Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Mahasiswa Wawonii Desak Pemeriksaan Bupati Konawe Kepulauan Terkait Izin Tambang

Mahasiswa Wawonii Desak Pemeriksaan Bupati Konawe Kepulauan Terkait Izin Tambang

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
  • visibility 720
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, kabaristana.com | Senin, 2 Februari 2026 Tambang Pulau Wawonii kembali menjadi perhatian publik. Forum Mahasiswa Wawonii Menggugat menyatakan sikap kritis terhadap kebijakan Pemerintah Kabupaten Konawe Kepulauan yang diduga mengeluarkan rekomendasi izin usaha pertambangan di Pulau Wawonii.

Forum menilai kebijakan tersebut tidak sejalan dengan putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia yang melarang aktivitas pertambangan di wilayah pulau kecil. Oleh karena itu, mereka meminta seluruh pihak mematuhi dan menghormati putusan hukum yang telah berkekuatan hukum tetap.

Mahasiswa Desak Penegakan Hukum

Selain menyoroti aspek hukum, Forum Mahasiswa Wawonii Menggugat mendesak Kejaksaan Agung Republik Indonesia untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh. Mereka meminta Kejagung menelusuri proses penerbitan rekomendasi izin pertambangan tersebut secara transparan dan objektif.

Menurut forum, langkah penegakan hukum penting untuk memastikan pemerintah daerah menjalankan kewenangan sesuai aturan. Mereka juga menilai klarifikasi hukum dapat mencegah munculnya konflik berkepanjangan di tengah masyarakat.

Ancaman Tambang bagi Pulau Kecil

Pulau Wawonii merupakan wilayah kepulauan kecil dengan daya dukung lingkungan yang terbatas. Aktivitas pertambangan berpotensi menimbulkan kerusakan serius jika pemerintah tidak mengendalikan secara ketat. Kerusakan tersebut dapat mengancam sumber air bersih, merusak lahan produktif, serta mengganggu keseimbangan ekosistem pulau.

Selain itu, sebagian besar masyarakat Wawonii menggantungkan hidup pada sektor perikanan dan pertanian. Ketika lingkungan rusak, sumber penghidupan warga ikut terancam. Karena itu, forum menilai pemerintah perlu mempertimbangkan dampak jangka panjang sebelum mengeluarkan kebijakan strategis.

Hak Lingkungan dan Tanggung Jawab Pemerintah

Forum Mahasiswa Wawonii Menggugat menegaskan bahwa masyarakat memiliki hak atas lingkungan hidup yang baik dan sehat. Konstitusi menjamin hak tersebut dan mewajibkan negara melindunginya. Oleh sebab itu, setiap kebijakan pembangunan harus mengutamakan keselamatan rakyat dan keberlanjutan lingkungan.

Forum juga menilai pemerintah daerah seharusnya menjadikan hukum sebagai dasar utama dalam mengambil keputusan. Jika pemerintah mengabaikan putusan hukum, maka kepercayaan publik berpotensi menurun. Karena itu, mereka mendorong pemerintah daerah bersikap terbuka, taat hukum, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

Tuntutan dan Ajakan Masyarakat Sipil

Dalam pernyataan sikapnya, forum menyampaikan beberapa tuntutan. Pertama, mereka meminta Kejaksaan Agung RI memeriksa kebijakan Bupati Konawe Kepulauan terkait rekomendasi izin tambang. Kedua, mereka menuntut penghentian seluruh proses perizinan dan aktivitas pertambangan di Pulau Wawonii. Ketiga, mereka menyerukan perlindungan penuh terhadap lingkungan hidup dan hak-hak masyarakat Wawonii.

Forum Mahasiswa Wawonii Menggugat menyatakan akan terus mengawal isu ini. Mereka juga mengajak masyarakat sipil untuk bersama-sama menjaga Pulau Wawonii dari ancaman kerusakan ekologis.

