Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 5,61 Persen, Pengamat Soroti Konsistensi Data dan Faktor Pendorong

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 5,61 Persen, Pengamat Soroti Konsistensi Data dan Faktor Pendorong

  • account_circle Rahman
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 37
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (kabaristana.com) – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I 2026 sebesar 5,61 persen secara tahunan. Angka tersebut menjadi sinyal positif di tengah perlambatan ekonomi global dan ketidakpastian pasar internasional.

Capaian itu menunjukkan ekonomi Indonesia masih mampu bertahan dari tekanan eksternal. Namun, sejumlah ekonom menilai pertumbuhan ekonomi tidak cukup dilihat dari angka persentase saja. Mereka juga menyoroti sumber pertumbuhan dan keberlanjutannya.

Pertumbuhan Kuartal I Dinilai Tidak Biasa

Secara historis, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I biasanya cenderung moderat. Aktivitas ekonomi umumnya baru mulai bergerak setelah akhir tahun.

Pertumbuhan biasanya meningkat pada kuartal III dan IV. Pada periode tersebut, pemerintah mempercepat belanja negara dan masyarakat meningkatkan konsumsi menjelang akhir tahun.

Karena itu, pertumbuhan 5,61 persen pada awal 2026 dinilai cukup tinggi dibanding pola sebelumnya. Sejumlah ekonom menyebut kondisi ini sebagai overshooting growth atau pertumbuhan di atas pola normal.

Faktor Pendorong Pertumbuhan Ekonomi

Percepatan belanja pemerintah menjadi salah satu faktor utama pendorong pertumbuhan ekonomi. Pemerintah mulai mencairkan berbagai program belanja sejak awal tahun.

Momentum Ramadhan, Idulfitri, dan libur panjang juga meningkatkan konsumsi masyarakat. Kondisi itu mendorong sektor transportasi, hotel, restoran, dan perdagangan ritel.

Pembayaran tunjangan hari raya (THR) pada Maret 2026 turut memperkuat daya beli masyarakat. Selain itu, pemerintah mempercepat penyaluran subsidi dan bantuan sosial.

Di sektor industri, manufaktur makanan-minuman dan pengolahan migas mencatat peningkatan produksi. Kedua sektor tersebut memang sangat bergantung pada konsumsi domestik.

Lembaga Ekonomi Soroti Konsistensi Data

Sejumlah lembaga ekonomi mempertanyakan konsistensi angka pertumbuhan tersebut. Mereka menggunakan data resmi BPS untuk melakukan analisis.

LPEM FEB UI memperkirakan pertumbuhan riil berada di kisaran 4,89 persen. Lembaga itu menilai angka 5,61 persen berpotensi terlalu tinggi.

Sementara CELIOS menilai pertumbuhan ekonomi makro belum sepenuhnya mencerminkan kondisi masyarakat. Menurut CELIOS, tekanan ekonomi rumah tangga masih cukup terasa.

Di sisi lain, INDEF menyebut kondisi tersebut sebagai “pertumbuhan infus”. Istilah itu menggambarkan ekonomi yang tumbuh karena dorongan fiskal pemerintah.

Kontradiksi Sektor Listrik dan Manufaktur

Perdebatan terbesar muncul dari data sektor listrik dan manufaktur. BPS mencatat sektor listrik, gas, dan air mengalami kontraksi sebesar minus 0,99 persen.

Pada saat yang sama, sektor manufaktur justru tumbuh 5,04 persen. Padahal, konsumsi listrik biasanya berkaitan erat dengan aktivitas industri.

Kondisi itu memunculkan dugaan adanya overestimasi pada sektor manufaktur. Sektor ini memiliki kontribusi besar terhadap produk domestik bruto (PDB).

Namun, sejumlah ekonom menilai pola industri modern kini berubah. Efisiensi teknologi, digitalisasi, dan otomasi membuat penggunaan energi menjadi lebih hemat.

Selain itu, banyak industri mulai menggunakan captive power atau sumber listrik mandiri. Faktor tersebut membuat hubungan antara konsumsi listrik dan output industri tidak lagi sepenuhnya linier.

Pengaruh Kebijakan Tarif Listrik

Perbedaan kebijakan tarif listrik juga ikut memengaruhi data pertumbuhan sektor energi. Pada awal 2025, pemerintah masih memberikan diskon tarif listrik.

