Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » International » Tragedi Minab: Serangan Rudal Hantam Sekolah Dasar di Iran, Ratusan Anak Tewas dan Dunia Berduka

Tragedi Minab: Serangan Rudal Hantam Sekolah Dasar di Iran, Ratusan Anak Tewas dan Dunia Berduka

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
  • visibility 228
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (Kabaristana.com) | Serangan udara menghantam Sekolah Dasar Shajareh Tayyebeh di Kota Minab, Provinsi Hormozgan, Iran selatan, pada 28 Februari 2026. Tragedi tersebut menewaskan ratusan anak sekolah dasar dan memicu gelombang duka serta kemarahan publik. Komunitas internasional pun mendesak penyelidikan menyeluruh untuk mengungkap penyebab peristiwa itu.

Serangan Terjadi Saat Jam Belajar

Kegiatan belajar mengajar sedang berlangsung ketika rudal menghantam kompleks sekolah pada pagi hari. Sekitar pukul 10.00 hingga 10.45 waktu setempat, ledakan besar meruntuhkan sebagian besar bangunan sekolah.

Dampak ledakan menimbun banyak siswa di bawah reruntuhan. Otoritas Iran melaporkan jumlah korban meninggal mencapai lebih dari 150 hingga sekitar 180 orang. Mayoritas korban merupakan anak perempuan berusia 7 sampai 12 tahun yang berada di ruang kelas saat kejadian.

Petugas medis juga menangani puluhan siswa yang mengalami luka-luka. Para korban luka segera dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif.

Tim Penyelamat Evakuasi Korban

Tak lama setelah serangan, tim penyelamat dan warga setempat langsung menuju lokasi. Upaya evakuasi berlangsung dengan bantuan alat berat, sementara sebagian relawan menggali puing-puing bangunan menggunakan tangan untuk mencari korban yang masih tertimbun.

Rekaman dari lokasi memperlihatkan tas sekolah, buku pelajaran, serta seragam anak-anak berserakan di antara reruntuhan gedung. Selama beberapa hari berikutnya, tim penyelamat terus melakukan pencarian karena sejumlah siswa diduga masih berada di bawah puing.

Jumlah korban yang terus bertambah membuat rumah sakit dan kamar jenazah di wilayah Minab kesulitan menampung semuanya.

Dunia Internasional Serukan Investigasi

Peristiwa tersebut memicu kecaman dari berbagai pihak di dunia. Sejumlah organisasi internasional dan kelompok hak asasi manusia menilai serangan terhadap fasilitas pendidikan berpotensi melanggar hukum humaniter internasional.

Melalui pernyataan resminya, Perserikatan Bangsa-Bangsa menyerukan investigasi independen untuk memastikan penyebab serta pihak yang bertanggung jawab atas serangan itu.

Sementara itu, pemerintah Amerika Serikat menyatakan tidak menargetkan sekolah dan masih meninjau laporan mengenai korban sipil. Beberapa negara lain juga meminta semua pihak menahan diri agar konflik tidak semakin meluas.

Ribuan Warga Hadiri Pemakaman

Beberapa hari setelah kejadian, ribuan warga berkumpul untuk menghadiri pemakaman massal para korban di Minab. Suasana duka menyelimuti prosesi tersebut ketika keluarga dan kerabat mengantar anak-anak yang menjadi korban tragedi itu.

Insiden di sekolah Minab kini tercatat sebagai salah satu serangan paling mematikan terhadap anak-anak dalam konflik terbaru di kawasan tersebut. Hingga saat ini, otoritas terkait masih melakukan penyelidikan guna memastikan kronologi kejadian serta pihak yang bertanggung jawab.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prabowo perjanjian dagang AS saat diskusi bersama pakar di Hambalang

    Prabowo Tegas: Kepentingan Nasional Jadi Prioritas Utama dalam Perjanjian Dagang AS

