Menlu Iran Sampaikan Ucapan Idulfitri untuk Indonesia dan ASEAN, Singgung Solidaritas di Tengah Konflik
- account_circle Rahman
- calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
- visibility 270
- comment 0 komentar
- print Cetak

Foto: Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, saat menghadiri pertemuan diplomatik internasional.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA, (kabaristana.com) | Menlu Iran Idulfitri ASEAN menjadi sorotan setelah Menteri Luar Negeri Iran, Seyed Abbas Araghchi, menyampaikan ucapan Hari Raya Idulfitri kepada negara-negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Ia menyampaikan pesan tersebut melalui akun media sosial resminya pada Minggu (22/3/2026).
Dalam pernyataannya, Araghchi menyebut Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam sebagai negara dengan mayoritas penduduk Muslim di kawasan ASEAN. Ia secara langsung mengapresiasi peran pemerintah dan masyarakat di negara-negara tersebut dalam menjaga nilai solidaritas, terutama di tengah dinamika global yang terus berkembang.
“Selamat Hari Raya Idulfitri. Terima kasih kepada pemerintah dan masyarakat Muslim serta pencinta keadilan di Asia Tenggara yang menunjukkan solidaritas,” tulis Araghchi.
Ucapan Menlu Iran Idulfitri ASEAN ini tidak hanya berisi pesan perayaan, tetapi juga menyoroti dukungan masyarakat Asia Tenggara terhadap Iran. Araghchi menilai sikap tersebut terlihat dari berbagai respons publik yang mengecam serangan yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel dalam beberapa waktu terakhir.
Unggahan tersebut menarik perhatian luas di media sosial. Ribuan pengguna membagikan ulang pesan tersebut, sementara puluhan ribu lainnya memberikan tanda suka. Tingginya interaksi ini menunjukkan kuatnya perhatian publik terhadap isu yang berkaitan dengan Iran dan kawasan Timur Tengah.
Di sisi lain, Iran menetapkan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Otoritas setempat mengambil keputusan tersebut setelah proses pemantauan hilal tidak menunjukkan kemunculan bulan sabit. Karena itu, pemerintah Iran menyempurnakan bulan Ramadan menjadi 30 hari.
Situasi geopolitik di Timur Tengah hingga kini masih berlangsung dinamis. Konflik yang terjadi tidak hanya berdampak pada stabilitas kawasan, tetapi juga memengaruhi pasokan energi global. Kondisi ini membuat berbagai negara, termasuk di Asia Tenggara, terus memantau perkembangan yang terjadi.
Dengan demikian, pesan Menlu Iran Idulfitri ASEAN tidak hanya menjadi ucapan hari raya, tetapi juga mencerminkan hubungan diplomatik dan solidaritas antarnegara di tengah tantangan global.
Sumber : Al Jazeera
- Penulis: Rahman
- Editor: Nur Wayda



Saat ini belum ada komentar