Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Mahasiswa Wawonii Desak Pemeriksaan Bupati Konawe Kepulauan Terkait Izin Tambang

Mahasiswa Wawonii Desak Pemeriksaan Bupati Konawe Kepulauan Terkait Izin Tambang

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
  • visibility 1.001
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, kabaristana.com | Senin, 2 Februari 2026 Tambang Pulau Wawonii kembali menjadi perhatian publik. Forum Mahasiswa Wawonii Menggugat menyatakan sikap kritis terhadap kebijakan Pemerintah Kabupaten Konawe Kepulauan yang diduga mengeluarkan rekomendasi izin usaha pertambangan di Pulau Wawonii.

Forum menilai kebijakan tersebut tidak sejalan dengan putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia yang melarang aktivitas pertambangan di wilayah pulau kecil. Oleh karena itu, mereka meminta seluruh pihak mematuhi dan menghormati putusan hukum yang telah berkekuatan hukum tetap.

Mahasiswa Desak Penegakan Hukum

Selain menyoroti aspek hukum, Forum Mahasiswa Wawonii Menggugat mendesak Kejaksaan Agung Republik Indonesia untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh. Mereka meminta Kejagung menelusuri proses penerbitan rekomendasi izin pertambangan tersebut secara transparan dan objektif.

Menurut forum, langkah penegakan hukum penting untuk memastikan pemerintah daerah menjalankan kewenangan sesuai aturan. Mereka juga menilai klarifikasi hukum dapat mencegah munculnya konflik berkepanjangan di tengah masyarakat.

Ancaman Tambang bagi Pulau Kecil

Pulau Wawonii merupakan wilayah kepulauan kecil dengan daya dukung lingkungan yang terbatas. Aktivitas pertambangan berpotensi menimbulkan kerusakan serius jika pemerintah tidak mengendalikan secara ketat. Kerusakan tersebut dapat mengancam sumber air bersih, merusak lahan produktif, serta mengganggu keseimbangan ekosistem pulau.

Selain itu, sebagian besar masyarakat Wawonii menggantungkan hidup pada sektor perikanan dan pertanian. Ketika lingkungan rusak, sumber penghidupan warga ikut terancam. Karena itu, forum menilai pemerintah perlu mempertimbangkan dampak jangka panjang sebelum mengeluarkan kebijakan strategis.

Hak Lingkungan dan Tanggung Jawab Pemerintah

Forum Mahasiswa Wawonii Menggugat menegaskan bahwa masyarakat memiliki hak atas lingkungan hidup yang baik dan sehat. Konstitusi menjamin hak tersebut dan mewajibkan negara melindunginya. Oleh sebab itu, setiap kebijakan pembangunan harus mengutamakan keselamatan rakyat dan keberlanjutan lingkungan.

Forum juga menilai pemerintah daerah seharusnya menjadikan hukum sebagai dasar utama dalam mengambil keputusan. Jika pemerintah mengabaikan putusan hukum, maka kepercayaan publik berpotensi menurun. Karena itu, mereka mendorong pemerintah daerah bersikap terbuka, taat hukum, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

Tuntutan dan Ajakan Masyarakat Sipil

Dalam pernyataan sikapnya, forum menyampaikan beberapa tuntutan. Pertama, mereka meminta Kejaksaan Agung RI memeriksa kebijakan Bupati Konawe Kepulauan terkait rekomendasi izin tambang. Kedua, mereka menuntut penghentian seluruh proses perizinan dan aktivitas pertambangan di Pulau Wawonii. Ketiga, mereka menyerukan perlindungan penuh terhadap lingkungan hidup dan hak-hak masyarakat Wawonii.

Forum Mahasiswa Wawonii Menggugat menyatakan akan terus mengawal isu ini. Mereka juga mengajak masyarakat sipil untuk bersama-sama menjaga Pulau Wawonii dari ancaman kerusakan ekologis.

