JAKARTA, (Kabaristana.com) | Iran meluncurkan rudal balistik ke kamp militer Angkatan Bersenjata Jerman (Bundeswehr) di Pangkalan Udara Multinasional Al-Azraq, Yordania, ketika ketegangan di Timur Tengah terus meningkat.
Majalah Jerman Der Spiegel mengungkapkan Iran menargetkan beberapa fasilitas militer di Irak dan Yordania yang menampung pasukan internasional, termasuk personel Bundeswehr.
Rudal Iran menghantam area pangkalan yang juga digunakan Angkatan Udara Amerika Serikat. Serangan itu merusak bangunan yang menjadi tempat aktivitas pasukan Jerman.
Para tentara Jerman segera menuju bunker perlindungan saat rudal mendekati pangkalan. Langkah cepat itu menjaga seluruh personel tetap selamat tanpa korban luka.
Ketegangan kawasan meningkat setelah Amerika Serikat dan Israel menyerang beberapa target di Iran pada 28 Februari. Operasi militer itu menyasar sejumlah lokasi strategis, termasuk wilayah di ibu kota Tehran.
Serangan tersebut menimbulkan kerusakan dan memicu korban sipil di Iran. Pemerintah Iran kemudian meluncurkan serangan balasan ke wilayah Israel serta beberapa fasilitas militer Amerika Serikat di Timur Tengah.
Situasi semakin memanas setelah laporan menyebut Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, tewas pada hari pertama operasi militer tersebut. Pemerintah Iran kemudian menetapkan masa berkabung nasional selama 40 hari.
Presiden Rusia Vladimir Putin mengecam keras pembunuhan Khamenei dan menilai tindakan itu melanggar hukum internasional. Kementerian Luar Negeri Rusia juga mendesak semua pihak menurunkan ketegangan dan menghentikan aksi militer.
Sejumlah negara kini mendorong dialog diplomatik agar konflik di Timur Tengah tidak berkembang menjadi perang yang lebih luas.




Saat ini belum ada komentar