Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Datangi Kemenag RI, HIMPUSEL Tolak Penghakiman Sepihak Terhadap IAI Rawa Aopa

Datangi Kemenag RI, HIMPUSEL Tolak Penghakiman Sepihak Terhadap IAI Rawa Aopa

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
  • visibility 40
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (kabaristana.com) – Massa yang menamai dirinya Himpunan Mahasiswa Pemuda Konawe Selatan Sulawesi Tenggara (HIMPUSEL) melakukan aksi demonstrasi di depan Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI), Rabu, 13 Mei 2026. Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk pernyataan sikap atas polemik yang berkembang terkait Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa Konawe Selatan.

Dalam aksinya, massa membawa sejumlah tuntutan dan meminta Kementerian Agama RI tetap bersikap objektif, profesional, independen serta tidak terpengaruh opini publik yang dinilai menggiring penghakiman sepihak terhadap lembaga pendidikan tersebut.

Koordinator Aksi I, Salfin Tebara mengatakan, persoalan yang berkembang harus disikapi berdasarkan fakta hukum dan mekanisme resmi, bukan tekanan opini yang berkembang di media sosial maupun ruang publik.

“IAI Rawa Aopa tidak boleh dihakimi hanya berdasarkan opini yang belum memiliki pembuktian hukum yang sah. Kami meminta Kemenag RI tetap menjunjung asas praduga tak bersalah dan mengedepankan objektivitas dalam mengambil keputusan,” kata Salfin dalam keterangannya di sela aksi.

Menurutnya, HIMPUSEL menghormati kebebasan masyarakat dalam menyampaikan pendapat, namun kebebasan tersebut tidak boleh digunakan untuk membangun penghakiman publik tanpa dasar hukum yang jelas.

Dalam pernyataan sikapnya, HIMPUSEL juga menyoroti adanya dugaan pelecehan seksual yang dikaitkan dengan lingkungan kampus IAI Rawa Aopa Konawe Selatan. Meski demikian, mereka menilai proses hukum harus tetap ditempatkan secara proporsional sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Koordinator Aksi II, Akbar Rasyid menyebut, penyelesaian persoalan pidana tidak dapat serta merta dijadikan dasar untuk menghukum institusi pendidikan secara keseluruhan tanpa hasil pemeriksaan resmi dari pihak berwenang.

“Kami mendukung penuh proses hukum yang sedang berjalan. Tetapi jangan sampai ada penggiringan opini yang justru merusak nama baik lembaga pendidikan dan mengganggu aktivitas akademik mahasiswa,” ujar Akbar.

Ia menambahkan, pendekatan restorative justice yang ditempuh dalam perkara tertentu merupakan bagian dari sistem hukum nasional yang diakui dalam sejumlah regulasi.

Karena itu, menurutnya, semua pihak perlu menghormati proses hukum yang sedang berjalan tanpa mencampuradukkan persoalan individu dengan keberlangsungan institusi pendidikan.

Dalam tuntutannya, HIMPUSEL meminta Kementerian Agama RI tidak mudah mempercayai informasi yang beredar dan tetap mengedepankan hasil pemeriksaan resmi.

Massa juga mendesak Kemenag mengusut dugaan penyebaran informasi hoaks yang dinilai mencemarkan nama baik institusi pendidikan maupun kementerian.

Selain itu, mereka meminta seluruh pihak menghormati asas praduga tak bersalah serta tidak membangun opini yang berpotensi merusak kepercayaan publik terhadap perguruan tinggi IAI Rawa Aopa.

Sementa itu, Kasubdit II Bidang Kemahasiswaan Kementerian Agama RI dalam audiens sesaat setelah menerima kedatangan mahasiswa mengatakan akan melakukan pengawasan terhadap mahasiswa dan tidak mencampuri proses hukum.

