Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » International » Krisis Selat Hormuz Kian Memanas, IMO Tegaskan Solusi Militer Tak Cukup

Krisis Selat Hormuz Kian Memanas, IMO Tegaskan Solusi Militer Tak Cukup

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
  • visibility 146
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (kabaristana.com) || Sekretaris Jenderal International Maritime Organization, Arsenio Dominguez, menegaskan bahwa pendekatan militer tidak akan menyelesaikan krisis di Selat Hormuz. Ia meminta semua pihak menurunkan ketegangan dan mengutamakan solusi diplomatik.

Dominguez menyampaikan hal itu dalam pertemuan virtual yang digelar Foreign, Commonwealth and Development Office Inggris. Lebih dari 40 negara ikut dalam forum tersebut.

Fokus pada Evakuasi dan Jalur Kemanusiaan

Dominguez mengungkapkan sekitar 20.000 pelaut masih terjebak di kawasan Teluk Persia. Ia mendesak negara-negara terkait segera membuka jalur evakuasi yang aman.

Ia juga mendorong pembentukan koridor kemanusiaan. Langkah ini penting untuk mempercepat bantuan darurat dan melindungi awak kapal.

Menurutnya, negara-negara tidak bisa lagi bekerja sendiri-sendiri. Ia meminta kerja sama global yang lebih solid, netral, dan terkoordinasi.

Serangan Meningkat, Risiko Global Membesar

Sejak konflik pecah pada akhir Februari, situasi keamanan di kawasan memburuk. Operasi militer yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran memicu eskalasi.

IMO mencatat sedikitnya 21 serangan terhadap kapal komersial. Insiden itu menewaskan 10 pelaut dan melukai beberapa lainnya.

Langkah IMO untuk Stabilkan Situasi

IMO kini mempercepat koordinasi dengan negara pesisir dan mitra industri. Organisasi ini juga menyusun kerangka jalur aman untuk evakuasi pelaut.

Selain itu, IMO meningkatkan pertukaran informasi dan pengawasan insiden maritim. Mereka juga terlibat dalam gugus tugas khusus PBB untuk menangani krisis Hormuz.

Selat Vital yang Terancam

Selat Hormuz merupakan jalur penting bagi distribusi energi dunia. Gangguan di wilayah ini dapat memicu dampak besar bagi ekonomi global.

Karena itu, IMO menilai kerja sama internasional menjadi kunci. Tanpa koordinasi yang kuat, risiko krisis akan semakin luas.

  • Penulis: Rahman
  • Editor: Nur Endana

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • smart gadget innovation wearable health monitoring smartwatch photo_camera 1

    The Best Productivity Tools for Remote Work

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle Lili Cheng
    • visibility 509
    • 0Komentar

    JAKARTA, Seiring waktu teknologi terus melaju semakin cepat, tahun 2023 menjadi bukti nyata kreativitas dan kecerdikan manusia. Dunia gadget kini tidak lagi sekadar menghadirkan alat bantu sederhana. Sebaliknya, teknologi modern hadir untuk meningkatkan potensi manusia dan mendefinisikan ulang batas kemampuan kita. Saat ini, perangkat teknologi telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Gadget […]

  • IHSG anjlok hampir 5 persen pada perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia

    Purbaya Ungkap Faktor di Balik Anjloknya IHSG Hingga 5 Persen

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 293
    • 0Komentar

    jakarta, kabaristana.com | IHSG anjlok hampir 5 persen pada awal pekan dan kembali menekan pasar saham Indonesia. Koreksi tajam ini memicu kekhawatiran investor terhadap stabilitas pasar modal di tengah ketidakpastian regulasi sektor keuangan. Pada penutupan perdagangan Senin (2/2/2026), Indeks Harga Saham Gabungan melemah 4,88 persen atau turun 406,88 poin ke level 7.922,73. Tekanan jual bahkan […]

  • Thailand hentikan ekspor minyak untuk menjaga cadangan energi nasional

    Thailand Hentikan Sementara Ekspor Minyak untuk Amankan Cadangan Energi Nasional

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 138
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Pemerintah Thailand menghentikan sementara ekspor minyak mentah dan produk minyak bumi. Langkah ini bertujuan menjaga cadangan energi nasional di tengah meningkatnya konflik di kawasan Timur Tengah. Ketegangan geopolitik memicu kekhawatiran terhadap jalur distribusi minyak global. Gangguan lalu lintas kapal tanker di Selat Hormuz menjadi salah satu faktor utama yang mendorong keputusan tersebut. […]

  • Mahasiswa Sulawesi Tenggara Rawamangun Aktif Berkegiatan

    Ruang Tumbuh Dan Kiprah Mahasiswa Sulawesi Tenggara di Ibu Kota

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 333
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) – Jakarta dikenal sebagai pusat pendidikan yang menarik mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia. Banyak mahasiswa asal Sulawesi Tenggara (Sultra) juga memilih menetap di kawasan Rawamangun, Jakarta Timur. (10/01/2026). Rawamangun menjadi tempat berkumpul mahasiswa Sulawesi Tenggara dari 17 kabupaten dan kota. Mereka membangun komunitas untuk saling mendukung selama menempuh pendidikan di Jakarta. Komunitas […]

  • future gadget technology eco friendly smart devices

    Remote Ready: Essential Tech Tools for the Digital Nomad

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle Lili Cheng
    • visibility 512
    • 0Komentar

    JAKARTA, Perkembangan teknologi terus bergerak sangat cepat. Tahun 2023 menjadi bukti nyata kreativitas manusia dalam menciptakan berbagai inovasi baru. Gadget tidak lagi sekadar alat bantu sederhana. Kini, teknologi mampu meningkatkan kemampuan manusia dan memperluas batas yang sebelumnya terasa mustahil. Saat ini, perangkat digital semakin terintegrasi dengan kehidupan sehari-hari. Gadget membantu pekerjaan, mengatur rutinitas, dan bahkan […]

  • Korupsi PT AKT dalam kasus ekspor batu bara ilegal yang diusut Kejagung

    Kejagung Tetapkan MJE Tersangka Baru dalam Kasus Korupsi PT AKT

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Kejaksaan Agung menetapkan MJE sebagai tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi pengelolaan tambang batu bara PT AKT (Asmin Koalindo Tuhup) di Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah. Kasus tersebut berlangsung pada periode 2016 hingga 2025. Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, mengatakan MJE merupakan pemilik PT CBU (Cordelia Bara Utama). Tim […]

expand_less