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 188
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Prabowo perjanjian dagang AS menjadi perhatian publik setelah Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah mengutamakan kepentingan nasional dalam setiap kerja sama internasional dengan Amerika Serikat. Karena itu, pemerintah menilai setiap kebijakan secara cermat agar memberi manfaat bagi Indonesia. Selain itu, Prabowo menegaskan bahwa pemerintah tidak akan mempertahankan kesepakatan yang merugikan Indonesia. […]

  • Jafar Felisha Indonesia Masters 2026 ganda campuran Indonesia

    Jafar/Felisha Bidik Semifinal BAC 2026, Fokus Pulihkan Performa Usai Tur Eropa

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 160
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) || Pasangan ganda campuran Indonesia, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu, menatap Kejuaraan Asia (BAC) 2026 dengan pendekatan realistis. Mereka kini fokus meningkatkan performa setelah hasil kurang memuaskan dalam tur Eropa. Felisha menegaskan tim telah mengevaluasi performa secara menyeluruh. Ia menyebut masih banyak aspek yang perlu mereka tingkatkan agar bisa kembali ke level terbaik. […]

  • oratorium tambang nikel untuk cegah kerusakan lingkungan Indonesia

    Krisis Lingkungan, Nusantara Forest Watch Desak Pemerintah Moratorium Seluruh Perusahaan Nikel di Indonesia

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Fikry
    • visibility 2.130
    • 1Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com | Moratorium tambang nikel kembali menjadi sorotan setelah Nusantara Forest Watch (NFW) mendesak pemerintah menghentikan sementara seluruh aktivitas pertambangan nikel di Indonesia. NFW menilai ekspansi industri nikel terus memperparah kerusakan lingkungan dan memperlebar konflik sosial di daerah tambang. Direktur Eksekutif Nusantara Forest Watch, Arin Fahrul Sanjaya, menyebut lemahnya pengawasan negara sebagai penyebab utama. […]

  • Pengendalian dengue Indonesia melalui RAN 2026–2029

    Indonesia Finalisasi RAN Dengue 2026–2029, Targetkan Nol Kematian pada 2030

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 291
    • 0Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com | Pemerintah mematangkan Rencana Aksi Nasional (RAN) Pengendalian Dengue 2026–2029 untuk mengejar target global nol kematian akibat dengue pada 2030. Kementerian Kesehatan menyusun rencana ini untuk menjawab tekanan urbanisasi, perubahan iklim, dan mobilitas penduduk yang terus meningkat. Tantangan Urbanisasi dan Iklim Dorong Strategi Terpadu Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kemenkes, Murti Utami, menegaskan pemerintah […]

  • Ilustrasi Mohammad Reza Aref dengan latar Selat Hormuz Iran dan kapal tanker minyak

    Iran Tegaskan Pertahanan Selat Hormuz, Kompensasi Jadi Syarat Utama

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 198
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) || Isu Selat Hormuz Iran kembali menjadi perhatian global setelah pemerintah Iran menegaskan sikap tegasnya. Negara tersebut menyatakan akan tetap mempertahankan kendali atas jalur strategis itu sekaligus menuntut kompensasi. Pernyataan ini muncul setelah perundingan dengan Amerika Serikat belum menghasilkan kesepakatan. Iran Tegaskan Sikap di Selat Hormuz Iran Wakil Presiden Iran Mohammad Reza Aref […]

  • pesawat Pelita Air jatuh di Krayan Kalimantan Utara

    Pesawat Kargo Pelita Air Jatuh di Krayan, Pilot Meninggal Dunia

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 243
    • 0Komentar

    NUNUKAN,Kabaristana.com — Pesawat kargo milik PT Pelita Air Service jatuh di kawasan perbukitan Krayan, Kabupaten Nunukan, Kamis (19/2/2026). Insiden ini menewaskan pilot pesawat, Capt. Hendrick Lodewyck Adam. Pesawat jenis Air Tractor AT-802 dengan registrasi PK-PAA menjalankan misi distribusi BBM Satu Harga. Pesawat terbang tanpa penumpang dan hanya diawaki satu pilot. Penerbangan tersebut menggunakan nomor PAS7101. Kepala […]

expand_less