Kontak Narahubung:
M. Alfiansah Samaga
HP: 0881-0104-39126

Redaksi

Penulis

Cepat, Akurat & Terpercaya

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahasiswa Sulawesi Tenggara Rawamangun Aktif Berkegiatan

    Ruang Tumbuh Dan Kiprah Mahasiswa Sulawesi Tenggara di Ibu Kota

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 505
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) – Jakarta dikenal sebagai pusat pendidikan yang menarik mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia. Banyak mahasiswa asal Sulawesi Tenggara (Sultra) juga memilih menetap di kawasan Rawamangun, Jakarta Timur. (10/01/2026). Rawamangun menjadi tempat berkumpul mahasiswa Sulawesi Tenggara dari 17 kabupaten dan kota. Mereka membangun komunitas untuk saling mendukung selama menempuh pendidikan di Jakarta. Komunitas […]

  • Logo Bank Indonesia terkait penilaian rupiah undervalued menurut BI

    BI Ungkap Penyebab Rupiah Tertekan Meski Fundamental Ekonomi Kuat

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 313
    • 1Komentar

    JAKARTA,Kabaristana.com — rupiah undervalued menurut BI karena pergerakan nilai tukar saat ini belum mencerminkan kekuatan fundamental ekonomi nasional. Bank Indonesia menilai berbagai indikator makro justru menunjukkan kondisi ekonomi Indonesia yang relatif solid. Gubernur BI Perry Warjiyo menjelaskan inflasi yang terkendali, imbal hasil aset keuangan yang menarik, serta pertumbuhan ekonomi yang stabil menjadi fondasi utama penguatan rupiah. […]

  • Dugaan limbah ban bekas yang diduga melibatkan oknum pejabat KUPP Molawe menjadi sorotan GMH Sultra-Jakarta.

    Ketua GMH Sultra-Jakarta Soroti Dugaan Praktik Penjualan Limbah dan Gratifikasi di Kawasan Berikat Morosi

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Jakarta, kabaristana.com – Ketua Umum Gerakan Mahasiswa Hukum Sulawesi Tenggara (GMH) Sultra-Jakarta, Abdi Aditya, mendesak aparat penegak hukum mengusut dugaan penjualan limbah ban bekas dan gratifikasi yang menyeret nama oknum pejabat di Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KUPP) Kelas I Molawe. Abdi mengatakan, GMH Sultra-Jakarta menerima informasi dan laporan masyarakat mengenai dugaan penjualan limbah ban bekas […]

  • Yusril Ihza Mahendra menanggapi kasus brimob aniaya anak Maluku

    Yusril Tegaskan Proses Etik dan Pidana bagi Oknum Brimob Penganiaya Anak di Maluku

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 325
    • 0Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com | Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra menegaskan aparat Brimob berinisial Bripda MS yang diduga menganiaya seorang anak hingga meninggal dunia di Kota Tual, Maluku, harus menjalani proses etik dan pidana. Yusril menekankan bahwa negara hukum tidak memberi ruang kekebalan, termasuk kepada aparat penegak hukum. Ia menyatakan setiap […]

  • RUU Perampasan Aset mendapat dukungan Kortas Tipidkor Polri untuk memperkuat pemberantasan korupsi dan pemulihan aset negara.

    Kortas Tipidkor Polri Dukung DPR Segera Sahkan RUU Perampasan Aset

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) — Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipidkor) Polri mendorong DPR RI segera mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset. Kortas Tipidkor menilai aturan tersebut dapat memperkuat pemberantasan korupsi dan mempercepat pemulihan aset negara. Kasubdit II Direktorat Pencegahan Kortas Tipidkor Polri, Kombes Affandi Eka Putra, mengatakan RUU Perampasan Aset dapat membuat aparat penegak hukum […]

  • Iran bantah MoU AS yang disebut telah difinalisasi, dengan latar Gedung Capitol Amerika Serikat di Washington, D.C.

    Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Final dengan AS, Perundingan Masih Berlangsung

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com)– Iran bantah MoU AS yang disebut sejumlah media telah mencapai tahap final. Pemerintah di Teheran menegaskan bahwa perundingan masih berlangsung dan belum menghasilkan dokumen resmi terkait program nuklir maupun keamanan kawasan. Penegasan tersebut sekaligus menjawab berbagai spekulasi mengenai kesepakatan baru antara kedua negara. Sejumlah media internasional sebelumnya melaporkan bahwa kedua negara telah menyusun […]

expand_less