Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » International » Risiko Hantavirus di Eropa Masih Rendah, Uni Eropa Tingkatkan Pengawasan

Risiko Hantavirus di Eropa Masih Rendah, Uni Eropa Tingkatkan Pengawasan

  • account_circle Retanto
  • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
  • visibility 37
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (Kabaristana.com) – Risiko hantavirus di Eropa masih berada pada tingkat rendah berdasarkan penilaian terbaru Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Komisi Eropa menegaskan bahwa otoritas kesehatan terus memantau perkembangan situasi guna memastikan keamanan masyarakat di kawasan tersebut.

Juru bicara Komisi Eropa Eva Hrncirova menyampaikan pernyataan itu dalam konferensi pers pada Senin. Ia menjelaskan bahwa Uni Eropa tetap memprioritaskan perlindungan kesehatan publik di tengah meningkatnya perhatian terhadap penyebaran hantavirus di beberapa wilayah dunia.

Menurut Hrncirova, WHO menilai kondisi di Eropa saat ini masih terkendali. Meski demikian, otoritas kesehatan tidak mengurangi langkah antisipasi untuk mencegah potensi penyebaran virus.

Risiko Hantavirus di Eropa Masih Terkendali

Uni Eropa juga mengoordinasikan proses pemulangan warga negara anggota dari kapal pesiar MV Hondius sepanjang akhir pekan. Proses repatriasi berlangsung melalui Mekanisme Perlindungan Sipil Uni Eropa.

Petugas mengoperasikan empat penerbangan khusus pada Minggu untuk membawa para penumpang kembali ke negara masing-masing. Tim kesehatan menerapkan protokol ketat selama proses keberangkatan hingga kedatangan guna menjaga keselamatan penumpang, awak pesawat, serta petugas operasional.

Komisi Eropa menyebut seluruh prosedur berjalan sesuai standar kesehatan internasional. Otoritas terkait juga terus melakukan koordinasi dengan negara anggota untuk memastikan pengawasan berjalan efektif.

Pengawasan Kesehatan Terus Diperkuat

Risiko hantavirus di Eropa menjadi perhatian setelah beberapa laporan mengaitkan virus tersebut dengan paparan hewan pengerat. Hantavirus umumnya menyebar melalui kontak dengan urine, air liur, atau kotoran tikus yang terinfeksi.

Meski demikian, otoritas kesehatan Eropa menilai ancaman terhadap masyarakat masih rendah. Pemerintah negara anggota tetap mengimbau warga menjaga kebersihan lingkungan dan mengikuti informasi resmi dari lembaga kesehatan.

Uni Eropa menegaskan akan terus memperkuat pengawasan kesehatan dan mengambil langkah cepat apabila terjadi perkembangan baru terkait penyebaran hantavirus di Eropa.

  • Penulis: Retanto
  • Editor: Wilda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • demo mahasiswa Ifishdeco di Bareskrim Polri

    Mahasiswa Demo di Bareskrim, Desak Usut Dugaan Pelanggaran Tambang PT Ifishdeco

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) || Mahasiswa menggelar demo kasus Ifishdeco di kantor Bareskrim Polri dan Ditjen Minerba pada 10 April 2026. Mereka menuntut aparat mengusut dugaan pelanggaran tambang nikel di Kecamatan Tinanggea. Massa aksi menilai PT Ifishdeco beroperasi di luar wilayah izin usaha pertambangan (IUP). Mereka juga menyebut perusahaan memasuki lahan enklaf milik warga. Aktivitas itu merusak […]

  • ramadan 2030 dua kali ilustrasi bulan sabit dan masjid

    Ramadan 2030 Muncul Dua Kali, Ini Penjelasan Sederhananya

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 145
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Fenomena ramadan 2030 dua kali akan terjadi karena perbedaan sistem kalender yang digunakan umat manusia. Umat Muslim berpotensi memulai puasa pada awal Januari, lalu kembali menyambut awal Ramadan pada akhir Desember di tahun yang sama. Peristiwa ini bukan hal aneh. Ilmu astronomi sudah lama menjelaskan penyebabnya secara logis dan terukur. Mengapa Bulan […]

  • Putri Kim Jong Un, Kim Ju Ae, menyaksikan uji coba rudal Korea Utara bersama Kim Jong Un pada Maret 2023

    Korut Soroti “Kehebatan” Putri Kim Jong Un, Korsel Nilai Sinyal Suksesi Kepemimpinan

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) – Media pemerintah Korea Utara menayangkan aktivitas militer putri Kim Jong Un pada Februari dan Maret. Dalam rekaman itu, ia menembakkan senjata api dan mengendarai tank. Dinas Intelijen Nasional Korea Selatan (NIS) menilai langkah ini sebagai upaya membangun citra kekuatan militer sang anak. Langkah ini juga bertujuan mengurangi keraguan terhadap kemungkinan pemimpin perempuan […]

  • larangan gajah tunggang di lembaga konservasi Indonesia

    Larangan Gajah Tunggang Berlaku Nasional di Indonesia

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) — Larangan gajah tunggang kini berlaku secara nasional di Indonesia. Melalui kebijakan ini, pemerintah menghentikan atraksi yang mengeksploitasi gajah dan berpotensi merugikan kesejahteraan satwa dilindungi. Sebagai landasan kebijakan, Kementerian Kehutanan menerbitkan Surat Edaran Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Nomor 6 Tahun 2025 tentang Penghentian Peragaan Gajah Tunggang di Lembaga Konservasi. Direktorat […]

  • Aktivitas tambang nikel Konawe Utara menggunakan alat bera

    PT Paramitha Persada Tama Diduga Garap Nikel di Luar Wilayah IUP: PPM Hilang Jejak

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 292
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Dugaan penambangan nikel di luar wilayah izin usaha pertambangan kembali mencuat di Kabupaten Konawe Utara. Aktivitas tersebut berisiko merusak lingkungan dan menimbulkan masalah sosial bagi masyarakat di sekitar area tambang. Isu ini mengemuka saat pemerintah meningkatkan pengawasan sektor pertambangan nikel. Konawe Utara menjadi wilayah strategis karena kontribusinya terhadap pasokan nikel nasional, sekaligus […]

  • kekerasan anak daycare ilustrasi pengasuh dan anak

    Kasus Kekerasan Anak Daycare Little Aresha, Sahroni Desak Polisi Usut Tuntas

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 225
    • 3Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) – Ahmad Sahroni mendesak Polda DI Yogyakarta untuk segera mengusut kasus dugaan kekerasan terhadap anak di Daycare Little Aresha, Sorosutan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta. Ia menegaskan bahwa aparat harus menangkap dan memproses seluruh pihak yang terlibat. Sahroni menilai tindakan tersebut sebagai kejahatan serius yang tidak bisa ditoleransi. Ia meminta polisi memberikan perhatian penuh dan […]

expand_less