Kontak Narahubung:
M. Alfiansah Samaga
HP: 0881-0104-39126

Redaksi

Penulis

Cepat, Akurat & Terpercaya

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • rupiah menguat terhadap dolar AS di penukaran uang Jakarta

    Rupiah Bangkit di Akhir Sesi, Dolar AS Kembali di Bawah Rp17.000

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 109
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) || Rupiah menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada penutupan perdagangan Rabu (1/4/2026). Data pasar menunjukkan rupiah naik sekitar 0,09% ke posisi Rp16.975 per dolar AS. Sepanjang hari, pelaku pasar sempat mendorong rupiah melemah hingga menembus Rp17.000 per dolar AS. Bahkan, kurs sempat menyentuh Rp17.026 per dolar AS sebelum akhirnya berbalik arah menjelang […]

  • kpk tahan pejabat bea cukai kasus suap

    KPK Tahan Kepala Seksi Intelijen Cukai Terkait Suap Impor Barang KW

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 88
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) — Komisi Pemberantasan Korupsi menahan Kepala Seksi Intelijen Cukai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Budiman Bayu Prasetyo (PBPK). Dengan penahanan ini, KPK menetapkan PBPK sebagai tersangka ketujuh dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi impor barang tiruan atau KW. Sebelumnya, KPK menetapkan PBPK sebagai tersangka pada 26 Februari 2026. Penetapan tersebut muncul setelah penyidik memeriksa […]

  • pungli ptsl sumedang

    Mahasiswa Aksi di KPK Soroti Dugaan Pungli Program PTSL di BPN Sumedang

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 159
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | 6 Maret 2026 Sejumlah mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di depan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta. Mereka menyoroti dugaan praktik pungutan liar dalam pengurusan sertifikat tanah di Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Sumedang. Mahasiswa menilai dugaan pungutan tersebut terjadi dalam pelaksanaan Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Program ini merupakan kebijakan […]

  • Kasus OTT ST Nickel Konawe di Sulawesi Tenggara

    OTT PT ST Nickel Harus Diusut Menyeluruh: Ketum Pemuda 21 Soroti Dugaan Relasi Tidak Sehat antara Perusahaan dan Oknum

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Jakarta, 26 Maret 2026 (Kabaristana.com) – Ketua Umum Pemuda 21, Muhammad Julfan Saputra, menyoroti Operasi Tangkap Tangan (OTT) dugaan pemerasan terhadap PT ST Nickel di Konawe. Ia meminta aparat menangani kasus ini secara menyeluruh dan transparan. Menurut Julfan, aparat tidak boleh melihat kasus ini secara sempit. Ia menilai penyidik harus menggali semua kemungkinan sejak awal. […]

  • Deforestasi Nikel Sulawesi Tenggara dan Elite Tambang

    Deforestasi Nikel Sulawesi Tenggara dan Elite Tambang

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Porondosi
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Jakarta, kabaristana.com– Ekspansi industri nikel terus mempercepat deforestasi di Sulawesi Tenggara (Sultra), Sejumlah elite bisnis tambang yang kerap disebut publik sebagai raja dan ratu nikel mengendalikan laju produksi dan menikmati keuntungan besar dari penguasaan ruang hutan. (27/01/2026). Dalam sepuluh tahun terakhir, perusahaan tambang membuka hutan secara masif. Mereka membangun jalan hauling, area tambang terbuka, dan […]

  • Aksi mahasiswa GMII menyoroti dugaan korupsi kontrak PT Antam di depan KPK RI

    GMII Tegaskan Perlawanan: Kasus Rp 890 Miliar Jangan Dibiarkan

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 204
    • 0Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com | Gerakan Mahasiswa Intelektual Indonesia (GMII) kembali menyuarakan kritik terhadap kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia. GMII menilai KPK belum menunjukkan langkah nyata dalam menangani dugaan korupsi kontrak jasa sewa alat berat di lingkungan PT Antam Tbk. Hingga kini, KPK belum menyampaikan perkembangan resmi kepada publik. Kondisi ini memicu pertanyaan dan spekulasi di […]

expand_less