Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » News 21 » GMII Tegaskan Perlawanan: Kasus Rp 890 Miliar Jangan Dibiarkan

GMII Tegaskan Perlawanan: Kasus Rp 890 Miliar Jangan Dibiarkan

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
  • visibility 337
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, kabaristana.com | Gerakan Mahasiswa Intelektual Indonesia (GMII) kembali menyuarakan kritik terhadap kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia. GMII menilai KPK belum menunjukkan langkah nyata dalam menangani dugaan korupsi kontrak jasa sewa alat berat di lingkungan PT Antam Tbk.

Hingga kini, KPK belum menyampaikan perkembangan resmi kepada publik. Kondisi ini memicu pertanyaan dan spekulasi di tengah masyarakat.

GMII Nilai KPK Kurang Transparan

Ketua Umum GMII, Edrian Saputra, menilai sikap diam KPK berpotensi menurunkan kepercayaan publik. Ia menegaskan GMII tidak menuduh siapa pun secara langsung.

Namun, ia menyebut lambannya penanganan kasus bernilai besar dapat menimbulkan kecurigaan publik. Menurutnya, transparansi menjadi kunci menjaga integritas penegakan hukum.

Sorotan Kontrak Sewa Alat Berat Rp 890 Miliar

GMII menyoroti kontrak jasa sewa alat berat bernilai Rp 890 miliar. Kontrak tersebut tercatat antara PT Antam Tbk dan PT Satria Jaya Sultra pada tahun 2021.

GMII menilai kontrak dengan nilai besar wajib melalui tender terbuka. Mekanisme ini penting untuk menjunjung prinsip tata kelola perusahaan yang baik. Hingga saat ini, GMII belum melihat penjelasan terbuka terkait proses pengadaan tersebut.

Aksi Berulang sebagai Bentuk Tekanan Moral

GMII mengaku telah menggelar aksi unjuk rasa hingga tujuh kali. Aksi berlangsung di KPK dan Kejaksaan Agung Republik Indonesia.

Edrian menyebut belum adanya perkembangan membuat GMII menilai penegak hukum kurang responsif. Ia menegaskan kondisi ini berbahaya bagi upaya pemberantasan korupsi.

GMII memastikan aksi tidak akan berhenti. Organisasi ini berencana menggelar aksi lanjutan sebagai bentuk tekanan moral.

GMII menyatakan langkah tersebut bertujuan menjaga integritas hukum dan melindungi keuangan negara. Edrian menegaskan GMII akan terus bersuara selama belum ada kejelasan hukum yang disampaikan secara terbuka.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Krisis Biodiversitas Ancam Ekologi

    Krisis Biodiversitas Ancam Ekologi

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Brian putra
    • visibility 287
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Krisis biodiversitas menjadi persoalan lingkungan yang semakin serius dalam satu dekade terakhir. Hilangnya habitat alami akibat deforestasi, kebakaran hutan, serta ekspansi industri menyebabkan banyak spesies berada di ambang kepunahan. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada satwa liar, tetapi juga pada keseimbangan ekosistem secara keseluruhan. (15/01/2026). Fenomena ini memperlihatkan bahwa kerusakan lingkungan bukan […]

  • Iran ancam serangan balasan di kawasan Selat Hormuz

    Iran Ancam Balasan Keras ke AS, Ketegangan di Selat Hormuz Picu Lonjakan Harga Minyak

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 122
    • 1Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) – Iran ancam serangan balasan terhadap Amerika Serikat jika tekanan militer terus berlanjut. Pernyataan ini mempertegas meningkatnya ketegangan antara Iran dan AS yang sudah berlangsung selama dua bulan terakhir. Iran Ancam Serangan Balasan ke AS Situasi geopolitik di Timur Tengah kembali memanas. Iran menegaskan akan merespons setiap langkah militer dengan serangan yang lebih […]

  • konflik Gaza selatan di Khan Younis menewaskan warga Palestina

    Konflik Gaza Selatan Tewaskan Lima Warga Palestina di Khan Younis

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Serangan pemboman di wilayah Mawasi, Khan Younis, Gaza selatan menewaskan lima warga Palestina. Keluarga bersama warga setempat membawa jenazah para korban ke Nasser Medical Complex sebelum memakamkannya. Unggahan yang beredar memperlihatkan suasana duka di area rumah sakit saat keluarga mengantar para korban ke peristirahatan terakhir. Tangis keluarga dan kerabat pecah selama prosesi […]

  • Yusril ajak generasi muda mempelajari pemikiran Mohammad Natsir

    Yusril berpesan agar generasi muda belajar pemikiran pendiri bangsa

    • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 55
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) – Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra mengajak generasi muda mempelajari pemikiran para pendiri bangsa. Menurutnya, warisan intelektual mereka penting untuk menjaga nilai kebangsaan, demokrasi, dan keislaman di Indonesia. Yusril menilai Perdana Menteri ke-5 Indonesia, Mohammad Natsir, sebagai salah satu tokoh yang layak menjadi teladan. Ia menyebut pemikiran Natsir […]

  • Proyek LNG Abadi Masela resmi memasuki tahap pembangunan setelah groundbreaking yang dipimpin Menteri ESDM Bahlil Lahadalia

    Proyek Blok Masela Dieksekusi Prabowo Setelah Melewati Enam Presiden

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan Proyek LNG Abadi Masela resmi memasuki tahap pembangunan, Kamis (16/7/2026). Setelah tertunda selama 28 tahun, proyek strategis nasional itu akhirnya memasuki fase konstruksi. Bahlil mengatakan Presiden Prabowo Subianto berhasil mendorong proyek tersebut hingga memasuki tahap pembangunan. Sebelumnya, proyek itu melewati enam periode pemerintahan […]

  • Anton Timbang tambang nikel di Konawe Utara Sulawesi Tenggara

    Tudingan Terhadap Ketua Kadin Sultra Anton Timbang Dinilai Abaikan Rekam Jejak Kontribusi Nyata.

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 393
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Isu dugaan kejahatan tambang kembali mencuat di ruang publik. Kali ini, narasi tersebut menyeret nama tokoh daerah. Akibatnya, kepercayaan publik terhadap dunia usaha berpotensi terganggu. Sejumlah pihak mengaitkan nama Anton Timbang dengan aktivitas tambang nikel ilegal. Namun, hingga kini, publik belum melihat bukti hukum yang mendukung tudingan tersebut. Isu Muncul di Tengah […]

expand_less