“Kami tetap menghormati proses hukum yang sedang berjalan, pembinaan mahasiswa kami lakukan. Untuk tuntutan pembekuan izin kampus oleh oknum, Kemenag mempunyai proses dan mekanisme yang tidak semerta merta membekukan izin dengan mudah”. Pungkasnya.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • konflik Gaza selatan di Khan Younis menewaskan warga Palestina

    Konflik Gaza Selatan Tewaskan Lima Warga Palestina di Khan Younis

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Serangan pemboman di wilayah Mawasi, Khan Younis, Gaza selatan menewaskan lima warga Palestina. Keluarga bersama warga setempat membawa jenazah para korban ke Nasser Medical Complex sebelum memakamkannya. Unggahan yang beredar memperlihatkan suasana duka di area rumah sakit saat keluarga mengantar para korban ke peristirahatan terakhir. Tangis keluarga dan kerabat pecah selama prosesi […]

  • petani menanam varietas padi tahan kekeringan di lahan sawah

    Kementan Dorong Petani Gunakan Varietas Padi Tahan Kekeringan Hadapi Kemarau 2026

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 146
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) | Kementerian Pertanian (Kementan) mengajak petani memanfaatkan varietas padi adaptif untuk menghadapi potensi musim kemarau yang diperkirakan datang lebih cepat pada 2026. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman meminta pemerintah daerah segera mengambil langkah antisipasi. Ia menekankan pentingnya pemetaan wilayah rawan kekeringan dan penguatan sistem peringatan dini. Menurut Amran, petani perlu menanam varietas padi […]

  • Rapat pembaruan data kemiskinan bersama Menko PM, Menteri Sosial, dan Kepala BPS di Jakarta.

    Pembaruan Data Kemiskinan Dipercepat untuk Perbaikan Bansos

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com)-Pemerintah terus memperkuat pembaruan data kemiskinan guna memastikan bantuan sosial sampai kepada warga yang membutuhkan. Langkah ini menjadi bagian penting dalam meningkatkan efektivitas program pengentasan kemiskinan nasional. Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar, meminta pemerintah daerah dan desa aktif memperbarui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Ia menilai data yang akurat membantu […]

  • pohon tumbang Jakarta Timur dievakuasi petugas di Cipinang Besar Selatan akibat angin kencang

    Angin Kencang Terjang Jakarta Timur, 14 Pohon Tumbang dan Tim Gabungan Bergerak Cepat

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 219
    • 2Komentar

    Jakarta,{ kabaristana.com} – Hujan deras disertai angin kencang menerjang Jakarta Timur pada Minggu (12/4) sore. Peristiwa ini menyebabkan 14 pohon tumbang dan sempal di berbagai lokasi. Petugas langsung turun tangan untuk menangani dampaknya. Dampak Cuaca Ekstrem Angin kencang merobohkan sejumlah pohon, terutama yang sudah tua atau berakar lemah. Beberapa pohon menimpa kendaraan dan bangunan warga. Meski […]

  • Kapolda Jabar ajak Bobotoh rayakan kemenangan Persib dengan tertib

    Kapolda Jabar Ajak Bobotoh Rayakan Kemenangan Persib dengan Tertib

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 26
    • 0Komentar

    BANDUNG, (Kabaristana.com) – Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan mengajak Bobotoh merayakan kemenangan Persib Bandung atas Persija Jakarta dengan tetap menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat. Menurut Rudi, euforia kemenangan tidak boleh berujung pada tindakan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain. Ia meminta para suporter menjaga keselamatan selama merayakan hasil positif Persib di kompetisi […]

  • Pernikahan Usia Dini di Indonesia: Edukasi Jadi Kunci Pencegahan

    Pernikahan Usia Dini di Indonesia: Edukasi Jadi Kunci Pencegahan

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Brian putra
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Pernikahan usia dini di Indonesia masih menjadi persoalan serius yang berdampak langsung pada pendidikan, kesehatan, dan masa depan anak. Praktik ini tidak hanya membatasi hak anak, tetapi juga memicu berbagai masalah sosial jangka panjang jika dibiarkan tanpa pencegahan yang tepat. (14/02/2026). Di berbagai daerah, praktik pernikahan usia dini di Indonesia masih terus […]

expand_less