Jenderal M Yusuf Hasanuddin dan Sejarah Kodam XIV Hasanuddin
- account_circle Porondosi
- calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
- visibility 151
- comment 0 komentar
- print Cetak

Jenderal M. Yusuf Sosok di balik berdirinya Kodam XIV Hasanuddin.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, kabaristana.com – Jenderal M. Yusuf Hasanuddin memegang peran penting dalam sejarah pertahanan Indonesia Timur karena ia menggagas lahirnya Kodam XIV Hasanuddin sebagai pilar strategis keamanan di Sulawesi Selatan dan kawasan sekitarnya. Sejak awal pengabdiannya, ia menunjukkan kepemimpinan yang sederhana, tegas, dan berpihak pada kepentingan bangsa.
Selain itu, ia memahami bahwa kekuatan pertahanan tidak hanya bergantung pada struktur militer, tetapi juga pada kepercayaan rakyat. Oleh karena itu, pendekatan kepemimpinannya selalu menempatkan kedekatan sosial sebagai fondasi utama. (07/02/2026).
Kepemimpinan yang Membumi
Pertama, Jenderal M. Yusuf membangun disiplin melalui keteladanan. Ia memimpin prajurit dengan contoh nyata, bukan sekadar instruksi. Selanjutnya, ia mendorong prajurit untuk memahami kondisi sosial di wilayah tugas masing-masing.
Akibatnya, hubungan antara TNI dan masyarakat terjalin dengan kuat. Bahkan, kepercayaan publik terhadap institusi militer terus meningkat, khususnya di wilayah Indonesia Timur yang memiliki tantangan geografis beragam.
Gagasan Strategis Pembentukan Kodam
Kemudian, melalui pemikiran strategis, ia menggagas pembentukan Kodam XIV Hasanuddin yang bermarkas di Makassar. Ia merancang kodam ini untuk menjawab kebutuhan keamanan wilayah secara terstruktur dan responsif.
Selain menjaga stabilitas keamanan, Kodam XIV Hasanuddin juga aktif membantu penanganan bencana alam. Di samping itu, prajurit kodam berperan dalam mendukung pembangunan daerah dan menjaga persatuan nasional.
Peran Kodam di Indonesia Timur
Lebih jauh lagi, Kodam XIV Hasanuddin menjalankan fungsi teritorial dengan pendekatan humanis. Oleh karena itu, keberadaan kodam tidak hanya dirasakan dalam situasi konflik, tetapi juga dalam kehidupan sosial masyarakat sehari-hari.
Dengan peran tersebut, Kodam XIV Hasanuddin memperkuat ketahanan nasional dan menjaga keutuhan wilayah Indonesia Timur secara berkelanjutan.
Warisan Nilai Kepemimpinan
Pada akhirnya, nilai kesederhanaan, kedisiplinan, dan pengabdian kepada bangsa tetap hidup dalam tubuh Kodam XIV Hasanuddin. Hingga kini, warisan pemikiran Jenderal M Yusuf Hasanuddin terus menjadi teladan bagi generasi TNI dalam menjaga kedaulatan dan persatuan bangsa.
- Penulis: Porondosi
- Editor: Brian putra

Saat ini belum ada komentar