JAKARTA, (Kabaristana.com) | Pemerintah Iran mendesak negara-negara di Timur Tengah untuk menolak penggunaan wilayah dan fasilitas militer mereka oleh Amerika Serikat dan Israel. Selain itu, Teheran menyampaikan seruan ini saat ketegangan kawasan terus meningkat akibat konflik yang belum mereda.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, menegaskan bahwa negara-negara kawasan harus bertindak tegas. Oleh karena itu, ia menilai langkah pencegahan sangat penting guna menghindari eskalasi konflik yang lebih besar.
Kritik terhadap Sikap Regional
Baghaei mengkritik pernyataan Menteri Luar Negeri Arab Saudi dalam forum darurat di Riyadh. Namun demikian, ia menyebut pernyataan itu tidak seimbang dan berpotensi memperburuk situasi kawasan.
Menurutnya, sejumlah pihak mengabaikan penyebab utama konflik. Padahal, ia menegaskan bahwa tindakan militer yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel justru memicu krisis yang terjadi saat ini.
Tuduhan Penggunaan Pangkalan Militer
Iran menuduh AS dan Israel memanfaatkan pangkalan militer di negara-negara kawasan. Bahkan, Baghaei menyatakan Iran memiliki bukti yang mendukung klaim tersebut.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa negara yang mengizinkan penggunaan fasilitas militer dapat menghadapi tanggung jawab internasional. Dengan demikian, Iran memperingatkan bahwa keterlibatan tersebut bisa dianggap sebagai bentuk dukungan terhadap agresi.
Tegaskan Hak Membela Diri
Pemerintah Iran menegaskan haknya untuk membela diri sesuai hukum internasional dan Piagam PBB. Sementara itu, Teheran menekankan bahwa setiap negara wajib menjaga kedaulatan wilayahnya.
Di sisi lain, Iran juga menyatakan komitmennya terhadap prinsip hubungan bertetangga yang baik. Selain itu, pemerintah Iran menegaskan pentingnya penghormatan terhadap integritas wilayah negara lain.
Eskalasi Konflik Masih Berlanjut
Ketegangan meningkat sejak serangan militer pada akhir Februari lalu. Sejak saat itu, rangkaian serangan balasan terus terjadi dan memicu dampak luas.
Akibatnya, konflik ini menyebabkan korban jiwa, kerusakan infrastruktur, serta gangguan terhadap stabilitas ekonomi dan penerbangan internasional. Oleh sebab itu, Iran berharap negara-negara kawasan mengambil langkah rasional untuk meredam konflik dan mencegah perpecahan yang lebih dalam.
Saat ini belum ada komentar