Sementara pada 2026, kebijakan tersebut tidak lagi berlaku. Kondisi itu turut menekan pertumbuhan sektor listrik pada awal tahun ini.

  • Penulis: Rahman
  • Editor: NUR ENDANA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • operasi militer AS di Venezuela pada Januari 2026

    Venezuela: Serangan Militer AS Tewaskan 83 Orang, Termasuk 32 Warga Kuba

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 263
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) | Pemerintah Venezuela melaporkan 83 orang tewas dan sedikitnya 112 lainnya terluka akibat operasi militer Amerika Serikat pada 3 Januari 2026. Operasi tersebut, menurut Caracas, memicu krisis politik serta meningkatkan ketegangan internasional setelah pasukan AS menangkap Presiden Nicolás Maduro dan istrinya, Cilia Flores. Menteri Pertahanan Venezuela Vladimir Padrino López menyampaikan data korban pada Jumat […]

  • OTT PT ST Nickel di Konawe terkait dugaan pemerasan dan suap perusahaan tambang

    Mahasiswa Konawe Nilai OTT Dugaan Pemerasan PT ST Nickel Perlu Didalami, Diduga Ada Unsur Suap dari Pihak Perusahaan

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Konawe, (Kabaristana.com) | Kasus OTT Konawe terkait dugaan pemerasan terhadap perusahaan tambang PT ST Nickel oleh oknum LSM mendapat sorotan dari kalangan mahasiswa. Mereka meminta aparat penegak hukum tidak terburu-buru menyimpulkan kasus ini sebagai pemerasan semata. Mahasiswa asal Konawe, Irjal Ridwan, menilai aparat harus mengusut kasus OTT Konawe secara menyeluruh. Ia menekankan pentingnya membuka kemungkinan […]

  • Ketahanan siber menjadi fokus pembahasan Dr. Ir. Charles Halim dalam diskusi keamanan digital di Jakarta.

    Ketahanan Siber Jadi Kunci Keamanan Bisnis Digital

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 28
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) — Ketahanan siber kini menjadi kebutuhan utama bagi perusahaan yang menjalankan transformasi digital. Praktisi keamanan siber sekaligus Deputy Head of Master IT Program di Swiss German University, Dr. Ir. Charles Halim, meminta pelaku usaha memperkuat sistem keamanan sejak dini agar mampu menghadapi ancaman digital yang terus meningkat. Menurut Charles, perusahaan tidak boleh menunggu […]

  • aksi BEM UI Mabes di depan Markas Besar Polri Jakarta

    Aksi BEM UI di Mabes Polri, Polda Metro Imbau Warga Hindari Jalan Trunojoyo

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 114
    • 0Komentar

    JAKARTA,(kabaristana.com) | Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) menggelar aksi unjuk rasa di depan Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri), Jakarta Selatan, pada Jumat siang (27/2/2026). Menyikapi aksi tersebut, Polda Metro Jaya meminta masyarakat menghindari kawasan Jalan Trunojoyo dan sejumlah ruas di sekitarnya untuk mengurangi potensi kemacetan. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, […]

  • Situasi kebakaran pascaserangan di Timur Tengah saat eskalasi konflik dan ancaman terhadap pangkalan militer AS meningkat

    Iran Hantam Pangkalan AS di Timur Tengah, Eskalasi Memuncak Usai Kematian Khamenei

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 186
    • 1Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Iran menembakkan rudal ke sejumlah negara Teluk yang menjadi lokasi pangkalan militer Amerika Serikat pada Sabtu (28/2/2026). Serangan ini menyasar wilayah strategis dan langsung meningkatkan status siaga keamanan di Timur Tengah. Iran menyebut aksi tersebut sebagai balasan atas operasi militer gabungan Amerika Serikat dan Israel yang menyerang fasilitas penting di wilayahnya pada […]

  • FFNS Palembang 2026 pembukaan grand final Free Fire di panggung utama

    Palembang Jadi Pusat Esports Nasional, Grand Final FFNS 2026 Spring Catat Rekor Peserta

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 103
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) || Palembang menjadi tuan rumah Grand Final Free Fire Nusantara Series (FFNS) 2026 Spring yang berlangsung pada Minggu. Ajang ini mempertemukan 12 tim terbaik dari seluruh Indonesia. Selain itu, turnamen ini juga menentukan wakil Indonesia ke Free Fire World Series Southeast Asia (FFWS SEA) 2026 Spring di Vietnam. Karena itu, setiap tim tampil […]

expand_less