]

  • Ashima dan keluarga korban menunggu di kediaman KDM demi memperjuangkan keadilan korban pencabulan

    GASKAN Soroti Kasus Pencabulan Dua Kakak Beradik, Ibu Bawa Korban Datangi Kediaman KDM Mencari Keadilan

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 223
    • 1Komentar

    Subang, (kabaristana.com) – Ashima kembali mendatangi kediaman KDM di Subang pada Minggu (31/5/2026). Kali ini, ia mengajak dua anaknya yang menjadi korban dugaan pencabulan oleh ayah tiri. Ashima berharap KDM bersedia menerima dan mendengar langsung keterangan dari kedua anak tersebut. Ia ingin memastikan perjuangan keluarganya mendapatkan keadilan tidak berhenti di tengah jalan. “Saya sudah beberapa […]

  • FAMHI desak pencabutan IUP PT WIN terkait dugaan kerusakan lingkungan dan ancaman keselamatan masyarakat di Konawe Selatan Sulawesi Tenggara.

    FAMHI DESAK PEMERINTAH CABUT IUP PT WIJAYA INTI NUSANTARA (WIN) ATAS DUGAAN KERUSAKAN LINGKUNGAN DAN ANCAMAN KESELAMATAN MASYARAKAT

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Forum Advokasi Mahasiswa Hukum Indonesia (FAMHI) mendesak Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI segera mengevaluasi dan mencabut Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Wijaya Inti Nusantara (WIN) di Desa Torobulu, Kecamatan Laeya, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara. FAMHI menyampaikan desakan tersebut setelah berbagai laporan dan temuan lapangan mengungkap dugaan kerusakan lingkungan […]

expand_less